Rabu, 29 November 2017

Palembang Punya Kuliner Khas Lainnya

November 29, 2017 1 Comments
Kalau berkunjung ke suatu tempat, apa sih yang kalian cari? Banyak kan ya, tapi kalau saya mencari tempat wisata dan kuliner khas daerah setempat. Dua item ini menjadi kunjugan wajib bagi seorang pelancong. Nah, sebelum berkunjung ke suatu tempat pasti cari-cari rekomendasi dulu kan. Paling mudah ya searching di google. Kali ini saya mau mencoba gugling kuliner khas daerah Palembang. Tahan perutnya ya...

Bicara tentang kuliner khas Palembang, yang pertama kali terbayang sudah pasti pempek yang menggoda. Padahal, ada banyak kuliner lain khas Palembang yang tak kalah lezatnya dari pempek dan wajib banget kamu cicipi kalau sedang liburan di sana. Apa saja? Simak di sini yuk…


Laksan

sumber:vitamerisia.com

Berbeda dengan Laksa, Laksan adalah makanan khas Palembang dengan bahan dasar yang bentuknya mirip dengan pempek lenjer yang panjang. Bedanya, Laksan disajikan dengan kuah santan dengan warna yang sedikit kemerahan, dan bahan yang mirip lenjer tadi diiris tipis, lalu dimakan dengan kuahnya yang sudah ditabur bumbu pelengkap. Rasanya, jangan ditanya! Lezat luar biasa.


Tekwan

 sumber:rockingmama.id

Sekilas melihat tekwan memang mirip dengan pempek, namun dengan ukuran yang lebih kecil. Dengan bahan yang mirip dengan pempek, rasa tekwan lebih mirip bakso ikan, namun tidak dibentuk bulat. Kuahnya pun berbeda dengan pempek yang dimakan dengan cuko. Tekwan disantap dengan kuah bening yang terbuat dari kaldu udang dan dilengkapi dengan bihun, bengkoang, jamur kuping dan kemudian ditabur bawang dan seledri seperti bakso. Sangat cocok disantap bersama anak dan keluarga lainnya.


Martabak HAR

sumber:discoveryourindonesia.com


Berbeda dengan martabak telur pada umumnya yang dikocok dan dimasukkan dalam adonan, martabak HAR membuatnya menyerupai telur mata sapi lalu membungkusnya dengan kulit. Cara makannya pun unik, yaitu dicampur dengan kuah kari yang lengkap dengan kentang dan daging.



Tempoyak

sumber:wikipedia.org

Makanan ini dibuat dari daging durian yang dimasak dengan cabe dan bawang. Bentuknya jadi seperti sambal, dengan sensasi rasa durian namun pedas dan biasanya disajikan bersama makanan lain.


Model

 sumber:travelnatic.com


Bahan utama makanan ini mirip dengan pempek, namun dengan kuah dan tambahan lain yang berbeda. Kuah model terbuat dari kaldu ikan atau udang, kemudian dipadukan dengan bihun dan irisan mentimun yang membuat rasanya jadi segar.


Mie Celor

sumber:takaitu.com


Bentuk dasar dari mie celor  ini mirip dengan mie dari Aceh yang ukurannya agak besar. Namun disajikan dengan kuah santan, lalu diberi telur rebus, tauge, bawang goreng dan seledri. Yang menjadi ciri khas mie ini adalah rasa ebi pada kuah santannya, membuat cita rasanya jadi berbeda dan menggugah selera.


Kue Maksuba

sumber:bukalapak.com


Jajanan yang satu ini bisa dibilang istimewa karena hanya bisa ditemukan ketika hari raya tiba. Kalau kamu beruntung, kue yang terbuat dari telur bebek dan susu yang bentuknya mirip kue lapis ini juga muncul di acara penghormatan untuk tamu atau upacara adat masyarakat setempat.
Kue ini jarang dibuat karena memerlukan bahan yang cukup banyak dan tenaga ekstra untuk membentuk adonannya. Rasanya pun legit, sehingga banyak orang yang menyukai rasanya.


Pempek

 
sumber:limakaki.com

Tentu saja yang menjadi favorit dari semua makanan khas Palembang di atas adalah pempek. Berbeda dengan pempek yang ada di kota lain, pempek yang kamu beli langsung di Palembang memiliki ragam yang luar biasa banyaknya, dengan cita rasa yang sangat berbeda. Yang membedakan pempek asli di Palembang dengan di kota lain adalah bahan dasarnya. Meski sama-sama ikan tengiri, namun ikan yang ada di Palembang lebih segar dan itu membuat rasa pempeknya jadi berbeda.
Demikian pula dengan rasa cuko yang asli Palembang, tidak akan kamu temukan di kota lain, yang memasang plang asli Palembang sekalipun.

Coba deh terbang ke Palembang dengan Express Air, dan rasakan langsung pempek asli di kota asalnya. Ada banyak promo Express Air ke Palembang, jadi kamu bisa memakai budget terbang untuk membeli pempek dan makanan lain dari Palembang.
Mencari tiket Express Air pun tidak sulit, karena sekarang tiketnya sudah bisa dibeli secara online dengan mudah.



***



Jumat, 24 November 2017

Cordlife AWESOME : Merayakan World Cord Blood Day Pertama Karena Pentingnya Menyimpan Darah Tali Pusat

November 24, 2017 0 Comments
Memiliki buah hati adalah dambaan setiap pasangan suami istri. Hadirnya si kecil menjadi pelengkap sebuah keluarga. Ada yang langsung diberikan kehamilan sesaat setelah menikah dan ada yang harus menunggu bertahun-tahun memiliki keturunan yang didambakan. Kondisi tiap orang berbeda-beda, tergantung bagaimana usahanya. Saya bersyukur sekali dimudahkan olehNya memiliki 2 anak lelaki dalam waktu yang tidak begitu lama mendapatkannya. Perjalanan kehamilan saya pun tidak terlalu banyak halangan, semua berjalan dengan mudah.


Senin, 20 November 2017

Yuk, Pilih Gendongan Anak Sesuai Kebutuhan

November 20, 2017 0 Comments
Menggendong sudah menjadi rutinitas wajib bagi saya dan Sagara. Tiada hari tanpa menggendong karena semua kebutuhan Sagara bergantung pada saya. Mau makan, minum, bahkan kemanapun pergi Sagara selalu ada dalam pelukan saya. Memang rasanya pegel banget kan kalau anak nggak mau lepas dari gendongan ibunya. Apalagi Sagara berat badannya sudah hampir 7 kg, rasanya badan mungil saya nggak bisa lama-lama menggendongnya. Namun apa daya, cuma saya tempat bergantungnya. 

