Rabu, 13 November 2019

Tingkatkan Produktivitas Ibu Rumah Tangga dengan Jam Tangan Pintar Terbaik

November 13, 2019 10 Comments
Menyandang status sebagai ibu rumah tangga sudah saya nikmati selama 7 tahun.  Selama itu pula banyak kejutan besar atau kecil yang saya dapatkan. Sejak kelahiran anak pertama tahun 2012, saya memutuskan untuk berhenti bekerja agar bisa maksimal mengurus si kecil. Keputusan itu pun masih berlaku hingga saat ini. Saya belum kembali bekerja dibalik meja.

Melepas status sebagai pekerja dan berganti menjadi ibu rumah tangga, bukan berarti saya tidak berproduktivitas alias tidak mampu menghasilkan sesuatu bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Alhamdulillah, atas saran dari seorang teman untuk terjun di dunia blog dan ternyata bisa berpenghasilan. Tak terasa waktu berjalan sudah 4 tahun saya menjalani profesi sebagai narablog.

Tools yang mampu meningkatkan produktivitas saya

Minggu, 10 November 2019

Cegah Parkinson Demi Masa Tua Sehat dan Bahagia

November 10, 2019 0 Comments
Masa tua yang bahagia suatu impian tiap manusia. Bukan karena berlimpah harta, tapi ternyata kesehatanlah yang paling berharga. Percuma jika punya harta dimana-mana tapi habisnya buat berobat juga. Makanya mumpung masih muda, lebih baik pola makan dan hidupnya dijaga supaya masa tua lebih bahagia.

Tidak dipungkiri kalau usia terus bertambah pasti ada saja penyakit yang dirasa. Contohnya ibu saya yang terkena beberapa penyakit di usia 60 tahun. Berawal dari serangan jantung sampai menjalar ke gula darah tinggi. Orang lanjut usia  memang rentan dengan serangan penyakit. Makanya nih kita perlu waspada.

Saya dan foto dr. Sukono di depan lift

Sabtu, 02 November 2019

Penuh Keringat, Semangat dan Hebat di Festival Drumblek Kampung Ragam Warna

November 02, 2019 46 Comments
Keberangkatan saya menuju Festival Drumblek Kampung Ragam Warna sempat meragukan. Pertama, ragu karena tidak ada teman bareng berangkat ke sana dan ragu tidak dapat izin dari orang rumah. Maklum ya saya pergi meninggalkan 2 anak di rumah. Bersyukurnya keraguan nomor dua enggak jadi masalah, aman dapat izin dari suami dan anak-anak bersama ibu selama saya pergi. Keraguan nomor satu masih jadi pertimbangan sebelum pesan tiket kereta.  Saya beranikan diri pergi sendiri dari Jakarta menuju Kampung Ragam Warna.

Kereta Kertajaya dari stasiun Pasar Senen hari Jumat siang itu (251019) mengantarkan saya sampai stasiun Weleri. Perjalanan 6 jam 10 menit seperti tak terasa dijalani. Pilihan kursi dekat jendela membuat penglihatan saya berseri. Baru kali ini saya pergi dengan kereta jarak jauh pada siang hari, biasanya kan dapat jadwal pada malam hari. Sembari menghabiskan waktu, saya sempat mengerjakan tugas tulisan karena dateline menanti. Sekitar jam 20.10 WIB akhirnya saya sampai di stasiun Weleri.

Tulisan icon Kampung Ragam Warna


Rabu, 30 Oktober 2019

"99NamaCinta" Film Pertama Dzawin Nur

Oktober 30, 2019 1 Comments
Menonton film memang jadi hal favorit saya di kala sedang suntuk dengan rutinitas. Biasanya saya pilih film yang bisa buat pikiran fresh atau ada hal baru yang bisa diambil setelah keluar dari studio bioskop. Entah dari pesan film tersebut atau akting para pemainnya. Selain jalan cerita yang membuat saya tertarik untuk menonton, akting para pemainnya yang menjadi sebuah penilaian film ini layak ditonton atau tidak.

Tahun ini MNC Pictures telah meluncurkan beberapa film seperti Preman Pensiun The Movie dan Koki-koki Cilik 2. Keduanya sudah saya tonton dan menunjukkan antusias penonton cukup baik. Nah, sebelum mengakhiri tahun 2019, MNC Pictures menghadirkan produk film terbar yang akan hadir 14 November 2019 di bioskop berjudul "99NamaCinta".  Film bergenre drama romantis komedi yang dibalut dengan sentuhan religi.



Minggu, 27 Oktober 2019

Tampilan Baru MHDC Clinic Kalibata City

Oktober 27, 2019 0 Comments
Kalimat lirik lagu lebih baik sakit gigi daripada sakit hati itu bagi saya memang seimbang. Karena keduanya sama-sama sakit dan butuh obat yang benar-benar menyembuhkan. Sakit gigi berobat ke dokter gigi, kalau sakit hati berobat ke orang yang bisa membuatmu bahagia. Aseeekkk...Pilih berobat kemana?

Sakit gigi sih memang yang paling berasa banget nyut-nyutannya sampai ubun-ubun. Susah mau ngapa-ngapain kan. Saya pernah mengalami sakit gigi geraham yang patah dan harus ditambal. Saya periksa di puskesmas yang harus pagi-pagi buta ambil nomor antri. Maklum ya saya pakai BPJS.

Saya dan Sagara di depan MHDC Clinic

Kiat Dukung Generasi Alpha

Oktober 27, 2019 0 Comments
Salah satu pekerjaan rumah bangsa Indonesia adalah perkara Stunting. Masih banyak anak-anak yang menyandang status ini. Indonesia masih menjadi penyumbang anak berstatus Stunting nomor 5 di dunia dan nomor 3 di ASEAN.  Entah apa saya harus bangga atau tidak dengan pencapaian 10 besar kekhawatiran ini. Padahal bangsa ini butuh regenerasi yang optimal secara intelektual, sosial dan spiritual. 

Stunting artinya anak tidak tumbuh dengan maksimal di masa pertumbuhannya atau  bisa dikatakan bertumbuh pendek. Tinggi dan berat badannya kurang dari ideal serta kognitifnya juga mengalami keterlambatan. Anak berstatus Stunting terlihat normal saja, namun sebenarnya banyak sekali kekurangan dalam dirinya. Organ utama yang paling banyak digerus itu otaknya. Kalau perkembangan otak di periode emas anak tidak maksimal, maka terlambatlah sudah perkembangan lainnya.

Selasa, 22 Oktober 2019

#BisaAja Dari RedDoorz

Oktober 22, 2019 2 Comments
Akhir tahun 2019 tinggal beberapa bulan lagi nih guys. Sudah punya rencana liburan ke daerah mana dan bersama siapa? Saya yakin sudah banyak yang mengatur budget, hunting promo tiket transportasi atau pesan kamar hotel. Semua mesti diatur sedemikian rupa sempurnanya supaya saat hari H nggak repot lagi kan urus semuanya. Kalau solo traveling sih masih bisa ribet sendiri, kalau bareng keluarga tuh yang sedikit merepotkan, biasanya urusan tempat menginap. Kalau bisa pesan satu ruangan bisa nampung banyak orang.

Atas pemahaman RedDoorz orang Indonesia kalau liburan itu rombongan atau kelompok besar atau menginginkan akomodasi dengan harga terjangkau tanpa mengalami kendala selama perjalanan, maka muncullah kampanye terbaru dari RedDoorz yaitu #BisaAja. Semudah konsumen memesan kamar hotel di lokasi tujuan, #BisaAja dengan menggunakan aplikasi RedDoorz. Benar juga sih ya, liburan orang Indonesia itu pasti sukanya banyak orang, apalagi yang sudah berkeluarga. Mau nggak mau mesti diboyong semua anggota keluarga.

