Senin, 22 Juli 2019

Medikids Summarecon Bekasi, Klinik Spesialis Gigi Anak dan Keluarga

Juli 22, 2019 0 Comments
Daripada sakit hati, lebih baik sakit gigi ini. Biar tak mengapa. Rela rela rela aku relakan

Sebait lagu dari penyanyi dangdut legendaris, Meggy Z, begitu melekat bagi yang kecewa karena cinta. Pecinta dangdut pasti tahu deh lagu ini. Saya juga tahunya karena sering dengerin lagu dangdut dari ibu saya. Cuma saya nggak rela kalau sakit hati disamain sama sakit gigi. Kalau sakit gigi ada obatnya, bisa periksa ke klinik gigi, sedangkan sakit hati, apa ada klinik penyembuh hati yang lama bersemayam di lubuk hati terdalam? LOL, curcol dikit.

Berada di Medikids Summarecon Bekasi

Bicara sakit gigi, memang penyakit yang paling nggak enakin. Sebenarnya semua penyakit memang nggak enak sih, tapi kalau sudah sakit gigi, mau ngapain juga nggak bebas. Tidur salah, makan salah, ngomong salah, serba salah pokoknya. Saya pernah ngalamin kayak begini. Bawaannya tuh emosi mulu. Bagaimana kalau anak-anak yang sakit gigi ya? Aduh, ribet kali ya, emaknya jadi senewen juga.

Sabtu, 20 Juli 2019

Seberapa Layakkah Tempat Tinggalmu Sebagai Kabupaten atau Kota Layak Anak?

Juli 20, 2019 5 Comments
Tempat tinggal menjadi hal utama untuk kita berlindung dari segala keadaan. Banyak faktor yang menyebabkan orang ingin tinggal di suatu tempat. Inginnya tinggal di daerah yang aman, nyaman, tentram, segar dan didukung oleh segala fasilitas. Enak banget ya tinggal di tempat begini. Nggak bakal pindah tempat. Mimpi kali yeee.


Jakarta pantas ga jadi Kota Layak Anak?

Kalau sudah berkeluarga, anak-anak menjadi prioritas utama. Segala apa yang kita putuskan bisa mempengaruhi pada kebutuhan mereka. Salah satunya tempat tinggal. Apa kota kita sudah layak dijuluki sebagai Kabupaten atau Kota Layak Anak (KLA)? Mari kita cari tahu kriteria-kriteria atau indikator apa saja kota tempat tinggal kita dijadikan Kabupaten atau Kota Layak Anak (Child Friendly City). 

Jumat, 19 Juli 2019

Review Produk Yummy Bites Kiddy Extra Virgin Olive Oil, Segala Kebaikan Dari Minyak Zaitun

Juli 19, 2019 1 Comments
 Demi buah tin, buah zaitun, bukit Sinai dan negeri yang aman ini.” 
(QS at-Tin [95]: 1-3)

Tidak asing bagi saya dan kalian yang beragama Islam dengan salah satu ayat suci Alquran di atas. Zaitun merupakan salah satu dari buah-buah yang disebutkan dalam Alquran.  Sebenarnya buah zaitun disebutkan beberapa kali dalam Alquran diantaranya dalam surah An-Nur ayat 35, surah Al-Mu'minun ayat 20, dan surah An-Nahl ayat 10-11. Oleh karena itu, buah zaitun dijadikan pohon paling diberkahi dalam Alquran. 


Minyak zaitun dengan perasan pertama

Minggu, 14 Juli 2019

Jumat, 12 Juli 2019

Revu Korean Week Berikan 155 Produk Gratis Asli Korea

Juli 12, 2019 7 Comments
Sejak drama Korea menjamur dan menjadi tontonan favorit kaum wanita, jadi banyak juga produk kecantikan buatan Korea yang dikeluarkan. Kayaknya sekarang nggak sulit lagi membelinya karena bisa didapatkan di toko-toko mall terdekat atau pesan secara daring. Tinggal cek toko daring yang dituju terus cari deh produk kecantikan buatan Korea. 


Jangan lewatkan kesempatan bagus ini

Kalau ada yang gratis, kenapa harus beli? Asyik kan. Memang ada yang mau kasih produk kecantikan Korea atau K-Beauty secara gratis? Ada dong! Selain dikasih produk gratisnya, bisa menangin banyak hadiahnya juga kalau ikut kompetisinya. Maka itu, Revu Indonesia punya info menarik bagi kalian pecinta K-Beauty. Biar makin terlihat cantik kayak Song Hye Kyo 😆.

Pengertian Revu Indonesia


By the way, ada yang sudah tahu Revu Indonesia? Kalau ada yang belum tahu, saya kasih sedikit penjelasan ya. Jadi, Revu Indonesia adalah review platform yang memberikan kesempatan kepada penggunanya merasakan bekerja sebagai content creator, juga menghubungkan advertiser dengan reviewer untuk menghadirkan ulasan terbaik di media sosial sepeti blog, Instagram maupun facebook.

Tampilan dashboard Revu Indonesia via desktop

Kalau kamu suka menulis atau mengulas suatu produk, bisa gabung di Revu Indonesia. Caranya gampang kok, kunjungi id.revu.net dan ikuti cara pendaftaran. Kalau sudah jadi member bisa mengikuti 1 campaign selama 90 hari. Jika terpilih, reviewer wajib mereview produk sesuai jadwal posting.

Kalau mau ikutan mereview, pilih saja campaign yang tersedia dengan memasukkan informasi yang diminta. Biasanya disediakan jatah kuota pendaftaran. Makanya sebelum ditutup waktunya, buru-buru daftar deh. Saya pun pernah beberapa kali dapat campaign dari Revu Indonesia.

Baca dong Review Film Mantan Manten

Revu Indonesia Hadirkan Revu Korean Week


Kabar gembira nih bagi pecinta produk kecantikan buatan Korea. Revu Indonesia membuat campaign bertajuk Revu Korean Week "Spark Your K-Beauty". Ini adalah campaign khusus dari Revu Indonesia melalui kerjasama dengan brand-brand asal Korea untuk memberikan sampel produk gratis kepada reviewer terpilih. Semua produk akan di naikkan secara berangsur yang branded dari Korea dengan fokus kategori Beauty. 