Benda yang paling membantu saya untuk membawa Sagara kemana saja, ya gendongan. Waktu Arkana (anak pertama) saya belum tahu banyak tentang gendongan dan bagaimana cara menggendong yang benar. Saya hanya tahu kain jarik saja untuk menggendong. Ternyata gendongan itu banyak ya bentuknya. Bahkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Tinggal pilih aja mana yang sesuai kebutuhan.


Menggendong itu banyak manfaatnya loh. Bukan hanya untuk bayi,  tapi buat si ibu juga. Meskipun badan pada pegel-pegel tapi kalau ingat momen menggendong anak itu cuma sekali seumur hidup, rasanya ingin melukin terus. Karena kalau sudah besar nanti pasti anak sudah nggak mau digendong lagi kan. Bagi bayi, gendongan ibu adalah tempat ternyamannya. Saat menggendong ada kontak antara kulit ibu dengan kulit bayi. Menggendong juga berpengaruh pada kesehatan ibu, menurunkan gejala depresi. Karena mayoritas ibu pasca melahirkan mengalami baby blues syndrome. 

Sebagai ibu yang hobi menggendong anaknya, saya berkesempatan hadir di acara peluncuran gendongan terbaru dari merek We Made Me (WMM) pada hari Sabtu 18 November 2017. We Made Me sudah meluncurkan 2 gendongan sebelumnya yaitu Soohu Sling dan Pao Papoose Carrier. Sudah ada yang tahu merek gendongan ini belum? Kalau saya si tahu dari sosial medianya aja, belum pernah nyobain apalagi beli. Coba deh kepoin akun instagramnya @we_made_me_id untuk tahu lebih banyak tentang gendongan kekinian ini.

Alhamdulillah saat acara peluncuran saya berkesempatan bisa memakai salah satu jenis gendongan jenis Soohu Sling. Oh ya acara ini juga menghadirkan 2 bintang tamu yaitu Ayu Hastari (artis) dan Nindya (Baby Wearing Club Jakarta).


Ki-ka : MC, Ayu Hastari dan mbak Nindya

We Made Me merupakan gendongan bayi asal London, Inggris yang sebelumnya bernama theBabaSling Ltd.  We Made Me memiliki 3 jenis gendongan yaitu Soohu Sling, Pao Papoose Carrier dan Wuti Wrap. Ketiga jenis gendongan ini disesuaikan kebutuhan masing - masing penggunanya. Mbak Nindya mengatakan ada 3 hal yang harus diperhatikan saat memilih gendongan yaitu

  1. Siapa yang sering menggendong
  2. Jenis gendongan
  3. Dana

Biar nggak penasaran sama gendongan yang cakep ini. Yuk kenalan dulu satu per satu produk We Made Me Indonesia.


Soohu Sling
Gendongan ini berbentuk selempang dan revolusi produk dari BabaSling. Bisa digunakan mulai dari bayi usia 0-24 bulan dengan berat badan 3,6 - 15,9 kg. Bisa dipakai dalam 5 posisi gendongan (parent facing position, breastfeeding position, cradle-carry position, world-facing position, hip-carry position). Makanya gendongan ini disebut The 5-in-1 baby sling karena 5 posisi tersebut. Bahannya terbuat dari 100% handmade cotton, jadi nyaman buat si bayi saat digendong dan bisa dicuci dengan menggunakan mesin cuci.

Gendongan ini memiliki 2 keunggulan yaitu Split-padded shoulder (berguna untuk mengurangi rasa pegal) dan Double Buckle (pengamanan ganda pada gendongan WMM yang pertama), Ergonomically Sitting Position dan Anti Hip Dysplasia. Kalau dilihat dari fungsinya gendongan ini cocok untuk newborn dan gendong santai di rumah.

Gendongan keren begini pasti mahal deh. Nah, inilah naluri ibu-ibu, bertanya -tanya soal harga. Tenang moms harga gendongan WMM berkisar antara Rp.899.000 - Rp.1.000.000. Relatif mahal tapi kenyamanan terjamin kan.

Varian warna WMM Soohu Sling
Dok. WMM

Saya pakai Soohu Sling Superstar Grey

The 5-in-1 baby sling


Pao Papoose Carrier 
Gendongan ini bisa melakukan 3 posisi yaitu world facing position, parent facing position dan back carry position. Digunakan untuk bayi dari usia 4-36 bulan dengan berat badan antara 5-15 kg. Strukturnya bisa membuat si kecil melihat sekelilingnya lebih luas dan memberikan kebebasan bergerak.   Bahanya terbuat dari 100% cotton bikin sejuk dan betah bayi saat digendong. Lebih bergaya pastinya. Jadi kalau si papah yang pakai tetep keren lho. Paling penting gendongan ini membuat bonding antara orang tua dan bayi makin melekat. Harga WMM Pao Papoose sekitar Rp.1.799.000. Gendongan ini cocok bagi ibu dan ayah yang mobile atau dinamis agar tetap bisa bebas bergerak meskipun menggendong si kecil. 

Mom Amallia Sarah pakai
 WMM Pao Papoose Classic Lavender

The 3-in-1 baby carrier
Dok.WMM

                       
Wuti Wrap
Nah, ini dia nih produk We Made Me yang baru saja diluncurkan jenis Wuti Wrap. Gendongan ini berbentuk kain panjang yang dililitkan di badan ibunya. Gendongan ini bisa dipakai bayi dari usia 0-24 bulan dengan berat badan 3,6 - 15 kg. Wuti Wrap ini panjang dan cukup lebar. Bahannya stretchy sehingga si kecil bisa bebas bergerak. Pasti moms sering kan lihat gendongan model begini. "Gendongan wuti wrap  nyaman banget dan si ibu bisa sambil mengerjakan apapun" ucap artis Ayu Hastari saat mencoba pakai Wuti Wrap. Wuti Wrap dibandrol sekitar harga Rp.1.000.000. Gendongan ini cocok digunakan saat santai seperti jalan-jalan ke mall atau di rumah. Wuti Wrap nantinya akan resmi diluncurkan pada saat acara IMBEX di JCC tanggal 1-3 Desember 2017.