Cek hotel di aplikasi RedDoorz

Senin, 21 Oktober 2019

KRL Commuter Line Transportasi Indonesia yang Unggul dan Maju

Oktober 21, 2019 1 Comments
Dari sekian banyak transportasi darat yang disediakan oleh negara Indonesia, saya paling suka menaiki kereta api. Entah kereta api jarak jauh ataupun dekat. Seringnya saya menggunakan KRL Commuter Line sebagai transportasi sehari-hari. Ada 4 alasan mengapa saya menyukai salah satu transportasi massal ini, pertama bebas macet, kedua tarifnya terjangkau, cepat waktu tempuhnya dan rumah saya dekat dari stasiun Depok baru.

Ibaratnya KRL Commuter Line itu transportasi andalan saya buat menuju Jakarta atau Bogor. Karena kedua kota tersebut berada di antara Kota Depok dan paling mudah ditempuh jarak juga waktunya dengan Commuter Line. Sekarang transportasi massal ini semakin banyak perubahan bagi penggunanya.

Gerbong khusus wanita KRL Commuter Line 

Senin, 14 Oktober 2019

Sehatkan Jiwa Ini Agar Tercegah Dari Bunuh Diri

Oktober 14, 2019 0 Comments
Kesehatan itu nggak cuma fisik aja yang dijaga, tapi juga mental kita. Selama yang saya tahu, kebanyakan orang hanya sibuk dengan melangsingkan badan, menghilangkan kerutan di wajah atau menghitamkan rambut. Karena kesibukan itu akan mendatangkan sedikit kesempurnaan bagi badaniah. Tanpa disadari saat berusaha mewujudkannya ada tekanan dalam pikiran dan hatinya yang terus mendorong tampil lebih sempurna.

Fisik yang sehat ataupun tidak bisa terlihat oleh mata, tapi sebaliknya bagi jiwa dalam diri kita siapapun nggak ada yang bisa lihat. Terlihat baik-baik saja, tapi nyatanya jiwa kita butuh obat yang bisa menyembuhkan jiwa kita sakit. Obat yang bisa didapat dari orang terdekat. Jika obat melesat, maka bunuh diri bisa jadi akibat. Karena sehat jiwa dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Bicara tentang kesehatan jiwa, tiap tanggal 10 Oktober 2019 diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Tahun ini peringatan yang ke 27 tahun. Apakah makin menurun kesehatan jiwa manusia di bumi ini? I don't think so. Saya berkesempatan hadir dalam temu blogger bersama Direktorat P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza serta Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI pada hari Selasa, 9 Oktober 2019.

Para narasumber temu blogger

"Promosi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri" menjadi tema pembahasan pertemuan itu. Beberapa narasumber juga hadir seperti : 

♥️dr. Fidiansyah, Sp.KJ - Direktur Kesehatan Jiwa dan Napza
♥️Novy Yulianty, MPsi, Psikolog - Komunitas Mother Hope Indonesia
♥️Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si., - Psikolog Klinis

Pengertian Kesehatan Jiwa

Kesehatan Jiwa adalah seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya (UU No.18 tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa).

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013 membuktikan :

🗨️ Prevalensi Orang dengan Gangguan Jiwa Berat 1,7% (402.900 jiwa).
🗨️Prevalensi Orang dengan Gangguan Mental Emosional 6% (14.220.000 jiwa).
🗨️Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang pernah dipasung 14,3% (angka nasional),  10,7% (di perkotaan), 18,2% ( di pedesaan).

Adanya pembuktian prevalensi dari angka tersebut, deteksi dini gangguan jiwa dalam keluarga perlu mendapat perhatian agar tidak menjadi penderitaan, hambatan dan disabilitas yang menjadi beban diri, keluarga, dan negara yang berkepanjangan.

Secara global, sekitar 1 dari 6 orang (15-20%) mengalami satu atau lebih masalah kesehatan jiwa dan NAPZA. Jumlah terbesar yaitu gangguan kecemasan, sekitar 4% dari populasi (IHME, Global Burden of Disease, 2017).

Kesehatan jiwa berkaitan dengan penyakit-penyakit diidap seseorang yang tak kunjung sembuh. Misalnya seseorang mengidap diabetes yang harus membatasi asupan makanan bergula. Kalau dia nggak siap menerima kondisinya begitu dan harus menjalani berobat jalan seumur hidup, pikirannya bisa terganggu. Jika punya BPJS biaya pengobatan tidak terlalu berat, jika nggak punya, malah makin membebani pikirannya.
Perubahan - perubahan perilaku karena individu tidak memahami apa yg dialaminya dan lingkungan tidak memerhatikannya. Maka itu, kesehatan fisik, mental, spiritual dan sosial harus terjaga dengan baik. Seimbangkan stress kalian, jelas dr. Fidiansyah, Sp.KJ.

Beberapa penyakit yang bisa memengaruhi kesehatan jiwa

Tak disangka, seorang psikolog bisa terguncang juga kesehatan jiwanya. Ibu Novy Yulianty mengalami Post Partum Depression (PPD) selama 2, 5 tahun terhadap anak sulungnya. Ekpektasi beliau yang tinggi saat proses kehamilan dan melahirkan tidak sesuai dengan kenyataan. "Saya inginnya lahir secara normal karena kalau lahiran begitu merasa sempurna aja jadi seorang ibu. Tapi ternyata saya melahirkan operasi Caesar," jelasnya.

Selama 2 tahun dia sembunyikan rasa depresinya dari keluarga, bahkan suaminya sendiri. Saking depresinya ia pernah melempar anaknya ke kasur. Tidak ada rasa cinta terhadap putrinya saat itu. Bahkan berencana bunuh diri adalah pilihan yang tepat baginya. Parahnya lagi suaminya tidak mempercayai kondis Ibu Novy sampai segitunya. "Saya dianggap orang yang tidak bersyukur memiliki anak," ceritanya.

Akhirnya dia coba membuka diri cerita dengan salah satu dosen di kampusnya dan menemukan komunitas yang bisa menampung segala keluhan dari sesama ibu yang senasib. Komunitas bernama Mother Hope Indonesia telah menjadi wadah baginya untuk saling berbagi dan mendapatkan solusi dari kesulitan yang dialami oleh para ibu. Artinya peran komunitas sangat bermanfaat mendukung kesehatan jiwa masyarakat.

Dengan tegar dan lega Bu Novy menceritakan 
masa lalunya

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ke 27 tahun ini, oleh karena itu Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mengajak kita untuk mempromosikan kesehatan jiwa agar tercegah dari tindakan bunuh diri. Perlu diketahui bahwa hampir 800.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahun, 1 kematian akibat bunuh diri setiap 40 detik dan bunuh diri adalah penyebab kematian nomor 2 untuk masyarakat berusia 15-20 tahun. Mencengangkan sekali bukan?

Bunuh diri adalah sebuah tindakan sengaja yang menyebabkan kematian diri sendiri. Laporan WHO tahun 2010 menyebutkan angka bunuh diri di Indonesia 1,6-1,8% per 100.000 penduduk atau sekitar 5000 per tahun. Banyak faktor risiko orang bisa nekat melakukan bunuh diri, antara lain :

✔️Gangguan jiwa (Skizofrenia, depresi, pengguna alkohol)
✔️Bullying
✔️Minim dukungan sosial
✔️Hubungan awal yang tidak harmonis
✔️Sejarah anggota keluarga bunuh diri
Dll

Bunuh diri itu menular lho. Loh, kok bisa ? Karena mencontoh dari orang yang dianggap sebagai idolanya (misalnya artis favorit), ada kejadian bunuh diri di lingkungan sekitar rumah, terlalu banyak baca atau mendeng dengar berita bunuh diri dan menemukan website bunuh diri. 


Kenali tanda-tanda bunuh diri

Apa yang mesti kita lakukan dalam pencegahan bunuh diri?