Campaign ini akan dilaksanakan pada minggu 3 bulan Juli, mulai dari Senin 15 Juli s/d Jumat 19 Juli 2019. Selama 1 minggu tersebut, akan ada ragam campaign review produk K-Beauty setiap harinya. Wuuuu....seru banget kan! Nggak sabar  rasanya ikut campaign ini.

Nggak cuma 1 produk yang diberikan gratis, tapi 155 produk gratis kecantikan buatan Korea. Oh my God...oh My God...banyak banget kan. Gratis semua lho itu. Pengen banget kayak Song Hye Kyo pakai produk kecantikan buatan Korea. ngarep.

Produk K-Beauty yang bisa didapatkan mulai dari sampo, kosmetik, skin care hingga perhiasan. Kamu bisa mengikuti 21 campaign selama 1 minggu. Harga-harga produknya kisaran Rp 200.000 - Rp 500.000.

Saya ikutan dong campaign Revu Korean Week
Selain bisa ikutan campaign-nya, kamu berkesempatan dapetin hadiahnya lebih dari 2 juta rupiah. Karena akan ada  6 kategori yang dilombakan. Kategorinya adalah :
  1. “Most Best Reviewer” - Voucher belanja Rp200.000: Diberikan kepada reviewer terpilih dengan konten review terbaik dari yang terbaik di antara konten reviewer lainnya.
  2. “Most Selected” - Voucher belanja Rp50.000 bagi 3 pemenang: Kategori ini hadiahnya Rp50.000 bagi 3 Revurian yang paling banyak terpilih menjadir reviewer selama masa campaign Revu Korean Week ini.
  3. “Best Reviewer” - Voucher belanja Rp50.000 bagi 21 pemenang: Hadiah ini diberikan kepada Reviewer yang menjadi “Best Reviewer” di seluruh 21 campaign selama fase Revu Korean Week. (1 campaign= 1 “Best Reviewer”)
  4. "Greatest Content on IG Post” - Voucher belanja dengan total Rp300.000 bagi 3 pemenang: Akan diberikan kepada 3 Revurian dengan konten visual sertac paling menarik melalui media IG Post (juara 1: Rp150.000, Juara 2: Rp100.000, Juara 3: Rp50.000).
  5. “Greatest Content on Blog Post” - Voucher belanja sebanyak Rp300.000 bagi 3 pemenang: Akan diberikan kepada 3 Revurian yang menulis karya reviewt dengan output blogpost (juara 1: Rp150.000, Juara 2: Rp100.000, Juara 3: Rp50.000)
  6. “Most Apply” - Voucher belanja sebanyak Rp150.000 bagi 3  ini dibepemenang.Hadiah diberikan kepada Revurian dengan jumlah apply/register/daftar campaign terbanyak selama periode Revu Korean Week ini. Tetapi nantinya, Revu akan menentukan 3 pemenang melalui undian. Dikarenakan kemungkinan adanya kesamaan dalam jumlah apply/register/daftar campaign.

Mau tahu cara ikutan campaign Revu Korean Week? Lihat langsung caranya disini. Pastikan kamu ikut, dapatkan produk gratisnya dan borong hadiahnya. Kapan lagi bisa ngerasain produk K-Beauty sebanyak 155 buah dan gratis pula. Ditunggu partisipasinya ya!


***

Kamis, 11 Juli 2019

Melepas Rindu Mendaki ke Gunung Prau

Juli 11, 2019 6 Comments
Sebuah ajakan naik gunung dari seorang teman menyasar ke direct message instagram saya pada tanggal 13 Juni 2019. Sebut saja namanya King.

"Prau yuk, sama bang Dolly, bang Pedot, Bray, Aming, Olip, Indri," kata King

"Budget berapa?" tanya saya.

"320 ribu itu estimasi paling gede. Bisa 200  ribuan mungkin," jawabnya.

 "Semalam doang di puncak?" tanya saya.

"Iyaa terus ke Dieng bentar," lanjut King.

"Kalo mau nomor wa lu berapa biar gw invite," kata King.



Kembali ke ketinggian 2590 mdpl

Rabu, 10 Juli 2019

Memudarkan Bekas Luka Pada Anak dengan LADERMA

Juli 10, 2019 12 Comments
Punya anak kecil itu memang menggemaskan sekaligus merepotkan. Gemasnya itu kalau dia lagi ketawa atau manja, repotnya kalau sedang rewel karena sakit, kalau nggak mau repot nggak usah punya anak lah. Saya punya balita usia 2 tahun yang sedang lucu-lucunya dan aktif banget. Saking aktifnya ada saja luka yang nempel di tangan, di kaki, di kepala, pokoknya hampir bagian tubuh ada luka kecil atau besar. Dimaklumilah punya anak kecil emang begitu. Nggak apa-apa luka di bagian itu, asal jangan luka di hati ya nak.

Pemudar bekas luka

Sabtu, 29 Juni 2019

Segera Cegah dan Kendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM)

Juni 29, 2019 15 Comments
Hampir 1,5 tahun ibu saya menjalani pengobatan jantung di salah satu RS umum di Cisalak, Depok. Saya masih ingat betul kejadian ibu terkena serangan jantung. Kaget dan bingung tindakan apa yang harus dilakukan. Rasanya kematian itu dekat sekali. Penyakit jantung salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang bisa  mematikan. Kalau tidak ada pengendalian dan pencegahannya, maka bisa merenggut nyawa kapan saja.

Sekarang ibu saya terlihat lebih sehat setelah menjalani 2 kali pemasangan ring pada jantungnya. Kontrol ke dokter dan minum obat juga rutin tiap bulan. Alhamdulillah semuanya menggunakan BPJS. Biaya pengobatan tidak terlalu membebani. Ibu saya juga masih bisa beraktivitas seperti biasanya.