Ayu Hastari pakai Wuti Wrap

Varian warna Wuti Wrap

Cara menggunakan wuti wrap
Dok.WMM

Memang benar yang dikatakan mbak Nindya bahwa menggendong itu adalah kebutuhan ibu dan bayi. Keduanya bisa mendapatkan efek yang sama dalam satu pelukan. Sekarang Sagara sedang berada dalam fase kolokan banget. Saya harus berada disampingnya atau menggendongnya terus. Kalau ditaruh di tempat tidur atau digendong oleh orang lain pasti dia menangis. Maksudnya kan saya bisa melemaskan pundak saya sebentar, tapi Sagara maunya digendong terus. Karena saya termasuk ibu yang dinamis alias lincah, saya lebih cocok menggunakan gendongan WMM Pao Papoose Carrier. Memudahkan saya membawa Sagara kemana saja bahkan nyaman untuk duduk di ojek online. 

Semua jenis gendongan We Made Me mempunyai 4 fitur kunci utama yaitu versatility, quality, safety and style. Jadi tidak perlu ragu lagi memilih gendongan We Made Me sesuai kebutuhan orang tua dan si kecil. Balik lagi ke 3 hal yang seperti dikatakan mba Nindya untuk menjadi pertimbangan memilih gendongan untuk si kecil. Happy carrier mom and dad ! 

Foto bersama para peserta yang hadir


Facebook
We Made Me Indonesia


Instagram 
@we_made_me_id



Website
Www.wemade.com



***

Jumat, 17 November 2017

Ulang Tahun ke - 9 Aston Marina Ancol Menampilkan Produk Lokal

November 17, 2017 0 Comments
Hotel atau tempat menginap menjadi pilihan utama saat berlibur. Bahkan pilihan hotel sudah dijadikan satu paket dengan biaya akomodasi perjalanan. Banyak kan aplikasi yang menyediakan jasa ini. Jadi pelanggan nggak perlu repot lagi mencari hotel yang mau dipilih. Di Jakarta banyak hotel untuk jadi pilihan berlibur atau sekedar staycation sementara. Salah satunya hotel Aston Marina Ancol. Hotel yang terletak dekat pantai ancol ini bisa menjadi pilihan menginap liburan Anda.

Bicara hotel Aston Marina Ancol, 30 Oktober 2017 lalu merupakan ulang tahunnya yang ke 9. Wah, hampir 1 dekade ya hotel ini dan saya belum pernah menginap disana . Dalam merayakan hari jadinya, Aston Marina Ancol menyelenggarakan rangkaian acara menarik untuk karyawan dan para pengunjung. Beruntungnya saya menjadi salah satu peserta dari blogger crony yang bisa memeriahkan pembukaan anniversary Aston Marina Ancol pada tanggal 10 November 2017. Ternyata lokasinya strategis ya. Kebetulan saya menggunakan comutterline turun di stasiun Kota lalu lanjut ojek online dan langsung turun depan hotel. Kalau yang naik mobil juga mudah aksesnya hanya 25 menit dengan melalui jalan Lodan Raya dari Bandara Udara Internasional Soekarno Hatta.

Hadir di ulang tahun
Aston Marina Ancol

Perayaan ini turut hadir manager hotel Aston Marina Ancol, wakil walikota Jakarta Utara, pihak kepolisian Jakarta Utara, lurah Jakarta Utara dan staff hotel. Acara juga diramaikan para blogger, media dan pengunjung. Rasanya tidak lengkap kalau ulang tahun tidak ada kue atau tiup lilin. Namun kali ini nasi tumpeng yang menjadi simbol perayaan ulang tahun. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh manajer hotel yaitu bapak Achmad Noer Ardan dan diberikan kepada tiap perwakilan undangan.

Pak Achmad Noer Ardan memberikan tumpeng kepada tamu undangan


Untuk memeriahkan ulang tahun ke-9 rangkaian acara sudah disiapkan. Mulai dari cooking class, dance performance, bazaar, coffee clinic, beauty class, CSR, fashion show, cupcake decoration, games dan blog competition. Wah seru-seru ya acaranya. Acara yang diadakan selama 3 hari, mulai dari tanggal 10-12 November 2017 mengusung tema " I Love Local Product" dengan mengajak para karyawan yang punya usaha sampingan dan bazaar yang menyajikan produk lokal sebagai bentuk partisipasi acara special ini.

Karena mengangkat tema produk lokal, saat pembukaan ulang tahun Aston Marina Ancol menampilkan pagelaran busana Batik Gobang Jakarta yang disponsori oleh Batik Gobang by Ie-Osh. Didukung pula oleh para peragawan dan peragawati dari London School of Public Relation Jakarta, make up  dan hair do nya didandani dari tim Puspita Martha by Martha Tilaar. Batik yang dibawakan kali ini menarik perhatian saya. Saya baru mengetahui Jakarta punya batik bernama Gobang. Hebatnya lagi dirancang oleh wanita bernama Ethys Mayoshi.

Gambar batiknya juga menyangkut hal mengenai Jakarta seperti ondel-ondel, rumah betawi, kerak telor dan simbol patung. Batik Gobang merupakan peninggalan nenek moyang yang berasal dari daerah Srengseng, Kembangan Jakarta Barat. Batik ini sudah diresmikan dan dipakai sebagai seragam PNS Pemprov DKI Jakarta saat Basuki Tjahaja Purnama menjadi gubernur dan keberadaan batik ini sudah ada 10 tahun. Kalau mau lihat motif batiknya, berikut video penampilan peragaan Batik Gobang Jakarta.




Ondel-ondel motif batik Gobang

Selain peragaan busana batik, kemeriahan ulang tahun diramaikan dengan acara cooking class bersama Forvita. Mengundang para tamu yang hobi masak dan menambah referensi makanan. Makanan yang didemokan adalah aglio olio, with grilled chicken, semacam pasta gitu. Mendadak laper saya. Kalau wanita tanpa make up tuh kayak sayur tanpa garam. Begitupun perayaan kali ini mengadakan beauty class bersama Puspita Martha. Make up kit nya disediakan langsung dari tim PAC Martha Tilaar. Beauty class ini tidak hanya diikuti oleh para pengunjung, tapi juga para karyawan hotel Aston Marina Ancol. Tujuannya untuk menambah pengetahuan serta kemampuan merias wajah.