1. Waspadai anak dan remaja yang melakukan percobaan bunuh diri, orientasi seksual LGBTQ, menggunakan alkohol dan narkoba, impulsif, mengalami bullying, punya akses ke alat bunuh diri ,sejarah anggota yang bunuh diri.

2. Waspadai orang yang punya pikiran ingin bunuh diri. Tidak ada tanda-tandanya, tapi perlu di RESPON dengan serius.

3. Dukungan sosial perlu dijaga. Ada dukungan instrumental seperti guideance yaitu dukungan sosial berupa nasihat dan informasi dari sumber yang dapat dipercaya, atau dukungan emosional seperti attachment yaitu dukungan berupa pengekspresian dari kasih sayang dan cinta yang diterima individu.

4. Bantu cegah juga dengan cara tunjukkan empati, ajak bicara, bantu selesaikan masalah dan ajak cari bantuan profesional, cek interaksi di media sosial, kenali teman-temannya, sembunyikan alat-alat bunuh diri, atau ajak keterlibatan kegiatan positif dan menyenangkan.

Ketika diri sendiri atau diri orang lain mulai merasa depresi dan tidak ada penyelesainnya, maka segera cari bantuan. Jangan tunggu lama lagi karena jiwa perlu disehatkan sedini mungkin agar tercegah dari bunuh diri.

Dr.dr.


@KemenkesRI KemenkesRI juga mendorong masyarakat menerapkan perilaku CERIA yaitu Cerdas intelektual, emosional & spiritual, Empati dlm berkomunikasi efektif, Rajin beribadah sesuai agama & keyakinan, Interaksi yg bermanfaat, & Asah, asih, asuh didalam keluarga & masyarakat.




***

Beauty Box for Daily Make Up

Oktober 14, 2019 3 Comments
Tiap wanita maunya tampil cantik kan. Saya setuju banget sama pernyataan itu. Definisi cantik memang identik sama penampilan diri. Entah dari wajah, berpakaian atau bersikap. Kecantikan pertama yang paling dilihat duluan itu dari wajah dan berpakaian. Kalau mau datang ke suatu acara, pasti mau tampil beda kan. Dandan yang rapi, polesan yang cantik dan berpenampilan oustanding.

Di hari terakhir kopdar seru Festival Komunitas Indonesia di I See Fest 2019 hari Minggu 6 Oktober 2019 lalu, BloggerCrony Community menggelar workshop pamungkas penutupan booth-nya juga bertemakan Beauty Hacks by Kania Safitri. Senangnya bisa ikutan belajar make up langsung sama make up artist bersertifikasi. Itu tangan beliau adeeeemmm bener deh. Kalian harus coba didandani sama mbak Kania. 

Isi beauty boxmu dengan make up harian

Jumat, 11 Oktober 2019

Konsumsi Tinggi Serat, Cara Menjaga Kesehatan Perut si Kecil

Oktober 11, 2019 2 Comments
Kondisi perut ada hubungannya dengan konsentarsi itu memang benar adanya. Sering kan mengalami perut masih kosong tapi harus mengerjakan tugas cukup rumit lalu blank? Karena perut lapar, jadi konsentrasi untuk mengerjakan pekerjaaan jadi buyar. Makanya dianjurkan sebelum beraktivitas lebih baik makan terlebih dahulu. Minimal sarapan yang tidak begitu banyak mengandung kalori supaya tidak menyebabkan kantuk. Namun kondisi perut orang dewasa dan anak - anak kebutuhannya berbeda. Anak-anak masih butuh banyak asupan nutrisi agar saluran pencernaannya lancar.

Perut sehat dari asupan tinggi serat

Kamis, 10 Oktober 2019

Sambut Liburan Akhir Tahun Bersama Mister Aladin Travel Fair Carnival 2019

Oktober 10, 2019 0 Comments
Akhir tahun 2019 cuma dalam hitungan 2 bulan saja. Waktu terasa cepat sekali berlalu. Rasanya saya baru merayakan Hari Lebaran, eh sekarang tahun mau berganti lagi. Sudah punya rencana mau ke mana? Biasanya jauh-jauh hari sudah punya banyak rencana untuk menghabiskan sisa cuti akhir tahun atau menyambut tahun baru 2020 ke destinasi impian.

Kalau destinasi sudah ada, berarti tinggal cari tiket pesawat atau kereta dan hotel. Kemudahan era digital 4.0 menguntungkan bagi para promo hunters. Salah satunya bisa cari promo di aplikasi Mister Aladin. Jelang liburan akhir tahun, Mister Aladin gelar Travel Carnival 2019 di Grand Atrium, Mall Kota Kasablanka, Jakarta dari tanggal 3-6 Oktober 2019.

Yuk, berburu promo tiket dan hotel buat liburan

Rabu, 09 Oktober 2019

Lagu "Done" Lupakan Masa Lalu Versi Kun Saraswati

Oktober 09, 2019 0 Comments
Dikecewakan seseorang memang suatu kepahitan tak terlupakan. Memang pernah dikecewakan sama siapa sih? Wah, banyak deh, sampai saya lupa siapa-siapa saja orangnya. Cuma segelintir orang saja yang saya ingat karena memang terlalu mendalam kekecewaan yang saya terima. Salah satu cara saya melupakan kekecewaan itu dengan menerima keadaan yang sudah terjadi. Apalagi ketika tahu kekasih yang dicinta menikah dengan wanita lain, padahal ia berucap janjinya sama saya. Hufftt..cinta deritanya tiada akhir. Lah, jadi curhat, LOL.

Tiap orang memiliki cara yang beda menyikapi pengalaman pahit dalam hidup. Ada yang santai saja, bodo amat atau bahkan terbawa terus selama hidupnya. Pilihan terakhir yang paling bahaya karena seperti nggak ada ruang bahagia lagi di hatinya. Benar-benar menyudahi keadaan yang telah berlalu memang perlu waktu bagi tiap individu. Kalau saya termasuk cukup lama melupakan rasa kekecewaan itu. Saat sadar saya telah membuang banyak waktu berharga, I can say done with it.

Penyanyi Kun Saraswati
Kun Saraswati

Selasa, 08 Oktober 2019

Nonton Film BEBAS Antri Tiket Lewat Traveloka Xperience

Oktober 08, 2019 4 Comments
Setelah penat dengan kegiatan rutinitas paling enak luangkan waktu buat me time. Salah satu me time favorit saya yaitu nonton film di bioskop. Saya suka hampir semua genre film. Mulai dari drama, komedi, horor, biopik, semua saya lahap nonton di bioskop. 

Kenapa nggak nonton di aplikasi film di handphone saja? Duh, rasanya kurang nikmat kalau nonton di situ. Pengalaman nontonnya kurang istimewa saja. Suasana nonton filmnya jauh berbeda antara di bioskop dan lewat aplikasi film. Kalau di bioskop kan gelap, suaranya keras dan layar filmnya lebar, jadi puas lihat akting artis idola.

Nonton film di CGV Bebas Antri Tiket

Minggu, 06 Oktober 2019

Review Popok Untuk Balita yang Aktif

Oktober 06, 2019 0 Comments
Benar kata Dilan dalam film Dilan 1990 kalau rindu itu berat. Terkadang saya rindu masa hamil dan melihat wajah si bayi saat baru lahir. Tapi kalau diminta untuk mengandung lagi, saya menunda dulu. Karena Sagara sedang aktif-aktifnya dan butuh perhatian lebih dari saya. Saya kangen milih-milih perintilan-perintilan si kecil, salah satunya diapers atau popok sekali pakai.

Sekarang Sagara sudah berusia 2 tahun 3 bulan dan termasuk golongan balita. Pola tingkahnya sudah bermacam-macam. Sayangnya dia belum bisa lepas dari diapers. Saya termasuk orang yang selektif memilih diapers karena menyangkut kesehatan kulit di bagian sensitif si kecil.