Banyak penyakit tidak menular timbul dari merokok

Pijat Bayi Dengan Sentuhan Cinta Dari Johnson's

Juni 29, 2019 2 Comments
Banyak sekali momen yang bisa diciptakan antara ibu dan bayi. Salah satunya adalah pijat bayi. Momen yang bisa dilakukan kapan dan dimana saja, asal tepat ya. Ternyata tidak hanya orang dewasa saja yang suka dipijat, anak bayi juga butuh lho. Bukan sekedar membuat bayi menjadi nyaman, manfaatnya lebih dari itu.

Dulu, saat anak-anak masih bayi, kalau mau pijat saya bawa ke tukang pijat tradisional.  Biasanya yang memijat itu embah-embah atau nenek-nenek. Di dekat rumah ada tukang pijat tradisional yang ramenya minta ampun, apalagi tiap hari Jumat, ada saja yang datang dari mana-mana.


Belajar pijat bayi


Jumat, 21 Juni 2019

Morinaga Dukung #BekalPrestasi Si Kecil yang Alergi

Juni 21, 2019 41 Comments
Beberapa tahun silam ada seorang anak kecil yang kalau tidur tiba-tiba nafasnya bunyi ngik..ngik..ngik... Sampai dibawa berobat ke dokter spesialis paru-paru oleh tantenya. Setelah diperiksa ternyata anak tersebut menderita asma. Pantas saja badannya kurus, nggak tahunya ia mengidap asma yang tidak diketahui orangtuanya. 

Sebuah memori yang mengingatkan saya kembali pada masa itu. Ya, anak yang dimaksud adalah saya sendiri. Nurul kecil sudah terdiagnosa sakit asma sejak usia SD, saya lupa usia berapa saat itu. Pengobatan selama 6 bulan harus saya jalani. Namun gagal di bulan ke 4. Anak kecil mana yang tahan tiap hari harus minum obat puyer. Berobat pun berhenti begitu saja.

Saat saya kuliah, asma itu kembali kambuh. Semakin sering saya rasakan ketika merasakan kelelahan. Kalau sudah bersin berkali-kali tandanya saya akan terkena flu dan asma. Saya pun kembali jalani pengobatan 6 bulan sampai tuntas dan ditambah 3 bulan lagi. Kabut dalam foto Rontgen pun terlihat memudar. Apakah saya sembuh? Tidak 100%.

Dukungan Morinaga bagi Si Kecil yang alergi

Penyesalan memang selalu datang belakangan, perihal penyakit asma yang saya derita baru saya ketahui saat dewasa begini. Ternyata saya memiliki alergi. Alergi yang saya derita adalah debu dan asap rokok. Kalau sudah mencium itu, reaksi alergi saya langsung muncul dan mengakibatkan asma. Masih saya alami sampai sekarang.

Lain alergi lagi yang dialami oleh Audrey Fania, salah satu anak dari teman saya. Kalau dia alergi dengan asupan enak seperti susu, cokelat dan telur. "Langsung garuk-garuk dan merah kulitnya," pengakuan mama Audrey. Makanya Audrey selektif banget makannya, jangan sampai salah makan.

Melihat kondisi di atas membuat kita ingin tahu lebih jauh tentang alergi dan penanganannya. Yuk, simak lebih lanjut.

Apa Itu Alergi?

Saya rasa semua orang punya sifat alergi dalam dirinya. Terutama alergi kemiskinan ya 😁, saya juga alergi itu. Ada yang tahu apa itu alergi?

Menurut Dr.dr. Zakiudin Munasir, SpA (K) dari bukunya berjudul "Mengenal Alergi Pada Anak", alergi merupakan salah satu penyakit yang dapat diturunkan, biasanya dari orangtua.

Dari Wikipedia menyebutkan bahwa alergi 
atau hipersensitivitas tipe I (1 dari 4) adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik.

Nilai persentase alergi yang dialami oleh anak bisa mencapai 70% kalau orangtuanya ada alergi juga. Kalau tidak ada, maka sekitar 30% risikonya.

Baca juga : Pentingnya imunisasi bagi anak

Alergi itu muncul sebagai respon sistem kekebalan tubuh yang tidak normal terhadap benda atau zat yang sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh, misalnya susu sapi, sea food, kacang dll. Buat orang normal atau yang tidak punya alergi, itu semua biasa saja dimakan. Namun bagi penderita alergi, big no no


Kalau sudah kena debu dan flu, bikin nggak
enak badan

Ada obat buat penderita alergi? Selama ini belum ditemukan obat yang menyembuhkan, namun ada obat anti-alergi untuk meredakan alergi.

Salah satu ketakutan orangtua kalau si kecil memiliki alergi susu sapi dan produk turunannya seperti keju, yoghurt. Oleh karena itu, orangtua perlu melakukan pencegahan sebelum si kecil terkena alergi sebagai berikut :


  • memberikan ASI eksklusif
  • hindari asap rokok
  • ibu jangan pantang makanan selama hamil dan menyusui, beri MPASI saat anak usia 6 bulan
  • berikan susu formula bagi ibu yang tidak bisa memberikan ASI atas dasar hasil konsultasi dokter spesialis anak.

Jenis Formula Alternatif Bagi Penderita Alergi


Dari buku "Mengenal Alergi Pada Anak" yang saya baca, terdapat beberapa jenis formula alternatif yang terbukti cocok bagi yang alergi susu sapi :
  1. Formula susu sapi terhidrolasi ekstensif. Bahan utamanya tetap susu sapi yang sudah dilakukan hidrologis secara ekstensif terhadap molekul proteinnya. Formula ini disebut juga sebagai susu hipoalergenik.
  2. Formula soya atau kedelai. Bahan dasarnya berupa isolat kedelai yang berasal dari protein kedelai yang dihidrolisis. Artinya formula ini tidak mengandung protein susu sapi sama sekali. Jadi bahan kandungannya cocok buat pasien alergi. Sekitar 85-90% anak alergi cocok dengan formula ini. Rasanya juga lebih enak dan harga relatif murah.
  3. Formula asam amino, merupakan formula yang dibuat dari elemen asam amino yang tak mengandung protein susu sapi sama sekali karena tidak meninggalkan residu peptida yang merangsang reaksi peradangan pada saluran cerna. Formula ini sebagai pengganti susu sapi untuk pasien dengan alergi susu sapi berat atau tidak tahan dengan susu sapi terhidrolasi ekstensif, maupun dari soya. Harganya lebih mahal dari yang lain karena proses pembuatannya juga sulit.