Make up kit by PAC Martha Tilaar
Photo by Vibri

 
Coffee clinic
Photo by Vibri

Kemeriahan acara ulang tahun juga mengadakan coffee clinic yang menghadirkan dr.Anthi sebagai praktisi kesehatan, Ramdani dari Javabica dan Mackong seorang barista dari hotel Aston Marina Ancol yang membedah atau memberikan pemahaman mengenai kopi. Kopi Javabica adalah kopi nusantara yang bekerjasama dengan hotel Aston Marina Ancol. Jenis kopi yang saya ketahui adalah dark roast dan classic roast. Ada tambahan diskon 20% untuk tiap pembelian kopi pada saat acara.

Wah..perayaan ulang tahun hotel Aston Marina Ancol kali ini sangat meriah dan menyenangkan. Saya bangga bisa turut hadir memeriahkan acara. Hotel yang berada di bawah naungan Archipelago International telah beroperasi sejak tahun 2008 dengan mengusung tema minimalis modern dan nuansa warna kayu. Kamar yang disediakan banyak, sekitar ada 356 kamar dari tipe 1,2 dan 3 kamar tidur. Tinggal pilih deh mana yang disuka. Fasilitas tambahan seperti Wi-Fi juga diberikan. Bahkan kalau ada yang mau ke Mangga Dua dan Ancol disediakan antar jemput gratis. Wah asyik banget kan. Ditunggu perayaan ulang tahun berikutnya Aston Marina Ancol, mungkin saja saya bisa hadir kembali. See you next year...!


Terima lasih blogger crony undangannya





***

Kamis, 16 November 2017

Semakin JELI Mengenal Obat Generik Setelah Berkunjung ke PT. Hexpharm Jaya Laboratories

November 16, 2017 0 Comments
Beberapa waktu lalu pemberitaan di media baik elektronik dan online banyak membahas tentang obat palsu. Bahkan ditemukan pabrik pembuatan obat palsu di daerah Tangerang. Obat yang dibuat dari campuran obat kadaluarsa dan pewarna tekstil. Parahnya lagi, obat tersebut sudah beredar luas di pasaran hingga sampai ke tangan konsumen. Kalau begini siapa yang disalahkan? Sejak saat itu pemerintah semakin gencar menggaungkan tentang cermat dalam memilih obat. Bukan sembuh yang didapat malah sakit berkelanjutan apabila salah memilih obat. 

Alhamdulillah selama saya mengonsumsi obat tidak mengalami kejadian apa-apa. Karena saya selalu berobat di klinik atau puskesmas yang sudah pasti terjamin obatnya. Resepnya langsung dari dokter dan takarannya sesuai. Seringnya sih saya berobat ke puskesmas. Selain dekat dari rumah obatnya pun gratis alias nggak bayar, hanya bayar uang pendaftaran saja (Rp.2000). Pasti yang sering berobat ke puskesmas tahu kalau obat yang diberikan obat generik. Tapi, mayoritas asumsi masyarakat obat generik itu nggak bagus atau kurang mantap khasiatnya. Nah, pemikiran seperti ini nih yang harus diluruskan. Makanya saya beruntung sekali bisa berkunjung ke salah satu pabrik pembuatan obat generik di kawasan Cikarang. Jadi lebih tahu "dapurnya" pembuatan obat generik yang beredar di pasaran.



Visit to PT. Hexpharm Jaya Laboratories
Pabrik Obat Generik

Saat tiba di pabrik

Tidak biasanya saya pergi ke suatu event blogger berangkat pagi sekali. Matahari belum muncul saya sudah berada di stasiun Depok Baru. Itu artinya saya harus siap senggol-senggolan dengan para penumpang lainnya di dalam kereta. Tidak begitu lama saya menunggu tiba kereta jurusan Jatinegara. Beruntungnya saya mendapatkan kereta balik dari Depok, jadi kondisi kereta masih lengang. Turun di stasiun Tebet dan lanjut naik ojek online menuju Plaza Semanggi, meet point yang ditentukan. Karena rombongan blogger akan diantar oleh mini bus menuju pabrik. Enak banget kan. Tinggal duduk manis sampai di pabrik yang berlokasi di Cikarang.

Setelah perjalanan kurang lebih 2 jam, sampai juga di PT. Hexpharm Jaya Labs. Honestly, saya kali pertama ke Cikarang dan langsung mengunjungi sebuah pabrik. Saat bis masuk disambut oleh para satpam penjaga dan tulisan besar di banner SELAMAT DATANG PARA BLOGGER seperti foto di atas. Saat turun dari bis, pun rombongan blogger disambut oleh para karyawan PT. Hexpharm Jaya Labs dengan seragam hijaunya. Itu artinya kami diterima dengan baik. Sebelum masuk ke dalam, para blogger dan jajaran karyawan menyempatkan foto bersama di depan gedung. 

Para blogger dipersilahkan untuk menuju lantai 2, ruangan untuk berdiskusi mengenai obat generik dan visit pabrik. Suasana hijau dan biru menghiasi area pabrik. Sampai di ruangan rapat para karyawan sudah ada yang menunggu. Sebelum diskusi dimulai, disediakan coffee break untuk dinikmati. Memang blogger itu nggak bisa melihat spot foto bagus langsung cekrak cekrek dan upload di sosmed. Kayak saya gini nih...

Narsis dulu ahh...

Bapak Boni Anom (Group Product Manager) memberikan kata sambutan dan mengenalkan sedikit tentang perusahaan. PT. Hexpharm Jaya Laboratories berdiri tahun 1971 yang berfokus pada pengembangan, produksi dan pemasaran obat. Pabrik pertama berada di Cipanas dan tahun 2012 pindah ke Cikarang. PT. Hexpharm Jaya Laboratories merupakan anak perusahaan dari PT. Kalbe Farma Tbk, masuk dalam 20 perusahaan farmasi terbesar dan 3 perusahaan farmasi generik terbesar di Indonesia.

Obat generik itu ada dua macam yaitu obat generik berlogo dan obat generik bermerek. Pertemuan kali ini lebih mengenal tentang obat generik berlogo. Sejak Juni 2017 obat generik PT. Hexpharm Jaya mengganti warnanya. Kalau dulu kemasan obatnya berwarna putih, sekarang berganti biru sedikit nuansa hijau. Kenapa warna biru? Karena biru melambangkan kenyamanan. Agar konsumen bisa mendapatkan kenyamanan saat minum obat HJ generik dan memperoleh kesembuhan.