Sagara pakai popok Merries dong

Sabtu, 05 Oktober 2019

Gen BAPUR, Anti Baper Makan Buah Si Kecil

Oktober 05, 2019 1 Comments
Masalah paling rumit pada masa anak  MPASI adalah mengenalkan makanan. Berbagai jenis makanan akan disodorkan ibu kepada si kecil, eh tapi anaknya menolak makan. Kalau sudah begini pasti ibu langsung stress deh. Saya sudah mengalami 2 kali masa MPASI anak. Keduanya punya pengalaman menantang yang berbeda. Artinya dua kali pula saya stress saat anak mulai Gerakan Tutup Mulut (GTM).

Biasanya si kecil paling susah makan buah, kalau sayur sih masih doyan. Entah kenapa Sagara  cukup sulit makan buahnya. Padahal saya suka banget semua jenis buah. Katanya kan anak suka sesuatu kalau orangtuanya juga suka. Misalnya kayak makan buah ini, saya sering makan buah langsung di depannya. Tapi Sagara masih nggak mau juga. Saya jadi baper deh.

Kita adalah GEN BAPUR

Wake Up! Wakaf, Bangunkan Diri Saling Berbagi Demi Pahala Dari Illahi

Oktober 05, 2019 0 Comments
Pada hakikatnya manusia hidup butuh pertolongan orang lain. Tidak bisa mengandalkan diri sendiri ketika kita dihadapi sebuah kesulitan. Misalnya saja terdakwa butuh pengacara agar bisa diringankan hukumannya atau saat ban motor pecah maka tukang tambal ban yang dibutuhkan. Semua saling membutuhkan dan memberikan suatu kebaikan.

Kebaikan yang saya lihat secara langsung adalah dari Dompet Dhuafa. Hari Rabu, 2 Oktober 2019 saya berkesempatan hadir ke Zona Madina Dompet Dhuafa di daerah Parung, Bogor. Bersama teman-teman blogger lainnya juga turut menghadiri Blogger Meet Up! Waqf Productive Sharing Session and Visit. Pertama kalinya saya memasuki kawasan ini, meskipun beberapa kali melewati Jln. Raya Parung.

Yuk, siap berbagi tentang wakaf

Selasa, 01 Oktober 2019

Wanita Menolak Cepat Tua dengan Safi Age Defy Beetox Technology

Oktober 01, 2019 1 Comments
Semua wanita selalu ingin merasa cantik luar dalam. Cara apapun bisa dilakukan demi terwujudnya kecantikan maksimal. Definisi cantik bisa bervariasi jawabannya. Ada yang bilang cantik itu punya kulit mulus, putih, nggak ada jerawat, atau kulit tetap kencang meskipun lanjut usia.

Saya sudah memasuki usia 31 tahun. Di mana kondisi kulit perlu perhatian lebih dengan menggunakan rangkaian perawatan kulit wajah. Jujur saja sebenarnya saya termasuk orang yang cuek soal moles memoles kulit wajah, tapi kalau berkaca lama-lama wajah ini menolak tua.

Launching new Safi products

Kemurnian Nutrisi Dari Morinaga Heiko+ Water Untuk yang Terkasih

Oktober 01, 2019 33 Comments
Kebutuhan air dalam tubuh sangatlah penting. Karena air mempunyai komposisi 2/3 dalam tubuh yang tersebar ke otak (95%), paru-paru (90%), darah (82%). Tahu kan kalau kurang konsumsi air apalagi sampai dehidrasi menimbulkan banyak gangguan. Aduh, jangan sampai hal itu terjadi sama anak-anak. 

Kedua anak saya termasuk yang suka minum air putih. Memang saya sudah biasakan dari sejak konsumsi MPASI. Saya juga suka minum air putih dan memperlihatkan saat minum di depan mereka. Jadi, anak-anak bisa beranggapan kalau mamahnya minum air putih kenapa aku nggak?


Senin, 30 September 2019

Tumbuhkan Kebesaran Hati Anak Dari Daya Pikir Hebat dan Nutrisi Tepat

September 30, 2019 0 Comments
Setiap anak dilahirkan dengan potensi yang berbeda-beda, maka itu mereka unik. Hal itu terlihat dari kedua anakku. Gie yang cenderung kinestetik, suka lompat-lompatan, main sepeda dan sepak bola, sedangkan Sagara tak banyak tingkah. Saya jadi punya dua cara dalam menemani pertumbuhan dan perkembangan mereka. Secara rentang usia mereka terpaut 5 tahun. Yang satu dalam tahap sekolah dasar, yang satu dalam fase eksplorasi tinggi. 

Playdate sama si Kecil

Sabtu, 28 September 2019

Nebeng Nyaman Naik Toyota Avanza Veloz

September 28, 2019 0 Comments
Memiliki kendaraan bagi masyarakat masa kini adalah kebutuhan utama. Tiingginya tingkat aktivitas rutinitas membuat orang-orang harus cepat menyelesaikan tugas, waktu dan perjalanan. Melihat perubahan mobilitas masyarakat saat ini, punya satu kendaraan sebuah kenyamanan tersendiri atau sekedar pertunjukkan gengsi. Kendaraan juga bisa dinilai sebagai strata dikalangan masyarakat masa kini.

Bicara kendaraan, saya memang belum punya kendaraan pribadi roda empat. Kalaupun naik mobil, status saya menjadi penumpang saja. Kalau ada teman atau kerabat yang punya mobil, saya ikut nebeng. Seringnya sih saya jadi penumpang taxi daring dari sebuah aplikasi. Tinggal duduk layaknya mobil sendiri. Apalagi kalau duduknya dibelakang, serasa nyonya diantar supir pribadi.

Rasakan nebeng nyaman naik Toyota Avanza Veloz

Rabu, 25 September 2019

Sensasi Spa Ibu dan Anak A la Princess di Bekasi

September 25, 2019 2 Comments
Saat kamu keluar dari tempat Spa ini bersama anak atau keponakan perempuan, akan merasa seperti Princess yang telah dimanja dan dilayani dari istana nan megah. Sebagai wanita sepatutnya mendapatkan perawatan tubuh dan bisa bersenang-senang bersama.


Siapa sih yang nggak suka dipijat seluruh badannya dengan perawatan layaknya Princess? Kayaknya tidak ada satu pun wanita yang menolak ini. Begitupun saya yang butuh relaksasi badan setelah sibuk dengan tugas rutinitas. Kalau badan sudah meronta-ronta ingin dipijat enaknya memang ke Spa. Ada lho tempat Spa yang mengusung konsep a la Princess. 

Calon Princess mau Spa

Hari Minggu, 15 September 2019 saya hadir di acara syukuran sekaligus grand launching untuk memperkenalkan konsep baru sebuah Spa di daerah Bekasi. Lumayan jaraknya nih dari Depok. Tapi tidak membuat saya menyesal saat sampai di tempat Spa ini. Karena unik banget konsepnya dan baru pertama kali ada di Bekasi.


Temukan Tempat Makan Favorit Bersertifikasi Di Aplikasi Ini

September 25, 2019 0 Comments
Beberapa kali saya mendengar berita ada Kejadian Luar Biasa (KLB) tentang keracunan makanan di sebagian daerah. Korbannya juga beragam, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Hal ini mnejadi perhatian besar buat pemerintah sebagai regulator di negeri ini. Salah satunya memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan sebuah aplikasi.


Germas PAS 

Selasa, 24 September 2019

Solusi Pencahayaan Berkualitas, Irit dan Ramah Lingkungan

September 24, 2019 4 Comments
Sering kan ngalamin lampu rusak terus beli yang baru eh cepet rusak lagi? Saya beberapa kali ngalamin hal itu dan bikin bete banget. Kayaknya lampu baru dipasang sebulan kok cepet rusaknya. Padahal kondisi listrik nggak ada kendala apa-apa, kecuali kalau dari PLN nya ya.