Jadi sudah tahu kan mana yang lebih baik buat anak mom yang alergi?

Morinaga Chil Kid Soya
Susu formula bagi Si Kecil yang alergi susu sapi

Morinaga Allergy Week 2019 Dukung Si Kecil yang Alergi Berprestasi


Tidak ada batasan si kecil yang alergi untuk tidak berprestasi. Maka itu, Morinaga sebagai salah satu brand unggulan PT Kalbe Nutritionals rutin mendukung program World Allergy Week tiap tahunnya. Kali ini  dalam rangla Morinaga Allergy Week 2019, Morinaga berkomitmen dukung si kecil dari segala aspek kehidupannya.


Suasana seminar edukasi

World Allergy Week sendiri diselenggarakan pada tanggal 7-13 April 2019 dengan tema "The Global Problem of Food Allergy".  Program tahunan World Allergy Organization (WAO) ini mengangkat tema tersebut berangkat dari fakta bahwa masalah alergi menjadi masalah global. Tiap orang mempunyai kondisi alergi yang berkaitan dengan makanan berbeda. Maka itu topik ini rutin diberikan kepada orangtua agar tahu bahwa alergi bisa diatasi dan dicegah bakat alerginya.

Morinaga juga mengadakan seminar di rumah sakit untuk mengedukasi mengenai alergi si kecil. Diberikan pemahaman, pencegahan dan solusi pada orangtua agar si kecil yang menderita alergi tumbuh kembangnya optimal dan bisa berprestasi.


Edukasi seminar ke rumah sakit

Dalam rangka mendukung penuh si kecil yang alergi, tahun ini Morinaga Allergy Week mempersembahkan program #BekalPrestasi. Program yang terdiri dari edukasi alergi lewat hospital seminar yang didukung oleh dokter spesialis anak ahli alergi di berbagai kota besar di Indonesia, kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak dari KLIKDOKTER, penyediaan asuransi pendidikan anak, penyediaan asuransi jiwa untuk orangtua, serta inovasi produk berupa varian terbaru dari Chil Kid Soya rasa madu untuk memenuhi kebutuhan dan kelengkapan nutrisi si kecil. Dukungan penuh ini diharapkan bisa membantu generasi platinum untuk mencapai cita-cita dan kualitas terbaik darinya, jelas Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals.

Saya senang sekali ada program #BekalPrestasi dari Morinaga Allergy Week ini. Memberikan peluang yang baik bagi orangtua yang mempunyai anak alergi. Setidaknya tidak ada kesenjangan diantara anak lainnya. Meskipun alergi tetap berprestasi dong.

Baca lagi : Cara sehat bugar dengan vitamin dan olahraga

Morinaga Chil Kid Soya #BekalPrestasi Anak Alergi




Kalau saya sih sudah bisa mencegah sendiri alergen yang saya alami, tapi bagaimana dengan Audrey yang alergi susu, cokelat dan telur? Dia masih butuh asupan sehat & bergizi buat tumbuh kembang optimalnya. Memang ada susu buat anak alergi? Ada dong!

Sebagai bentuk inovasi dari program #BekalPrestasi dalam rangka Morinaga Allergy Week 2019, PT Kalbe Nutritionals menghadirkan Morinaga Chil Kid Soya rasa madu. Rasa yang disukai anak-anak.

Semua pasti sudah tahu susu Morinaga. Sedikit informasi tentang Morinaga nih, tahun 1986 Kalbe Nutritionals & Morinaga Jepang membentuk kerjasama dengan memproduksi dan menjual produk Morinaga di Indonesia. Dengan fokus pada ASI sebagai sumber ideal nutrisi, Morinaga Nutrition Research Center Jepang telah melakukan banyak penelitian.



Inovasi unggulan dari Morinaga yaitu Formula Platinum dengan sinergi nutrisi lengkap yaitu Kecerdasan Multitalenta (Brain Care), Pertahanan Tubuh Ganda (Body Defense), Tumbuh Kembang Optimal (Body Growth), untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia menjadi Generasi Platinum.

Sekarang bagi ibu-ibu yang punya anak alergi tidak perlu khawatir lagi. Karena sudah ada Morinaga Chil Kid Soya rasa madu. Selain rasanya yang enak, madu berkhasiat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan anak-anak karena mengandung banyak nutrisi, antioksidan, membantu proses pertumbuhan sel-sel dan jaringan tubuh anak, melawan penyebab alergi atau histamin yang menyebabkan reaksi alergi.

"Hasil survey terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak yang alergi susu sapi, menunjukkan bahwa 100% Bunda SETUJU Morinaga Soya MoriCare+ Prodiges mengurangi gejala alergi dan alergi tidak muncul, berdasarkan hasil survey Home Tester tahun 2018. Artinya Morinaga Chil Kid Soya sesuai untuk dikonsumsi Si Kecil yang alergi dan memiliki nutrisi yang diperkaya, setara dengan kebaikan susu sapi untuk tumbuh kembang Si Kecil. Kini hadirnya varian madu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan Si Kecil terhadap variasi rasa," ungkap Helly Oktaviana, Group Business Unit Head Nutrition for Kids Kalbe Nutritionals.


Pernah ketemu dan foto bareng Astrid Tiar

Tidak hanya para ibu-ibu aja nih yang mengakui Morinaga Chil Kid Soya cocok mengurangi alergi, tapi juga artis cantik Astrid Tiar juga menggunakan Morinaga Chil Kid Soya untuk putri tercinta, Anabel. Ia mengaku cocok dan menyukai susu ini untuk anaknya. Kebetulan varian madu kesukaan anaknya juga. Makanya anaknya senang susu favoritnya punya varian madu.