Budi Anom
Group Product Manager

Pemaparan berikutnya tentang obat paten vs obat generik. Seperti yang saya katakan sebelumnya, masih banyak masyarakat menilai bahwa obat generik itu obat murahan karena melihat dari sisi harganya. Padahal kualitas obat generik hampir sepadan dengan obat paten. Maka itu Dr.Artati  (Medical Dept Head) menjabarkan tentang pengertian 2 jenis obat ini. 
  • Obat Paten adalah obat yang melalui proses panjang penelitian dan pada umumnya memiliki hak paten selama 20 tahun. Setelah masa patennya lewat, maka obat tersebut bisa diproduksi oleh perusahaan lain. Kenapa harganya mahal? Karena selama penemuan, pembuatan dan promosi obat dilakukan secara individual. 
  • Obat generik merupakan obat yang telah habis masa patennya sehingga bisa diproduksi kembali oleh perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Jenis obat generik itu ada 2 macam yaitu generik berlogo dan bermerek.

Nama obat pun dibagi ke dalam 3 kriteria yaitu nama kimia, nama generik dan nama dagang. Contohnya seperti berikut ini.




Pada saat obat masuk ke dalam tubuh maka akan melalui sejumlah fase. Fase tersebut dinamakan farmakokinetik yang merupakan cabang ilmu dari farmakologi yang mempelajari perjalanan obat sejak dari awal diminum sampai keluar dari organ eksresi tubuh manusia. Umumnya proses atau fase aliran obat tersebut di mulai dari penyerapan (absorpsi), tersebar ke seluruh jaringan tubuh melalui darah (distribusi), dimetabolisikan oleh organ tertentu seperti hati (biotransformasi), kemudian sisa dari hasil metabolisme dieliminasi (eksresi).

Obat generik bisa dikatakan sepadan dengan obat paten jika kadar obatnya itu sama atau hampir sama. Untuk membuktikannya dengan cara melakukam uji bioekivalen dan bioavailabilitas. Keduanya bertujuan untuk mengetahui pengukuran laju dan jumlah suatu produk obat terhadap obat yang lain. Jadi obat generik bukan obat sembarangan kan karena harganya yang murah. Uji coba ini membuktikan kualitas obat generik.

Kadang ada orang yang merasa kalau dikasih obat generik itu nggak bisa sembuh. Makanya minta diberikan obat paten. Sebenarnya hal ini tergantung pada 3 faktor yang mempengaruhi khasiatnya yaitu genetik, jenis kelamin dan kehamilan. Obat diberikan sesuai dengan takaran kondisi orang masing-masing. Nggak mungkin kan sakitnya di level 3 diberikan obatnya level 1, malah nggak sembuh-sembuh sakitnya Anggapan orang kalau minum obat paten itu cepet sembuh itu salah. Kembali kepada 3 faktor diatas ya.


Dr.Artati
Medical Dept Head 

Nah, sekarang jadi tahu kan pengertian dan perbedaan antara obat paten dan obat generik. Saya juga baru tahu si setelah dapat penjelasan dari dr. Artati. Sangat bermanfaat sekali.

Produk yang berkualitas pastinya memiliki tempat produksi atau pabrik yang bagus. Seperti PT. Hexpharm Jaya Laboratories ini memiliki pabrik yang cukup luas. Setelah mendapatkan penjelasan tentang obat generik. Para blogger diajak berkeliling area pabrik. Momen ini nih yang paling ditunggu. Karena saya baru pertama kalinya mengunjungi pabrik obat jadinya excited sekali.

PT. Hexpharm Jaya Labs memiliki beberapa keunggulan sebagai perusahaan farmasi dyang tergabung dalam Kalbe group. Seperti yang dijelaskan oleh pak Parlindungan Doroksaribu (Kepala Pabrik Hexpharm Jaya Labs) keunggulan yang dimiliki adalah sistem yang handal, tentunya untuk menjamin mutu produk terbangun dari, selama, dan setelah proses produksi, maka PT. Hexpharm Jaya Labs menerapkan sbb :

  1. Sistem yang handal
  • Good Manufacturing Practice (GMP) terkini dengan standar PIC/S, Pharmaceutical Inspection Convention/Scheme.
  • Sistem manajemen ISO 9001:2015. Obat generik sudah di ekapor ke negara Singapura, Kamboja, Myanmar dan Hongkong.
  • Sistem kesehatan dan keselamatan kerja OHSAS 18001 : 2007.
  • Sistem manajemen lingkungan ISO 14001 :2004.
  • Lean manufacturing dan Total Productive Management (TPM) yang diterapkan sejak tahun 2012. 

2. Infrastruktur yang handal meliputi mesin-mesin yang digunakan dan didesain dengan teknologi terkini dan fasilitas laboratorium yang menunjang.


Parlindungan Doroksaribu
 (Kepala Pabrik Hexpharm Jaya Labs) 

Setelah mendapatkan banyak masukan tentang obat dan pabrik, para blogger mendapatkan kesempatan berkeliling pabrik. Ini nih yang saya tunggu-tunggu. Sebelum keliling pabrik, diberikan pengarahan cara memakai kostum khusus oleh pak Rachmat Prayogi. Setelah itu secara bergantian para blogger berganti kostum yang mirip baju astronot. Tentunya hal ini bermaksud untuk menjaga kualitas obat. Bahkan harus melepas jam tangan, anting, peniti, bros, gelang. Tujuannya agar tidak terjadi kontaminasi pada obat. Dan inilah penampakan kostumnya.


Taaraaaaa...!
Kostum pabrik

Mirip baju astronot ya. Itu 2 lapisan lho. Untung bahannya tipis jadi tidak merasa kegerahan. Sebenarnya ini hanya kostum untuk pengunjung atau tamu undangan yang ingin berkeliling pabrik. Untuk karyawannya memakai baju khusus/overall putih. Setelah dipakai kostumpun harus dibuang, tidal boleh dibawa pulang. Sayang ya, padahal kan buat kenang-kenangan ya 😄.