Solusi pencahayaan berkualitas, irit, dan
 ramah lingkungan

Selain kondisi lampu yang mudah rusak atau cepat mati, harganya juga lumayan mahal. Rugi banget kan kalau gonta-ganti lampu tiap bulan misalnya. Anggaran pengeluaran tak terduga nambah terus. Ujung-ujungnya keuangan rumah tangga terusik.

Kamis, 19 September 2019

Film BEBAS, Ajak Reuni Era '90-an di Bioskop

September 19, 2019 0 Comments
Bebas..Lepas..
Kutinggalkan saja beban di hatiku. Melayangku melayang jauh, melayang dan melayang. 


Bagi yang merasakan muda tahun '90-an pasti tahu lirik lagu itu. Lagu berjudul Bebas dari Iwa K seakan menjadi lagu wajib dunia musik di era pop culture Indonesia. Lagu pertama Iwa K dalam album Topeng tahun 1994. Astaga gue masih TK ini. 😆

Baju flanel, celana cutbray, jaket bomber, pager, sepatu merek  kasogi, permen karet Yosan, jadi sebuah tren di tahun '90-an. Saya memang mengalami masa SMA tahun 2003-2006. Tapi masa kecil di tahun '90-an masih menyisakan ingatan mendalam. Khususnya momen kerusuhan tahun 98.

Film bebas 2019
Bebas...lepas...kan...

Sabtu, 14 September 2019

Ayo Jadi Konsumen Cerdas dengan Cek KLIK

September 14, 2019 20 Comments
Berita peredaran obat dan makanan ilegal makin marak terdengar. Tiap tahun ada saja pelanggaran kejahatan ini. Sebagai konsumen, saya punya ketakutan tersendiri jika ingin belanja kedua produk itu. Rasanya tidak ada produk yang aman dikonsumsi.

Saya membaca sebuah artikel berita online yang menerangkan bahwa Badan Pengawasan Obat dan Makanan telah memusnahkan (BPOM) obat dan makanan ilegal senilai Rp 161,48 Miliyar dalam kurun waktu 4 tahun. Sejumlah uang yang fantastis.

Cek KLIK dulu sebelum belanja

Jumat, 13 September 2019

Keliling Indonesia di Kriya Nusa

September 13, 2019 0 Comments
Indonesia memang kaya dengan sumber alamnya.  Kayu, serat, akar, daun, bisa dijadikan bahan untuk menghasilkan produk kerajinan. Dari tangan para pengrajin bahan mentah sumber alam bisa jadi produk yang menawan. Saya rasa itu yang akan kalian lihat di Kriya Nusa 2019. Sebuah ajang pameran produk kerajinan tangan asli dari daerah-daerah di Indonesia.

Sebelum digelar pamerannya yang dimulai dari tanggal 11 - 15 September 2019, saya menghadiri Temu Netizen #KriyaNusa2019 di Kembang Goela Restoran, Jakarta (Senin, 9 September 2019). Dengan tema "PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK KERAJINAN MELALUI PENGEMBANGAN KREATIFITAS & KEWIRAUSAHAAN."

Keseruan Blogger acara Temu Netizen
Kriya Nusa 2019

Kamis, 12 September 2019

Immunomodulator Alami Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh

September 12, 2019 11 Comments
Bulan sudah memasuki bulan September. Kalau menurut siklus  pergantian musim mestinya sudah musim hujan. Tapi nyatanya kemarau masih betah di bulan ini. Padahal banyak wilayah yang sudah kekeringan air. Rumah saya pun kena imbasnya. 

Cuaca yang tidak bersahabat membuat kondisi tubuh jadi tak menentu. Daya tahan tubuh jadi taruhannya. Kalau nggak kuat bisa tumbang nantinya. Makanya dijaga baik-baik deh, hindari pencetusnya sebisa mugkin. Khususnya pada anak-anak yang masih rentan terkena sakit.

Foto dulu yuk di photo booth Stimuno

Kamis, 05 September 2019

Telisik Budaya Bogor, Abadikan Momen Perjalanan Lewat Foto dan Tulisan

September 05, 2019 20 Comments
"Gue nggak boleh kurus abis jalan-jalan", kata Memez

"Beneran ya Bu 10 menit lagi?" tanya tegas Setyaningsih

Beberapa celetukan dari teman-teman yang ikut Telisik Kampung Budaya Sindangbarang bersama Indonesia Corners. Celetukan yang membuat kami punya pengalaman seru dari jalan-jalan ini.

Rombongan Telisik Budaya Bogor
Foto @setianingsih_sumaryo

Rabu, 04 September 2019

Jadikan Feed Instagrammu Menarik Dengan Foto Traveling Yang Ciamik

September 04, 2019 0 Comments
Traveling bagaikan sebuah vitamin bagi orang-orang yang sudah jenuh dengan aktifitasnya sehari-hari. Traveling juga bukan cuma soal jalan-jalan saja, banyak hal yang bisa kita lakukan saat mengunjungi tempat-tempat wisata menarik. Misalnya mencoba kuliner khasnya atau mengabadikan momen dengan kamera untuk dibagikan di media sosial Instagram.

Bicara soal Instagram. Pernah ngga kalian ngepoin akun IGnya para traveler? Pasti sering dong merasa terpesona sama foto-foto mereka? Terus pengen tau ngga sih caranya biar bisa dapetin hasil foto sebagus itu? Nah, kalo pengen tau caranya.. Di bawah ini bakal gue share beberapa tips untuk memotret saat traveling dan hasilnya bagus untuk dishare ke Instagram.

OPPO Reno 10x ZOOM

Minggu, 01 September 2019

PRAJA 2019 Ajang Kompetisi Koperasi Zaman Now

September 01, 2019 2 Comments
Koperasi zaman now bukan suatu usaha patungan yang dianggap remeh. Di era industri 4.0 koperasi menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam 5 tahun terakhir koperasi menunjukkan peningkatan kualitas yang luar biasa. Perubahan total koperasi terlihat berhasil dari PDB Koperasi terhadap PDB Nasional.

Prosentase PDB Koperasi tahun 2014 ke tahun 2018 menunjukkan peningkatan dari 1,71% hingga mencapai 5,1%. Ini bukti nyata bahwa koperasi semakin meningkat kualitasnya. Tak heran jika berkembang terus koperasi - koperasi lainnya yang memiliki usaha dan mutu layanan lebih baik, apalagi mendapatkan apresiasi dan menjadi inspirasi bagi kita bahwa koperasi bisa maju di kehidupan modern sarat teknologi.


Kamis, 22 Agustus 2019

Colek Mitu Baby Liquid Powder, Bedak Cair yang Aman di Wajah Bayi

Agustus 22, 2019 75 Comments
Punya bayi itu perlengkapannya banyak banget kan. Mulai dari baju, perlengkapan mandi dan kosmetiknya. Kosmetik yang saya maksud seperti bedak atau minyak wangi. Biasanya setelah mandi bayi dikasih wewangian kan biar tambah sedep diciumnya. Cuma yang jadi persoalan aman nggak ya kosmetik bayi itu?

Bedak cair aman
Wangi banget lho

Selasa, 20 Agustus 2019

Saatnya Blogger Naik Level, Buatlah Konten Menarik dan Tentukan Rate Card

Agustus 20, 2019 28 Comments
Tahun 2019 ini, blog curhatlarasati.com memasuki usia yang ke 3. Setelah sekian lama pergantian domain tersebut, begitu banyak perubahan yang saya alami. Berbagai jenis artikel sudah pernah saya tulis. Mulai dari parenting, kesehatan, film, review produk, dll. Istilah kerennya, isi blog saya ini lifestyle blog atau sebutan lainnya blog gado-gado (campur jadi satu).