Kenapa sih anak yang alergi harus minum susu ini? Karena Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ Prodiges adalah formula pertumbuhan dengan isolat protein kedelai, serta kombinasi antara zat gizi makro (protein) dan mikro (14 vitamin dan 9 mineral) yang dapat membantu kebutuhan gizi anak. Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ Prodiges dilengkapi dengan Bifidobacterium longum BB536 dan Bifidobacterium breve M-16V. Susu ini untuk anak usia 1-3 tahun.



Kandungannya terdiri dari :

1. Protein : salah satu komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

2. Vitamin B12 : berperan sebagai koenzim dalam pembentukan asal nukleat misalnya pembentukan sel darah merah.

3. Zat Besi : komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

4. Zink dan Vitamin A : membantu mempertahankan keutuhan lapisan permukaan mata, saluran pernafasan, kulit, dan saluran pencernaan.

5. Tinggi Kalsium dan Vitamin D : membantu dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.

Ikutan yuk,
 hadiah lumayan buat masa depan Si Kecil

Morinaga Allergy Week tidak hanya melakukan seminar edukasi dalam program #BekalPrestasi, tapi juga mendukung prestasi Si Kecil dengan mengadakan semacam kuis dengan periode 25 April - 3 Juli 2019. Pasti pengen semua nih karena hadiahnya banyak banget yaitu dana pendidikan Astra Life senilai total Rp 500 juta untuk 5 pemenang, dan asuransi jiwa senilai total Rp 1 Miliyar untuk 2000 pemenang, dan voucher belanja 200.000 untuk 3 pemenang mingguan.

Berminat kan ikutan program #BekalPreatasi ini. Bisa diakses langsung ke website Morinaga Allergy Week yaitu www.cekalergi.com/BekalPrestasi atau mengunjungi supermarket terdekat. FYI, Chil Kid Soya pernah mendapatkan penghargaan dari Mother & Baby Reader's Choice Award 2018.

Kesimpulannya adalah tiap anak berhak mendapatkan kebutuhan gizinya. Baik anak alergi ataupun tidak alergi tetap harus berprestasi dong. Seperti halnya Audrey Fania. Jangan sampai kendala kesehatan jadi membatasi bakat anak. Maka itu orangtua harus memberikan bekal yang tepat bagi Si Kecil alergi tetap berprestasi.


Kunjungi media sosial Morinaga
Facebook: Morinaga Platinum
Instagram : @Morinagaplatinum
Twitter : @MorinagaID
YouTube : MorinagaPlatinum





****

Camilan Keju Praktis Pembawa Senyum

Juni 21, 2019 31 Comments
Ngemil atau makan kudapan dalam jumlah kecil menjadi hal favorit semua orang. Kalau saya ditanya camilan apa yang paling disuka? Jawabannya keju. Dari 3 anak ibu, saya paling doyan makan keju, saudara lainnya lebih suka cokelat. Ibarat buah jatuh nggak jauh dari pohonnya, anak pertama saya pun juga suka makan keju.

Camilan praktis baru Gie

Makanya pas Hari Raya Idulfitri, saya membuat kue keju atau kastangel lebih banyak daripada nastar. Biarin deh modalnya lebih banyak, tapi camilan berbahan keju ini bisa saya makan sampai habis. Saya memang maruk dengan keju, makanya kalau saya mampir ke rumah kalian, simpan baik-baik ya. Nggak mau kan toplesnya saya kekepin terus 😀.

Minggu, 16 Juni 2019

Banyak Diskon Besar Di Jakarta Fair Kemayoran

Juni 16, 2019 0 Comments
Hal yang paling dicari saat berkunjung ke suatu acara adalah potongan harga atau discount (diskon). Kalau sudah melihat angka 50% dan 70% sudah bikin mata ini melotot. Khususnya buat kaum wanita nih suka banget kan sama potongan harga. Berarti cocoklah mampir ke Jakarta Fair Kemayoran. Hati-hati kalap belanjanya ya.

Siap borong barang diskonan

"DoReMi & You" Film Asyik Saat Liburan

Juni 16, 2019 6 Comments
Nggak terasa ya libur Lebaran sudah berlalu. Padahal masih kangen kampung halaman dan kumpul keluarga. Pasti yang mudik banyak kenangan yang bisa disimpan dalam ingatan atau memori handphone. Jangan tanya saya mudik kemana, saya cuma di Depok aja. Hiks.

Film DoReMi and You
Nonton DoReMi & You dulu

Meskipun libur Lebaran telah usai, tapi masih ada liburan sekolah bagi anak-anak. Ada yang sudah ambil raport atau daftar sekolah baru. Kerepotan orangtua bakal dimulai. Soal liburan sekolah jangan khawatir kehabisan hiburan karena ada beberapa film Indonesia yang bisa ditonton mengisi waktu liburan bersama keluarga. Salah satunya film "DoReMi & You".

Jumat, 14 Juni 2019

Asyiknya Potong Rambut di Baby & Mommy Salon Depok

Juni 14, 2019 25 Comments
Paling susah ajak anak pertamaku, abang Gie buat potong rambut. Segala jurus rayuan yang saya kasih nggak mempan buat dia. Ada saja alasan supaya saya nggak pernah jadi potong rambut di tukang cukur. Memang selama ini saya ajak dia ke tukang cukur rambut dekat stasiun Depok Baru yang buat bapak-bapak itu lho. Habisnya belum nemuin salon anak di Depok.

Salon anak di Depok
Asyiknya ada salon anak

Ini anak kok rambutnya nggak rata begini ya, dalam hati saya bilang begitu saat mengusap-usap rambutnya ketika ia tidur. Kecurigaan saya benar, ternyata dia potong rambutnya sendiri pakai gunting kertas. Sempat saya omelin dia dan ajak cukur rambut supaya dirapihin. Malah dia nggak mau.

Selasa, 04 Juni 2019

Utamakan Aman, Selamat, Sehat Sampai Tujuan Bagi Pemudik

Juni 04, 2019 2 Comments
Bulan Ramadan tinggal hitungan hari menuju Hari Raya IdulFitri. Semua sibuk menyiapkan diri untuk bersilaturahmi nanti. Bagi yang merantau sudah siap mudik dari jauh hari, dengan tujuan berbeda destinasi. Kalau saya tetap disini, sambil menikmati Jakarta yang sepi nanti.