Kelompok dibagi 2, saya mendapatkan kelompok 2. Oh ya sebelum memakai kostum itu, saya sempat diajak keluar gedung untuk melihat ruangan purifier water dan compressor. Dipandu oleh bapak Erwinanto (Engineering Manager) menjelaskan bagaimana air didapat dan diolah menjadi air bersih untuk keperluan produksi obat. Air yang diperoleh berasal dari waduk Lippo lalu dialirkan ke semua pabrik yang ada di wilayah tersebut.

Kenapa ambil air dari waduk?

Karena tanah disekitar pabrik tidak bisa menghasilkan sumber air atau sumur alias kering. Sudah pernah digali tapi sumber air tidak muncul. Maka itu proses penyulingan air ini sangat dijaga kebersihannya. Ruangan purifier water ini berfungsi untuk memastikan pH dalam air. Air yang diproduksi sebanyak 3000 liter/jam. Kalau kompresor berisi angin digunakan untuk menjalankan produksi obat di dalam pabrik.

Nah, setelah dari luar baru deh melihat ruangan produksi obat generik. Here we go....


Tempat pertama yang dikunjungi yaitu pengemasan obat. Kebetulan kelompok saya dipandu oleh pak Rachmat Prayogi. Awalnya saya berpikir suasana pabrik yang sepi dan kaku, ternyata salah. Suasana pabrik fleksibel dan banyak karyawan yang bekerja dengan baik. Plusnya lagi blogger diijinkan untuk membawa handphone atau kamera untuk dokumentasi, tapi syaratnya gambar yang diambil harus ada orangnya. Penting banget kan dokumentasi buat blogger.

Di ruangan pengepakan ini dijelaskan tentang kemasan baru obat generik berwarna biru. Tiap bungkus obat generik bersisi 10 strip dan tiap stripnya ada 10 kaplet. Jika pun kurang atau lebih dalam pengisiannya maka lampu sensor akan menyala dan secara otomatis packingan obat tersingkir. Dalam kemasan terdapat tanggal pembuatan dan expired obat. Baik di dalam bungkusan obat atau kemasannya. Dalam sehari obat yang diproduksi mencapai 200-300 juta obat yang kemudian disimpan dalam gudang khusus. Jika obat akan memasuki masa expired, maka obat akan ditarik 6 bulan sebelum habis masa expirednya lalu dihancurkan. Jadi tidak ada istilah jual obat second.

Karyawan pabrik sedang mengemas obat


Ini lho obat generik dengan kemasan baru berwarna biru



Setelah dari ruangan pengepakan, berlanjut ke ruangan pembuatan obat. Sebelum masuk saya menggunakan baju khusus lagi seperti overall. Mirip baju montir, tapi bukan mau ke bengkel ya. Sepanjang lorong masih banyak ruang kosong yang nantinya diisi oleh mesin-mesin. Ruangan yang dikunjungi memiliki fungsi masing-masing. 

Mulai dari ruangan drying untuk menimbang bahan-bahan obat, final mixing untuk mencampurkan bahan obat, tableting untuk mencetak obat, coating untuk...., dan packagking untuk pengemasan obat. Saya kagum lho dengan mesin - mesin yang digunakan di pabrik ini. Mesin pengemasannya didatangkan dari Jerman, tapi ada juga buatan lokal (Bekasi). Kalau buatan lokal harganya jauh lebih hemat dibandingkan yang import. Tapi belum tentu dari luar negeri bisa menciptakan mesin buatan lokal tersebut. Keren euy orang Bekasi...

Pasti banyak yang bertanya, kenapa harus memilih obat generik berlogo HJ generik? Ini dia jawabannya...

Alasan memilih obat HJ Generik

Jenis obat generik berlogo HJ generik dengan kemasan baru

Jadi nggak ada alasan lain lagi kan untuk tidak memilih atau tidak menegetahui obat HJ generik. Selain itu konsumen juga harus JELI dalam memilih obat generik. By the way, JELI itu ada kepanjangannya lho yaitu

J  : Jelas produsennya

E : Efektif khasiatnya

L : Lihat kemasannya

I : Ingat ! Belinya hanya di tempat yang resmi

Seru banget kan kunjungan pabrik kali ini. Saya juga mendapatkan ilmu yang bermanfaat tentang obat generik karena selama ini tahunya hanya mengonsumsinya saja. Pastinya saya semakin JELI dalam memilih obat generik, terutama yang ada logo Hj generiknya dong. Saya berharap masyarakat bisa mengubah pemikiran tentang obat generik itu murahan atau tidak bagus. Sebenarnya obat generik itu obat paten juga, hanya saja diberikan nama generik dan nama dagang dari perusahaan pembuatan. Terima kasih atas sambutan yang hangat dan ramah untuk para karyawan PT. Hexpharm Jaya Labs.


Nah, setelah pabrik obat generik, pabrik mana lagi yang saya akan kunjungi? Semoga ada kesempatan di lain hari. See you...




***





Minggu, 12 November 2017

JBL Jr Mengenalkan Headphone Khusus Anak yang Aman Bagi Pendengaran

November 12, 2017 0 Comments
Saya suka sekali mendengarkan musik. Bahkan saya menggemari salah satu grup band asal Yogyakarta yaitu Sheila on 7. Saking ngefansnya saya beli kasetnya dan mendengarkan lagu-lagunya lewat walkman atau radio. Ketahuan deh jamannya saya dulu hehe... Mendengarkan musik dengan walkman pada tahun 2000an itu sudah kece lho. Saat itu saya belum mengenal headphone, tapi earphone. Sebenarnya sama saja fungsinya untuk mendengarkan musik, hanya beda bentuk dan ukurannya saja. 

Siapa si yang tidak suka musik? Anak kecil saja kalau mendengarkan suara gendang langsung goyang. Musik memang bisa membuat orang menjadi menyenangkan. Kalau saya sedang mendengarkan musik pakai headphone, pasti si kecil ingin ikutan. Kadang saya kasih si, biar dia tahu juga bahwa bisa mendengarkan musik melalui headphone. Tapi ternyata headphone yang biasa saya pakai bukan buat anak-anak lho. Kenapa ya? Memang ada headphone khusus anak? Tentu ada !