Saya teringat terus akan pesan para narasumber atau mentor yang saya temui di beberapa workshop. Penguatan akan personal branding akan menentukan arah kategori blog saya. Apa sudah saya terapkan? Secara keseluruhan belum, namun perlahan saya mulai meluruskan kategori blog. Saya memang suka membahas tentang film bahkan beberapa teman mengetahui saya blogger movie.

Cara bangun blog secara profesional
Pengen punya blog profesional?

Senin, 19 Agustus 2019

Cukup Scan QR Code, Bayar Paket Nyaman Pakai GoPay

Agustus 19, 2019 2 Comments
Era digital seperti ini semua transaksi pembayaran bisa  dilakukan lewat smartphone. Mau cari makan, beli baju, bayar tiket nonton bioskop bisa transaksi dalam satu genggaman. Salah satunya bayar paket kiriman dari JNE lewat GoPay. Sekarang nggak cuma bayar ongkos transportasi online atau pesan makanan saja, tapi juga paket kiriman bisa bayar pakai GoPay.


Sabtu, 17 Agustus 2019

Pasang Surut Karir Sutradara Film Versi Ario Rubbik

Agustus 17, 2019 16 Comments
Siapa yang suka nonton film? Saya dong pastinya. Kali ini saya mau ngebahas tentang karir seorang sutradara yang cukup ternama. Namanya Ario Rubbik. Bagi yang belum kenal, gugling aja namanya sebagai keyword-nya ya.

Sebuah film nggak akan berjalan lancar kalau nggak ada sutradaranya. Ibarat mobil nggak ada supirnya, bisa nabrak nanti. Memang sih kesuksesan film itu hasil dari kerjasama semua orang yang terlibat, tapi arahan dan kendali ada di tangan sang sutradara.

Bicara tentang film, saya terima #tantanganKomik nih. Sebuah komunitas yang antusias dengan film, alhamdulilah saya salah satu pemenangnya. Tulisan ini saya copas di sini supaya ada konten baru atau taikin traffic (pengen juga dong tinggi traffic gue). Salah satu sutradara yang saya temui yaitu Ario Rubbik.


Minggu, 11 Agustus 2019

Grand Taman Melati Margonda 2, Hunian Strategis Mahasiswa Kampus Terbaik di Depok

Agustus 11, 2019 0 Comments
Dari sejak lahir sampai dewasa (baca : tua) gini, saya masih betah tinggal di Depok. Makanya saya jadi tahu  tentang perubahan demi perubahan yang ada di Kota Belimbing ini. Orang yang lebih banyak tahu tentang Depok ibu saya sih, karena beliau tinggal di Depok sejak tahun 1970 an bersama orang tuanya di Perumnas. 

Salah satu icon Kota Depok yaitu Universitas Indonesia. Kampus yang selalu diburu oleh calon mahasiswa dari seluruh wilayah Indonesia membuat sebuah peluang usaha hunian strategis. Grand Taman Melati 2 (GTMM 2) menangkap peluang ini bagi mahasiswa yang ingin sewa atau beli apartemen di Kota Depok.

Selamat datang di Grand Taman Melati Margonda 2 Depok

Kamis, 08 Agustus 2019

Bincang Tentang Sutradara Bersama Ario Rubbik

Agustus 08, 2019 1 Comments
Ario Rubbik Salah satu keluarga dari Karnos Film (freelance) dari tahun 1999 didunia perfilman. Fakultas Hukum (UP) Mulia dari PU, lighting, kamera boy, Sekolah lagi di Usmar Ismail, jadi asisten editor analog, diskontiniti, Astrada, sutradara. Pernah Mimpi di usia 32 tahun jadi sutradara. Mimpi yg belok-belok itu jadi lebih nikmat. Bikin film itu perang di awal. Kalau mau jadi sutradara berawal dari membaca, budaya membaca itu memang ga sesuatu yg seru. Ditambah banyak nonton. Impact apa dari film itu yg didapat. The Last Barongsai dapat penonton cuma 7900 an pada saat itu. Banyak cobaan yg dihadapi sama Ario Rubbik saat buat film perdananya, Satu Jam Saja. Mulai dari drivernya mogok karena duit bensin blm dibayar. Ario berusaha cari solusi dengan mereka. Dari situ dia belajar bahwa label sutradara dan crew sebatas cut & action. Film Hijabers in Love dapat penonton 3000an, filmnya blm tayang diboikot oleh ustad ternama. Filmnya ga laku, tapi ada value yang ia dapat. Istrinya bisa berhijab atau hijrah dari hasil riset film tersebut. Allah nggak ngasih rejeki dari sini, tapi dari rejeki yang lain. The Last Barongsai pernah diminta tayang di Cina. Bahkan filmnya dijadikan tesis seorang mahasiswa dan lulus kuliah. Mahasiswa yg mengejar-ngejar dia di suatu mall. Meskipun filmnya nggak laku miliyaran , tapi ada value yang ia dapat. Tugas director : Persiapan : 1. Develop skenario sama penulisnya. Karen tiap scene yg ditulis sebuah imajinasi si penulis, maka butuh kekompakan sama sutradara. 2. Ketemu sama tim artistik. 3. Ketemu wadrobe Banyak perdebatan di sesi persiapan ini. Kasih kepercayaan sama crew, ibarat presiden percaya sama menteri-menterinya. Film itu kolaborasi, berhubungan banyak satu kepala. Boleh punya ego, tapi jangan ada -isme di belakangnya. Film yg Ario Rubbik buat berasal dari keresahan hidupnya. Kayak Tatto, film yg ia buat juga. Kalau dulu tato itu jadi lambang kesangaran, tapi skrg tato sebuah art atau seni. Mengenyampingkan masalah agama. Semua seni berasal dari dekat dulu. Mas Ario Army lho, suka BTS. Dia ga suka K-Pop, tapi suka dari apa yang ia nggak suka. Ia berusaha cari sesuatu dari yng ia nggak suka, supaya kalau diserang dia punya pelurunya. Terserah mau jadi apa aja, asal attitude tetap ada. Dia pernah jadi pemulung di Karawang selama 4 bulan. Dari situ dia jadi belajar cara hidup jadi pemulung. Kayak tahu lagu yang didengar Wali, Kangen band. Punya pengetahuan yang luar biasa jadi sutradara. Pelajari semua yg ada soal film. Berantemlah saat persiapan. - Buat timeline supaya punya standar pembuatan film. Syuting itu tinggal eksekusinya. Discript confrence = final meeting Jika ada kendala saat syuting misal kondisi alam. Bisa tahan sampai 3 jam, jika ga berhenti bisa di break dulu. Nanti akan ada reportnya nanti. Ada plan A,B,C yg sudah dirancang saat persiapan. Kalau sudah matang, nggak ada lagi berantem di lapangan. Kenapa banyak scene yg dipotong? Bukan soal durasi tapi Biaya gala premier itu bisa 20 jutaan lebih untuk sewa tempat doang. Kalau film kita nggak laku atau nggak menang, jangan disalahkan siapa pun. Tapi nikmati aja prosesnya. KOMITMEN Pilih tim juga harus sejalan, bukan karena pertemanan. Mau serius, cintai dulu itu film. Yakini diri dulu. Jangan belajar dari satu senias film. Bangun silaturahmi dari jauh-jauh hari sama narasumber yg mau diajak join. Siapapun yg bicara, dengarkan.

Rabu, 07 Agustus 2019

7 Ide Produk Germany Brilliant yang Bikin Betah di Kamar Mandi dan Dapur

Agustus 07, 2019 53 Comments
Memiliki rumah bagus dan bergaya itu impian saya. Maklum saja saya punya keinginan tersebut. Karena dari sejak saya lahir sampai menikah, saya belum punya rumah sendiri alias kontrak rumah. Sewaktu masih tinggal sama ayah dan ibu, kami pindah dari kontrakan satu ke kontrakan lain. Dari daerah satu ke daerah lain. Bahkan pernah sempat disindir halus sama yang punya kontrakan supaya kami pindah. 