Kamu mudik naik transportasi apa? 

Seru ya yang bisa mudik ke kampung halaman. Bertemu dengan keluarga, saudara-saudara, para tetangga, para mantan yang ada disana. Pokoknya momen mudik itu sangat ditunggu-tunggu karena cuma setahun sekali. Rasanya sayang untuk dilewatkan.

Jumat, 31 Mei 2019

Waspada Virus Monkeypox Meskipun Belum Sampai ke Indonesia

Mei 31, 2019 1 Comments
Berita tentang Monkeypox atau cacar monyet sudah beredar dari sebulan lalu. Saya pikir ini spesies atau nama sejenis monyet terbaru. Karena isunya tidak terlalu beredar di masyarakat, atau mungkin saya kurang up to date. Setelah saya telusuri melalui sosial media, ternyata Monkeypox termasuk golongan cacar. Entah cacarnya kayak apa karena saya belum pernah lihat perwujudannya, namun harus diwaspadai penyebarannya.

Monkeypox bukan sejenis nama monyet

Penyakit menular ini menjadi viral karena ada pemberitaan bahwa warga negara Nigeria menderita Monkeypox saat mengikuti kegiatan di Singapura. Indonesia meski waspada karena letak geografisnya berdekatan dan persinggahan orang-orang ke sana juga mudah. Ditakutkan Monkeypox sampai ke Indonesia. Apa penyebarannya sudah sampai atau belum? Lebih baik kita ketahui lebih dalam tentang cacar monyet ini.

Kamis, 30 Mei 2019

Yuk, Belanja Di Jakarta Fair Kemayoran

Mei 30, 2019 0 Comments
Kalau datang ke Jakarta Fair Kemayoran kayaknya kalau nggak belanja nggak afdol rasanya. Kayak sayur asem nggak pakai asem gitu. Supaya nggak sia-sia datang jauh dari Depok ke Kemayoran, minimal belanja chiki khas PRJ lah. Masih ingat kan tentengan chiki yang isinya ada banyak?  Saya malah beli 2 lho saat pertama kali datang.

Siap #BelanjaDiJakartaFair

Rabu, 29 Mei 2019

Peluncuran Poster dan Trailer Film Koki-Koki Cilik 2

Mei 29, 2019 4 Comments
Liburan sekolah anak-anak sebentar lagi kan. Pasti para orangtua sudah punya banyak rencana untuk menghabiskan waktu liburan buat mereka. Ayo pada mau kemana  nih? Ke luar kota, luar negeri, atau di dalam kamar aja. Apapun kegiatannya nanti asal bermanfaat ya.

Official poster Koki-koki Cilik 2

Mau liburan tapi tetap hemat dan nggak perlu pergi jauh, mendingan nonton film ke bioskop bersama keluarga atau teman-teman. Kalian ingat nggak ada film anak-anak yang menceritakan tentang koki cilik? Yap, film Koki-Koki Cilik 2 akan segera tayang di bioskop tanggal 27 Juni 2019 nanti.

Selasa, 28 Mei 2019

"Blissful Ramadhan" Ramaikan Pesona Square Selama Bulan Ramadan

Mei 28, 2019 0 Comments
Antusias menyambut hari Raya IdulFitri 1440 H makin terasa. Semua orang sibuk mempersiapkan segala kebutuhan buat Lebaran nanti. Mulai dari pakaian, makanan, ganti hordeng, ngecat rumah, atau mempersiapkan diri saat ditanya "kapan nikah?" Berat ya persiapan terakhir ini.
Wanita mana yang nggak suka diskon

Minggu, 26 Mei 2019

Putuskan Mata Rantai Talasemia Pada Keturunan

Mei 26, 2019 26 Comments
Tiap keluarga ingin memiliki keturunan yang sehat jasmani dan rohani. Supaya bisa beraktivitas normal. Kalaupun sakit, ya jangan terlalu parah penyakitnya. Cukup batuk, flu, demam yang bisa diobati dengan mudah saja. Namun namanya penyakit tidak bisa ditawar oleh tubuh ini kalau memang sudah ada garis keturunannya. Salah satunya Talasemia.

Saya hadir di seminar Hari Talasemia Sedunia 2019

Tiap tanggal 8 Mei diperingati sebagai Hari Talasemia Sedunia. Bertepatan dengan hal itu, Kementrian Kesehatan RI mengadakan seminar dan skrining Talasemia pada tanggal 20 Mei 2019 di Aula Siwabessy, Gedung Prof. Sujudi. Saya bisa hadir ke acara ini dan mendengar langsung penjelasan tentang Talasemia dari narasumber :
  • DR. dr. Teny Tjitra Sari, SpA (K) - Divisi Hemato Onkologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak UI, RS Cipto Mangunkusumo 
  • dr. Iswari Setyaningsih, SpA, PhD
  • Tubagus Djumhana Atmakusuma - Perhimpunan Hematologi & Transfusi Darah Indonesia (PHTDI)
  • Doni Rifana - Pasien Talasemia

Para narasumber acara

Kamis, 23 Mei 2019

Perilaku "CERDIK & PATUH" Kendalikan Tekanan Darah (Hipertensi)

Mei 23, 2019 12 Comments
Penyakit tidak menular masih menjadi musuh dalam selimut bagi masyarakat. Serangan jantung dan darah tinggi diam-diam mengendap dalam tubuh dan sewaktu-waktu akan menyerang. Mengerikan sekali kalau hal itu terjadi. Bersyukur kalau masih bisa diselamatkan, kalau tidak? Tinggal tutup usia.

Sebenarnya saya masih sedikit trauma dengan kejadian ibu yang terkena serangan jantung tahun lalu (2018). Kalau tidak segera ditindak ke dokter, bisa lewat nyawa ibu saya. Dari kejadian itu, saya lebih waspada dengan jenis penyakit tidak menular. Salah satunya tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Selasa, 21 Mei 2019

Stop Mom War, Demi Kerukunan Ibu Se-Indonesia

Mei 21, 2019 0 Comments
Sudah hampir 7 tahun saya menyandang status sebagai seorang ibu. Banyak rintangan, tantangan, dan kesenangan selama mengarungi profesi mulia ini. Bersyukurnya saya punya beberapa role model yang bisa jadi panutan. Paling utama pastinya ibu saya, beliaulah yang menjadi guru dalam pengasuhan anak-anak. Meskipun gayanya masih old school, saya tetap menghormatinya.