Venue acara

Saya pun baru mengetahui ada headphone khusus anak  saat saya menghadiri launching headphone JBL JR di Gramedia Pondok Indah Mall, Jakarta pada tanggal 7 November 2017. Pastinya semua sudah tahu dong produk JBL ini. Kali ini JBL mengeluarkan headphone yang khusus dirancang untuk anak. Seperti yang diketahui bahwa JBL merupakan produk audio yang telah ada selama lebih dari 70 tahun yang telah membawa banyak orang melalui pengalaman musik hebat mulai dari konser, bioskop, rumah opera dll. JBL termasuk bagian dari HARMAN Group dimana berbagai macam brand terdepan seperti AKG, Kardono, Lexicon, Mark Levinson, Revel. Pada Maret 2017 HARMAN menjadi anak usaha sepenuhnya Samsung Electronics Co., Ltd. 

Diluncurkannya JBL Jr ini karena menggabungkan antara hiburan musik dengan ekspetasi keamanan dan kualitas audio dari para orang tua. Ibaratnya ada produk yang disesuaikan dengan kapasitas anak-anak dan memberikan keamanan pada pendengaran. JBL Jr memiliki dua tipe headphone dengan kabel dan wireless. Kedua tipe ini memiliki keunggulan fitur masing-masing. Lau, kenapa harus memilih JBL Jr untuk anak-anak? Berikut alasannya : 
  • Headphone ini dilengkapi teknologi JBL Pure Bass Sound serta lower sound pressure levels, artinya JBL Jr akan membuat anak dapat menikmati audio dan hiburan lebih aman dan nyaman. 
  • Ada fitur JBL Safe Sound yang memastikan batas volume maksimal sampai 85dB sehingga menjaga tingkat audio tetap aman bagi telinga anak. 
  • Terdapat bantalan telingan 3D axis rotation yang otomatis menyesuaikan dengan ukuran telinga anak sehingga bisa menutup bagian telinga dengan sempurna.
  • Adanya teknologi Passive Cancellation agar anak dapat menikmati audio dengan jernih di lingkungan ramai seperti di dalam peswat atau mall. 
  • Adanya soft-padded headband yang mudah disesuaikan dan bantalan telinga empuk.
  • Desain luar yang solid dirancang agar dapat menghadapi getaran atau gesekan berat.
  • Headphone JBL Jr mudah dilipat dan portable 
  • Berbagai macam pilihan warna yang sesuai dengan karakter anak.

Pilihan warna headphone JBL Jr

Ka-ki: Yulianto (Brand Manager PT IMS selaku Distributor Harman Indonesia), Bimo Satrio Utomo (Manager Merchandising Non Books Gramedi), Naura (Brand Ambassador JBL Jr) & Devi Yosita (Marketing Communication Manager, Lifestyle Division Harman Indonesia), & Kazuo Sawachi (Country Manager Harman Indonesia)

Karena headphone ini khusus anak, jadi brand ambasasdornya juga yang mewakilkan brand JBL Jr. Menghadirkan Adyla Rafa Naura atau dikenal dengan nama Naura sebagai brand ambasador JBL Jr.   Alasannya memilih Naura karena sesuai dengan tujuan dari produk JBL Jr membawa keindahan musik dan suara bagi anak-anak kapan dan dimana saja. 

"Musik itu sudah menjadi bagian keseharianku. Dari bangun tidur sampai menjalani segala kegiatanku selalu mendengarkan musik Dulu sering pinjem headphone punya orang tua, tapi suka bikin pegel. Makanya pas coba headphone JBL Jr ini aku langsung suka karena ukurannya pas dan volumenya sesuai dengan pedengaran anak-anak" ucapnya saat acara peluncuran. Tambahan informasi nih, Naura juga akan merilis filmnya di bioskop berjudul "Naura & Genk Juara" tanggal 16 November 2017.


Wah, Gie coba pakai JBl Jr
warna tropical teal 

Seperti yang saya sebut di atas, JBL Jr mempunyai 2 tipe yaitu dengan kabel dan wireless. Jadi anak bisa memilih tipe dan warna kesukaannya. Nah, berikut keunggulan fitur dari JBL Jr : 


JBL JR300BT Wireless
  • JBL Safe Sound - mengurangi volume hingga <85db li="">
  • Dirancang untuk anak usia 3-10 tahun
  • Wireless bluetooth 4.0
  • Kapasitas baterai 12 jam
  • Kontrol mudah
  • Sambungan yang dapat berputar pas di kepala
  • Bantalan telinga untuk kenyamanan
  • Dapat dilipat, ultra-portable
  • Dapat dipersonalisasi dengan set stiker yang tersedia

JBL JR300
  • JBL Safe Sound - mengurangi volume hingga <85db li="">
  • 32mm driver size
  • Dirancang untuk anak usia 3-10 tahun
  • Sambungan yang dapat berputar pas di kepala
  • Bantalan telinga untuk kenyamanan
  • Dapat dilipat, ultra-portable
  • Kabel pipih anti-kusut
  • Dapat dipersonalisasi dengan set stiker yang tersedia

Pasti mahal deh headphone keren kayak gini. Ada rupa ada harga. Meskipun mahal tapi everlasting and safety untuk pendengaran anak. Untuk JBL JR300BT dibandrol dengan harga Rp.899.000 sedangkan JBL JR300 harganya Rp.549.000 dan sudah bisa didapatkan sejak tanggal 8 November 2017 di toko JBL seluruh Indonesia dan toko elektronik ternama. Jadi, sekarang para orang tua merasa tenang dong memberikan headphone kepada anak-anaknya. Kan sudah ada headphone JBL Jr khusus anak. Let's hear the music ! 


Penampilan Naura dkk



***


Jumat, 10 November 2017

Kesadisan Marsha Timothy Dalam Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak

November 10, 2017 0 Comments
Beberapa bulan lalu perfilman Indonesia riuh dengan genre film horor. Hal ini berkaitan dengan menyambut suasana Halloween. Bahkan satu film horor Indonesia sukses meraih sekitar 4 juta penonton. Wow, penonton masih suka yang serem-serem ya. Suasana Halloween sudah lewat saatnya berganti genre film Indonesia lainnya. Saya paling antusias banget kalau nonton film Indonesia yang bagus dan berbeda dari lainnya. Bukan hanya pemainnya, tapi juga segala elemen pendukungnya. 