Sekarang saya sudah pisah rumah sama orangtua. Namun status rumah yang saya tempati masih kontrak, per bulan Rp 700.000. Harga yang masih mampu kami bayar. Suami belum punya cukup rezeki untuk membeli tunai rumah sendiri. Makanya saya terus berdoa agar ada peningkatan penghasilannya. Amiin.

Bath tub impian 

MOOIMOM Store Hadir Di Grand Indonesia

Agustus 07, 2019 2 Comments
Toko perlengkapan ibu dan bayi menjamur dimana-mana. Ini menjadi dilema buat saya. Karena bingung mau mampir ke toko yang mana. Kalau mampir ke toko A, keperluan ibu nggak ada atau mampir ke toko sebelah keperluan bayi yang nggak ada. Jadi harus kemana dong?

Nggak usah bingung gitu, sekarang ada toko perlengkapan ibu dan bayi yang lengkap juga fashionable. MOOIMOM, siapa sih yang nggak tahu maternity & nursing store yang kekinian ini. Mamah-mamah muda dan millenial pasti tahu dong. Saya mengetahui tentang MOOIMOM dari media sosial dan teman-teman yang pernah mereview-nya. Saya pun juga memiliki beberapa koleksi dari  MOOIMOM seperti baju dan gendongan.


Senin, 05 Agustus 2019

Menata Ruang Minimalis Anti Pesimis

Agustus 05, 2019 21 Comments
Tiap orang pasti ingin punya rumah yang nyaman, bersih, dan berkonsep. Sekarang tuh sebutannya instagramable. Nggak perlu jauh-jauh cari tempat buat foto. Tinggal geser bangku, taruh kamera di meja, cekrek deh. Unfortunately, nggak semua orang punya rumah kayak gitu. Kayak rumah saya yang masih ngontrak, ruangan terbatas dan amburadul karena rapihnya cuma setengah jam. Siapa yang senasib dengan saya? 

Rumah orang zaman dulu, luasnya bisa sampai ratusan meter bahkan hektaran. Kalau rumah zaman sekarang bentuknya itu minimalis, ukuran luasnya palingan puluhan meter. Mungkin karena melihat harga tanah yang tidak makin lama makin naik dan pembangunan yang terbatas.
Menata ruang minimalis anti pesimis

Kamis, 01 Agustus 2019

Vaksin Flu Setahun Sekali Proteksi Tubuh Dari Virus Influenza

Agustus 01, 2019 2 Comments
Salah satu penyakit yang sering dan mudah saya alami itu yaitu flu. Kalau sudah bersin-bersin, sedikit pusing, badan meriang, itu sudah tanda-tanda terserang flu. Aduh, bikin nggak enak beraktivitas deh pokoknya. Apalagi saya punya alergi asma, flu bisa jadi salah satu pencetusnya. 

Soal pengobatan, saya biasanya cuma minum obat flu dan istirahat. Itu biasanya cukup ampuh buat saya supaya nggak meler dan sesak nafas. Tapi kalau keseringan flu nggak enak juga kan. Ngeluarin ingus yang nggak abis-abis. Biasanya flu itu cepat banget nular ke orang terdekat, apalagi ke anak-anak. Ada salah satu cara biar nggak sering-sering terkena flu yaitu vaksin flu. Mahal nggak ya?

Ayo vaksin flu
tubuh kuat kayak Iron Man

Selasa, 30 Juli 2019

Perayaan Festival Literasi Sekolah 2019, Literasi Bagian Dari Hidup Keseharian

Juli 30, 2019 0 Comments
Dahulu kala, Nabi Muhammad SAW mendapatkan sebuah Wahyu dari malaikat Jibril yang memerintahkan beliau untuk membaca. Iqra...Iqra...bacalah...bacalah. Dari peristiwa tersebut turun surat Al-'Alaq ayat 1-3 dalam Alquran. Ayat tersebut mengandung perintah untuk membaca dengan menyebut nama Tuhanmu Yang menciptakan.

Membaca bukan hal baru lagi bagi manusia. Media membaca juga banyak pilihan. Buku, majalah, koran, novel, menjadi wadah untuk bacaan. Dari zaman ke zaman, banyak perubahan tentang membaca. Minat membaca mulai berimigarsi dari kertas ke digital saat dunia internet menggema.

Rayakan Festival Literasi Sekolah 2019

Kini, tidak hanya membaca saja yang dikuasai, tapi juga kemampuan dan keterampilan lainnya. Pernah dengar istilah literasi? Memang kata tersebut saya baru dengar, namun ternyata sudah saya lakukan tiap hari. Literasi berasal dari bahasa Latin, literatus, artinya orang yang belajar.

Literasi menurut Wikipedia adalah istilah umum yang merujuk kepada kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.


Perayaan Festival Literasi Sekolah 2019 


Akhir bulan Juli, diadakan Festival Literasi Sekolah 2019 (FLS)  yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hadjar Dewantara, Kemendikbud, Senayan, Jakarta.  Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 25 - 29 Juli 2019. Namun acara dimulai tanggal 26 Juli.

Susunan acara dibagi menjadi 4 bagian. Pertama, pembukaan FLS yang dipusatkan di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud Senayan Jakarta. Kedua, pameran literasi yang berada di samping Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud Senayan Jakarta. Ketiga, festival literasi yang dilaksanakan di sekitar Gedung Ki Hadjar Dewantara Kemendikbud, yaitu Panggung Utama, Pojok Literasi, Ruang Serbaguna Perpustakaan, dan Ruang Teater Perpustakaan Kemendikbud. Keempat, kegiatan lomba literasi yang dilaksanakan di beberapa lokasi sekitar Jabodetabek.

Turut merayakan FLS 2019

Ternyata dibalik semua kegiatan bagus ini ada latar belakang yang menyertai. Pada tahun 2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen) menggagas Gerakan Literasi Sekolah (GLS).

Beda arti dengan Literasi, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran, yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.


Baca juga ya : Kriteria Kota Layak Anak


Ini sebuah amanah kepada sekolah untuk melakukan kegiatan membaca buku nonpelajaran selama 15 menit setiap hari. Kayak baca novel, majalah, atau koran. Hal ini terdapat  dalam Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan membaca siswa Indonesia hingga orang dewasa berada pada level rendah. Aduh, ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Salah duanya dari hasil penelitian tersebut antara lain:
  1. Programme for International Student Assessment (PISA) bagi siswa usia 15 tahun (kelas IX/X) menempatkan Indonesia pada peringkat ke - 57 (65 negara peserta, tahun 2009), peringkat ke - 64 (65 negara peserta, tahun 2012), dan tetap pada peringkat ke - 64 (72 peserta, tahun 2015).
  2. Kemampuan membaca orang dewasa berdasarkan hasil The Programme for the International Assessment of Adult Competencies (PIACC, Maret 2016) juga dalam posisi rendah, level terbawah dari negara peserta. Data sejak SD hingga orang dewasa tampak ajek. 

Nah, dari situlah muncul kolaboratif antar pegiat literasi dari berbagai unsur menggelar Festival Literasi Sekolah.


Pembukaan

Kebetulan saya hadir pada hari Jumat (26 Juli). Plaza Insani Berprestasi sudah dipenuhi oleh berbagai anak sekolah (SD-SMA/K), pendamping, juri, panitia pusat, panitia daerah, dan fasilitator. Saat saya masuk ke dalam gedung, area utama acara sudah dipenuhi oleh partisipan. Banyak anak sekolah bertebaran di sana sini, jadi ingat zaman sekolah dulu saya. 