Beda zaman, beda pula penanganan asuhan anak-anak. Era milenial serba digital begini banyak informasi yang bisa didapatkan dari media sosial. Ibu saya bilang nggak boleh gendong anak dicemplak nanti bentuk kakinya kayak huruf O. Kalau sekarang ada gendongan yang posisinya kakinya begitu. Malah bagus buat pembentukan kaki. Atau kasih makan anak saat usianya 3 bulan, padahal saran WHO anak baru boleh makan di usia 6 bulan.

Sumber foto @parentalkid

Minggu, 05 Mei 2019

Belanja Anti Boncos Selama Ramadan Bersama HERO Group

Mei 05, 2019 5 Comments
Marhaban ya Ramadhan. Alhamdulillah bisa bertemu bulan suci Ramadan kembali tahun ini. Bersyukur sekali atas nikmat sehat dan Islam yang Allah SWT berikan kepada saya, keluarga dan kerabat semua. Momen Ramadan memang paling ditunggu oleh seluruh umat muslim di dunia. Dimana semua ibadah menjadi target utama.

Di sini lho belanja anti boncos

Persiapannya sudah sejauh mana nih menyambut bulan puasa? Kalau saya belum ada persiapan khusus sih. Bagi saya menyiapkan fisik dan mental terlebih dahulu. Nggak mantap kan kalau sampai sakit menjalani ibadah puasa nanti. Selain itu, persiapan kebutuhan selama Ramadan juga perlu diperhitungkan. Tahu sendiri kan kalau bulan puasa itu hawa nafsu kita benar-benar di uji. Salah satunya hawa nafsu belanja.

Kamis, 02 Mei 2019

Kembalikan Relaksasi Tubuh di NEST Family Reflexology Bintaro

Mei 02, 2019 20 Comments
Hampir tiap malam, saya minta dipijat sama suami. Biasanya bagian pundak, punggung, betis, dan telapak kaki. Bagian-bagian tubuh yang paling sering merasa pegal setelah seharian beraktivitas. Untungnya suami lumayan jago dan enak cara pijatnya. Saya juga merasa nyaman dipijat sama orang terdekat.

Kadang pijatannya terlalu keras sih. "Ini sudah pelan - pelan mah mijitnya," kata dia kalau saya merasakan agak sakit saat dipijatnya. Namanya tenaga pria menyentuh di badan wanita, rasanya kan beda ya, ada kekuatan yang sedikit menekan. Kalau sudah merasa begitu, saya minta dia berhenti memijat. Bukannya hilang rasa pegalnya, malah tambah sakit semua badan saya.

Siap mau dipijat nih...

Selasa, 30 April 2019

Pentingnya Usia Muda Jaga Kesehatan Jantung

April 30, 2019 4 Comments
Saya masih teringat kejadian bulan Januari 2018, saat ibu merasakan keringat dingin bercucuran, nafas yang tergesa-gesa dan rasa nyeri di bagian dada kiri. Saya yang mengira hanya masuk angin biasa atau kelelahan sehabis mencuci baju. Siang itu juga, saya membawa ibu ke klinik yang biasa kami datangi berobat. 

Kami pergi menggunakan becak yang adanya di sebrang jalan raya. Dengan lunglai ibu berjalan sambil saya tuntun sampai duduk di becak. Nafas ibu makin megap-megap. Ketakutan akan kematian menimbun di kepala saya. Saya sempat ada permintaan negosiasi dengan Tuhan, jangan ambil nyawa ibu saat itu. Karena seperti melihat proses sakaratul maut.

Sayangi jantung kita

Sampai di klinik dan diperiksa oleh dokter dengan menggunakan kardiogram, ibu divonis kena serangan jantung. Antara percaya dan tidak. Namun hasil kardiogram membuktikan hal itu dan ibu harus diperiksa lebih lanjut oleh dokter spesialis penyakit dalam. Tapi dokter di klinik tersebut tidak memberikan kesan atau solusi yang baik bagi kami yang masih awam dengan serangan jantung. 

Sang dokter malah seakan-akan menakut-nakuti ibu kalau sampai di operasi. Pendek cerita, setelah melewati serangkaian pengobatan dan berakhir dengan pemasangan 3 ring jantung di salah satu rumah sakit yang menangani penyakit pembuluh darah dan syaraf di Depok, ibu berangsur sembuh. Dada kirinya sudah nggak sakit lagi, kadang sedikit nyeri kalau kecapean, bisa jalan dari rumah ke Tanah Abang sendirian. Nggak ajak saya sih ibu... 

Dari pengalaman penyakit ibu ini saya jadi lebih waspada dengan penyakit jantung. Salah satunya jantung koroner yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi sebesar 12,9% di Indonesia. Selain itu ada juga hipertensi dan stroke. Wah, penyakit tidak menular ini bikin ngeri saja ya. Apalagi targetnya menyerang usia lebih muda sekitar 25-29 tahun. Ada apa dengan generasi muda kita?

Hindari siklus ini 

Penyakit Jantung Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia


Hari Minggu, 28 April 2019, saya datang ke acara press conference peluncuran Nestle ACTICOR di GBK Pintu 7, Senayan, Jakarta dalam rangka mengajak masyarakat dalam hidup sehat dan aktif melalui #LiveHeartFirst Festival. Berbagai aktivitas seru bisa diikuti dalam acara ini. Mulai dari aktivitas fisik yang menyehatkan dan pemeriksaan kesehatan. 

Saat ditemui dalam talkshow bersama media dan blogger, dr. Johan Winata SpJP(K) FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah mengatakan bahwa faktor utama tingginya penyakit jantung di Indonesia karena gaya hidup tidak sehat karena kurangnya aktivitas fisik (33,5%), rendahnya konsumsi buah dan sayur (95,5%) dan tingginya tingkat stress usia 30an.

