Sabtu, 16 Februari 2019

LEGOLAND® Malaysia Resort, Tempat Liburan Keluarga Di Asia

Februari 16, 2019 0 Comments
Bagi yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak, merencanakan liburan harus dipikirkan matang-matang. Kebutuhan bakal lebih banyak dibandingkan jalan-jalan sendirian. Kalau sendiri sih nggak ribet bawa barang, 1 koper juga sudah cukup. Satu hal yang sering jadi patokan adalah destinasi yang bisa dinikmati bersama. Misalnya anak-anak bisa nikmati hiburan sesuai usianya dan orang tua bisa menikmati juga suasananya. Kalau itu sih nggak perlu terbang jauh sampai jetlag, negara tetangga kita ada kok tempat wisata menarik. LEGOLAND® Malaysia Resort, jadi tempat pilihan liburan bagi keluarga di Asia Tenggara.

sea life pertama di Malaysia
Eksis dulu sebelum nonton

By the way, omongin soal LEGOLAND® Malaysia Resort, awalnya  saya cuma tahu dari teman-teman yang pernah pergi ke sana dan menuliskannya di blog atau postingan  foto di instagram. Namun, hari Selasa 12 Februari lalu, saya bersama Gie nonton film The LEGO Movie 2: The Second Part sekaligus memperkenalkan kembali LEGOLAND® Malaysia Resort dan objek wisata terbaru. Kira-kira apa ya? Pastinya wahana yang menambah keseruan liburan keluarga.

Rabu, 13 Februari 2019

Nggak Usah Baper Sama Demam Berdarah Dengue, Bisa Dicegah Kok

Februari 13, 2019 2 Comments
Bulan Februari masih termasuk musim hujan. Walaupun intensitas curah hujan nggak terlalu sering, tapi kita harus tetap waspada dengan penyebaran penyakit. Salah satunya Demam Berdarah Dengue. Beberapa waktu lalu saya lihat berita di televisi kalau Depok termasuk wilayah siaga DBD. Terbukti juga dari berita online yang saya baca.

Terdapat lima kelurahan yang tercatat tinggi penderita DBD yaitu Kelurahan Beji, Cipayung, Pancoran Mas, Harjamukti, dan Ratujaya. Pasiennya mencapai 300 orang lebih terhitung sampai akhir bulan Januari. Wah, wilayah Beji tempat tinggal saya termasuk nih. Semoga tidak sampai menjalar ke sekitar rumah. Demam Berdarah Dengue bikin resah aja nih. Bikin baper ibu-ibu kayak saya yang punya dua anak. Kalau sakit kan eksplorasinya berkurang.

Baca juga ya Iya Boleh' Kata Ajaib Kembangkan 5 Karakter Anak Unggul Indonesia

Senin, 11 Februari 2019

'Iya Boleh' Kata Ajaib Kembangkan 5 Karakter Anak Unggul Indonesia

Februari 11, 2019 15 Comments
Pernah dengar kalau mengucapkan kata "jangan" termasuk arahan yang salah? Kalau saya pernah. Kata ini mengandung kalimat negatif bagi anak yang sedang masa pertumbuhan. Sayangnya, kebanyakan orangtua sering mengucapkan ketika anak ingin melakukan sesuatu. Jujur, saya sering begitu. Kata "jangan" itu kayak sudah terprogram dalam otak saat anak melakukan hal yang bisa dibilang membahayakan. Mungkin saya terlalu khawatir terjadi apa-apa dengan Sagara.


Ternyata beberapa psikolog yang pernah saya temui di acara parenting, berkata "jangan" itu mengakibatkan anak tidak bisa bereksplorasi dan perkembangannya menjadi buruk. Bukannya kata "jangan" sama sekali ngga boleh dipakai tapi kalau keseringan didengar anak malah bikin dia jad nggak percaya diri. Ada kata atau kalimat alternatif yang terdengar lebih baik bagi anak di usia balita. Misalnya "Jangan coret-coret tembok", bisa diganti "Coret-coretnya di kertas aja ya dek". Sebenarnya ada kata ajaib yang bisa digunakan orangtua untuk mendukung eksplorasi si kecil dan kembangkan 5 karakter unggulnya.