Foto atas : Pak Menteri
Foto bawa : Pak Sekjen

Pembukaan Festival Literasi Sekolah dibuka langsung oleh Bapak Menteri Pendidikan & Kebudayaan Republik Indonesia, Prof.  DrMuhadjir Effendy, MAP, dan Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Didik Suhardi, Ph.D. Oh ya, baru kali ini saya menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya 3 Stanza. Jadi ingat film WAGE (2017) yang menceritakan tentang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Literasi itu menjadi salah satu tolak ukur kemajuan sebuah bangsa, kata Pak Muhadjir Effendy

Sebuah kutipan dari bapak menteri yang membuat saya makin melek tentang literasi. Festival Literasi Sekolah 2019 resmi dibuka dengan pemencetan sirine yang dipimpin langsung pak menteri. Beliau juga menuliskan sebuah pesan literasi untuk anak Indonesia seperti foto di bawah ini.

Pesan literasi dari pak menteri

Tema FLS tahu ini adalah Multiliterasi: Mengembangkan Kemandirian dan Menumbuhkan Inovasi. Dengan tema ini, diharapkan perayaan literasi nasional dapat memotivasi warga sekolah menjadi warga yang mandiri dan inovatif. Pada tahap selanjutnya, diharapkan mereka menjadi warga yang literat sepanjang hayat. Kegiatan FLS tahun 2019 ini dapat dibagi menjadi empat. Nanti saya jabarkan di bawah ya.

FLS adalah perayaan literasi yang mewadahi warga sekolah yaitu siswa, guru dan kepala sekolah, serta pegiat literasi dari berbagai macam profesi, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi, dan orang tua dalam sebuah forum bersama. Tahun 2019 ini merupakan penyelenggaraan FLS ke - 3.

FLS 2019 resmi dibuka

Dasar Hukum :

1. Undang - undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan 
Nasional.

2. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi 
Pekerti. 


Tujuan

1. Mewadahi sekolah dan pemangku literasi untuk saling berbagi praktik baik dan pengalaman berliterasi.

2. Menghimpun seluruh pemangku literasi dalam kegiatan bersama untuk berbagi praktik baik dan menjalin jejaring literasi.

3. Mengembangkan kemandirian dan menumbuhkan inovasi di lingkungan sekolah

4.  Mengguga kesadaran masyarakat bahwa literasi adalah bagian dari hidup keseharian

5. Membangun pembelajar sepanjang hayat.

Sebelum meninggalkan panggung, pak menteri menuliskan pesan literasi ini


Pameran Literasi 

Di Festival Literasi Sekolah ini banyak booth yang dipamerkan dari semua sekolah yang ikut partisipasi. Karena saya datang hari pertama jadi suasana Plaza Insan Berprestasi penuh sekali. Apalagi kedatangan Bapak Mentri. Setelah acara pembukaan selesai, saya berkeliling booth dong. Seru banget lihat hasil karya yang dipamerkan sama adik-adik sekolah ini.

Saya menyambangi booth SMPN 1 Kota Bogor. Salah satu siswanya sudah punya 1 buku fiksi antologi cerita fantasi berjudul Surat Dari Abad 26 karya Rafina kelas 3 SMP.

"Ini buku karya siapa?" tanya saya

" Karya saya Bu," jawab Rafina

Ternyata penulisnya sendiri yang stand by di booth sekolahnya. Sebelum pergi pun saya sempat foto bareng dengannya. Oh ya pak Sekjen Kemendikbud juga mampir lho di booth ini.

Masih muda dan berbakat (yang kanan saya)

Pak Didik Suhardi

Sebelah booth SMPN 1 Bogor, ada hal unik yang baru saya temukan. SMP Permata Insani Kab. Tangerang, Banten punya konsep mengurai sampai organik dengan belatung. Maaf ya kalau agak buat jijik gambarnya. Apalagi yang saya melihat langsung belatung itu meliuk-liukkan badannya. Grrr....

Ternyata konsep ini dilakukan agar sampah organik cepat terurai, khususnya sampah yang ada di sekolah. Belatung itu akan memakan sisa sayuran, buah atau sisa makanan manusia. Konsep ini sudah dilakukan selama 1 tahun oleh siswa dan terbukti efektif. Jika sampahnya habis,maka belatung itu akan berubah jadi lalat atau kupu-kupu.

Belatungnya banyak kaannnn

Buku biografi Mendan Arang

Sebenarnya banyak banget booth yang saya datangi. Cuma 2 diantaranya saya lebih suka. Saya juga mengunjungi booth SMK Tridya Pratama, dimana siswinya memperkenalkan seorang seniman asli Kalimantan Utara, Mendan Arang namanya, ia melestarikan alat musik Sampek. Beliau generasi ke 2 dari bapaknya yang seorang maestro dan pernah mendapatkan penghargaan dari Kemendikbud. Biografinya tertulis dalam buku yang dilombakan buku elektronik tokoh vokasi.

Festival Literasi 

Kegiatan Festival Literasi berada  di empat
lokasi sekitar Gedung Ki Hadjar Dewantara Kemendikbud, yaitu Panggung Utama, Pojok Literasi, Ruang Serbaguna Perpustakaan, dan Ruang Teater Perpustakaan Kemendikbud.

Di hari terakhir terakhir ada peluncuran buku "Tomo" karya Sari Okano. Buku yang menceritakan tentang perjuangannya dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus (ABK). Kini, Tomo sudah berusia 20 tahun dan hadir juga saat peluncuran buku ini.

Tomo (paling kiri) dan Sari Okano sebelahnya

6 literasi dasar

Kegiatan Festival Literasi itu bisa berupa diskusi, pelatihan, peluncuran dan bedah buku yang mencakup enam literasi dasar yaitu baca-tulis, numerasi, sains, digital, finansial, dan budaya dan kewargaan. Tentunya yang menjadi mentor adalah para narasumber terpercaya.


Perlombaan

Banyak perlombaan yang menyangkut tentang literasi. Ada lomba baca puisi, menulis cerpen, pidato bahasa Inggris dan Jepang, pantun, menulis esai, mendongeng, cipta syair, Story telling, menciptakan meme, menciptakan syair digital, menciptakan komik digital, sudut baca vokasi, dll. Perlombaan ini bisa diikuti oleh semua sekolah yang hadir.

Saat berkeliling booth (lagi) saya sempat ketemu dengan 2 orang gadis dari Jayapura yaitu Putri SMPN 2 Jayapura lomba menulis essay "Sentuhan Cinta dalam Rajutan Noken". Noken adalah tas kerajinan tangan yang terbuat dari serat kayu. Lalu, ada Salsa dari  SMP YPPK BONAVENTURA  mengikuti lomba pantun.

Bersama Putri (tengah) dan Salsa

Yayang, lomba pidato Bahas Inggris 

Lomba pidato bahasa Jepang

Dan..masih banyak lagi perlombaan yang diadakan. Tempat lombanya pun berbeda-beda, tidak hanya di Kemendikbud saja. Seru dan ikutan bangga melihat adik-adik sekolah ini sudah menorehkan prestasinya buat sekolah dan dirinya sendiri. Dulu, gue kemana aja ya. LOL.

Festival Literasi Sekolah 2019 yang berlangsung selama 4 hari berturut-turut sukses digelar. Saya sebagai pegiat literasi digital (baca : blogger) sangat mendukung ajang tahunan ini terus digelar. Menghadirkan lebih banyak lagi pendukung literasi Indonesia. Saya kutip sebuah quote dari Lenang Manggala, "Penguatan budaya literasi adalah kunci memajukan negeri ini". Mari kita tanamkan minat membaca sejak dini dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.


Media sosial
Www.dikdasmen.kemdikbud.go.id

Twitter :
@DikdasmenDikbud

Instagram :
 @dikdasmen_kemdikbud



***