Para narasumber talkshow 

Kalau ibu saya usianya sudah menginjak 60an tahun. Mungkin ciri-ciri penyakit jantung sudah ada dari dulu, namun kami tidak mengetahui dan menghiraukan. Sampai akhirnya serangan jantung itu terjadi. Kalau kata dokter spesialis ibu di rumah sakit, ibu termasuk kuat. Karena biasanya kalau seseorang terkena serangan jantung itu langsung di rawat, minimal masuk IGD. Tapi ibu nggak langsung dirawat, pulang ke rumah dari klinik.

Baru tuh ibu periksa ke RS dengan proses pengobatan jalur BPJS. Alhamdulillah sampai sekarang tidak mengeluarkan biaya sepeserpun.

Upaya Menjaga Kesehatan Jantung 


Bagaimana menjaga kesehatan jantung kita? Pakar Kesehatan dan Kebugaran, Jansen Ongko, M.Sc, R.D. menjelaskan bahwa salah satu cara bijak menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin berolahraga. Jenis olahraga dibagi 2 yaitu olahraga anaerobik dan aerobik.

Olahraga anaerobik adalah olahraga dimana kebutuhan oksigen tidak dapat dipenuhi seluruhnya oleh tubuh dan dilakukan untuk jangka waktu singkat. Contohnya olahraga angkat beban, sprint (lari cepat), melompat, push-up, pull-up.

Ikuti langkah mudah ini yuk...

Olahraga aerobik merupakan olahraga yang dilakukan secara terus menerus dimana kebutuhan oksigen masih dapat dipenuhi tubuh. Misalnya jogging, lari, senam, renang, bersepeda. Olahraga ini baik bagi kesehatan jantung karena akan membuat denyut jantung meningkat, maka suplai oksigen dan aliran darah ke seluruh tubuh bertambah banyak.

Selain olahraga, upaya menjaga kesehatan jantung adalah mengonsumsi serat pangan sebanyak 7 gram sehari agar dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 9%. dr. Johan Winata SpJP(K) FIHA, menyarankan untuk memperbanyak konsumsi serat, mengurangi asupan lemak jenuh dan trans fat, dan beraktivitas fisik secara rutin. 

Nestle ACTICOR, Bantu Jaga Kesehatan Jantung


Nestle ACTICOR

Car Free Day hari Minggu itu, secara resmi memperkenalkan Nestle ACTICOR sebagai inovasi terbaru Nestle Indonesia dengan Beta Glucan dan Inulin yang membantu turunkan kolesterol.

Ibu Windy Cahyaning Wulan selaku Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia, mengatakan bahwa Nestle ACTICOR merupakan minuman mengandung susu rendah lemak yang dapat membantu menurunkan kolesterol karena mengandung serat pangan larut : Beta Glucan dan Inulin. Beta Glucan yang terkandung dalam Nestle ACTICOR berasal dari oat, sedangkan kandungan Inulin bersumber dari chicory roots. Keduanya adalah serat pangan yang telah teruji secara klinis mampu menurunkan kadar kolesterol. 

Kandungan lainnya yang terdapat pada Nestle ACTICOR adalah vitamin B1 dan B2 yang berperan sebagai koenzim perubahan Karbohidrat menjadi energi. Tersedia dalam 4 rasa yaitu Avocado, Banana, Chocolate dan Green-tea Latte. Minum sebanyak 2 kali sehari setelah makan. Jangan lupa disertai diet rendah lemak jenuh dan kolesterol. Lebih enak minumnya dalam keadaan dingin lho. Maknyussss.....


Yuk, jaga kesehatan jantung kita

Sekarang ibu sudah terlihat sehat meskipun harus rutin minum obat dan kontrol ke dokter. Kalau makan tidak boleh terlambat karena bisa gemeteran dan syarat minum obat jantungnya memang harus makan. Adanya Nestle ACTICOR ini saya bisa memberikannya ke ibu sebagai asupan sehat buat jantungnya. Biar terus berdegup. 

Kata dokternya, ibu nggak perlu lagi pasang ring jantung, asal dijaga saja pola makannya dan beraktivitas fisik. Seperti yang pemerintah gaungkan tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) supaya kualitas hidup meningkat. Mau kan usia hidup lebih lama? Meskipun usia di tangan Tuhan, tapi setidaknya kita jaga organ tubuh penting kita. Keep healthy all!



***

Minggu, 21 April 2019

Lengkapi Imunisasi Anak Wujud Dari Indonesia Sehat

April 21, 2019 0 Comments
Imunisasi menjadi sebuah perbincangan yang seru saat dilempar ke sebuah grup parenting di whatsapp. Ada yang pro dan kontra, ada yang mengeluarkan biaya sekian juta atau bahkan tak mengeluarkan biaya sama sekali. Kalau saya termasuk yang pro dan mengikuti program imunisasi pemerintah. Alhamdulillah kedua anak saya sampai sekarang tidak mengalami penyakit berbahaya yang diberikan imunisasi karena sudah terlindungi sejak ia lahir.


Tubuh sehat dari luar saja belum tentu jaminan bagi anak tidak terserang penyakit. Apalagi zaman sekarang banyak sekali penyakit bermunculan, kalau tidak dilindungi dengan imunisasi sejak dini, anak-anak kita bisa jadi korbannya. Nggak mau begitu dong ya. Maka itu, imunisasi menjadi garda kesehatan terdepan bagi anak.

Rabu, 10 April 2019

4 Peternak Sapi Perah Lokal Ke Belanda Berkat Kompetisi Farmer2Farmer 2019

April 10, 2019 1 Comments
Apapun profesinya kalau kamu lakukan dengan sungguh-sungguh pasti ada jalan keberhasilannya. Begitupun dengan 4 peternak sapi perah yang beruntung bisa terbang ke Belanda untuk menimba ilmu dari peternak sapi di sana. Momen yang begitu mengharukan saat saya melihat langsung pemilihan pemenangnya di Aula Pyramid, Gedung Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Saya iri dengan keberhasilan para peternak sapi perah itu.

pemenang kompetisi Farmer2Farmer 2019
Gerbang penyambutan