Kamis sore (9 Nov 2017) saya mendapatkan kesempatan nonton perdana dalam gala premier film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak (Marlina The Murderer In Four Acts) di XXI Plaza Indonesia. Saya nonton pada show pertama bersamaan dengan undangan media. Saya pun bisa hadir di gala premier ini karena menang kuis dari instagram @cinesurya selaku rumah produksinya. Memang sudah saya incer dari jauh hari kalau ada kuisnya saya mau ikutan. Eh rejeki anak soleh dapet juga tiketnya. Thanks mimin...😊

Di red carpet gala premiere

Studio 2 full house oleh para undangan. Saya dapat duduk di row A nomor 18. Row paling atas tapi untungnya nggak dipojok. Iseng juga kan. Lumayan lama nunggu filmnya mulai, ditambah banyak iklan sponsor. Tapi tetep semangat nunggu film ini. Setelah sambutan dari MC, barulah lampu-lampu dimatikan and show time...

Kalau saya jabarin semuanya kan jadi spoiler ya. Jadi saya cuma jelasin film ini setengah-setengah, biar bikin penasaran kalian untuk nonton dong. Menceritakan seorang janda dari pulau Sumba yang rumahnya didatangi sekawanan perampok. Film ini dibagi menjadi empat babak atau bagian yang memiliki judul babak berbeda, tapi ceritanya masih ada keterkaitan dari babak pertama hingga ke empat. Marlina tengah dirundung duka akibat suami dan anaknya meninggal. Bukan ketenangan yang ia dapat, tapi malah ia mendapatkan tamu tak diundang. Semua babak berawal dari rumah Marlina. Ia pun membunuh semua kawanan perampok dan salah satu ketua perampok bernama Markus dipenggal kepalanya saat memerkosa Marlina.


Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak akhirnya pulang ke Indonesia setelah melewati banyak festival film di beberapa negara seperti festival film internasional Cannes,  festival film internasional Toronto, festival film Maroko, festival film internasional Bussan, festival film internasional Melbourne Australia, Sitges festival film di Catalonia yang memberikan penghargaan kepada Marsha Timothy sebagai best actress. Prestasi yang membanggakan pastinya. Film belum tayang di negeri sendiri, tapi apresiasi dari banyak negara sudah diakui.

Bersama Marsha Timothy, pemeran Marlina

Selama menonton film ini mata penonton dimanjakan oleh bentangan pemandangan bukit savana warna kuning keemasan karena musim kemarau. Jalanan berliku dan berbatu yang hanya bisa dilewati truk, kuda atau motor rx king. Mungkin kalau mobil alphard yang lewat bisa lecet-lecet bodynya, apalagi kalau belum lunas cicilan, hehehe...Keindahan alam Sumba ditunjukkan secara sederhana. Tidak ada kebisingan suara-suara disekitar. Bayangin aja ya Marlina tinggal di rumah yang jauh dari tetangga, sekalipun ada bisa 1 km jaraknya. Sekitar rumah hanya ada binatang ternak dan sebuah kuburan. Kuburan siapa? Nonton aja nanti filmnya ya.

Selama kurang lebih 1 jam 30 menit saya menonton film ini penuh ketegangan. Beberapa adegan atau scene bikin saya tahan nafas. Karena adegannya benar-benar mengejutkan. Apalagi adegan yang bagi saya itu paling ekstrem, penggal kepala. Hmm... saya jadi berfikir, mungkin nggak ya perampok sekaligus pemerkosa sebenarnya di Indonesia bisa dihukum seperti itu? Nggak ada tawar menawar atau naik banding di pengadilan lagi. Tapi Indonesia adalah negara hukum, segala sesuatu ada prosedurnya.

Para pemain dan sutradara saat press conference 
usai screening

Usai menonton, para pemain yaitu Marsha Timothy, Dea Panendra dan Yoga Pratama juga sutradara Mouly Surya hadir untuk bertemu dengan para penonton undangan. Salah satu suksesnya sebuah film adalah minat masyarakat untuk menonton sebuah film. Bagi Mouly Surya tidak ada target jumlah penonton yang diinginkan. Ia ingin penonton untuk mencoba menonton film yang keluar dari zona nyamannya. Bagi yang suka nonton drama, komedi atau horor coba nonton film yang bergenre satay western. Dikategorikan menjadi genre ini karena elemen-elemen yang ada dalam film ini menggambarkan genre tersebut, seperti jagoan yang berjuang sendiri, lokasi yang jauh dari mana-mana, ada jarak dengan aparat serta minimnya orang-orang di daerah sekitar.

Film berawal dari ide dan premisnya Garin Nugroho lalu dikembangkan secara apik oleh Mouly Surya. Garin Nugroho memberikan cerita tentang wanita Sumba, padahal Mouly belum pernah mengunjungi Indonesia bagian timur, jadi ia belum memiliki gambaran tentang pembuatan film ini. Film yang digarap olehnya selama 2 tahun (dari 2015) melalui riset dan mendapatkan pencerahan setelah berkunjung ke Sumba barat dan timur. Pastinya juga dibantu oleh komunitas lokal. Marsha Timothy juga mengikuti workshop selama 3 bulan untuk mendalami dialek Sumba.

Official poster

Saya suka banget sama sinematographi dan scoringnya yang sederhana tapi menegankan. Tidak terlalu banyak iringan musik yang mewakili tiap scene. Pada bagian-bagian menegangkan musik semakin kencang yang membuat ketegangan makin terasa. Gambaran hidup Marlina dalam film ini menampakkan bagaimana perjuangan seorang wanita yang diperlakukan semena-mena oleh lelaki nakal. Sosok Marlina seperti fenomena gunung es yang muncul ke permukaan saat ada banyak wanita di Indonesia bahkan di dunia yang mendapatkan perlakuan yang sama. Marlina dalam film ini hanyalah fiksi, tapi banyak diluar sana sesungguhnya "Marlina" yang bernasib sama.

Rasanya masih kurang puas nonton sekali film ini. Sampai saat ini saya masih teringat sup ayam yang dibuat Marlina untuk kawanan perampok. Ada apa dengan sup ayamnya? Nonton aja filmnya tanggal 19 November 2017 di seluruh bioskop. Sempatkan waktu kalian untuk menonton film yang berbeda dari biasanya. Beberapa teman ada yang tidak mau menonton film ini karena membaca status facebook saya dengan membaca judulnya saja. Plis deh, be smart audience. Nonton film berkualitas yang sudah diakui dunia. Pasti akan membawa pulang kesan yang beda setelah menontonnya.

Siapkan diri kalian untuk menonton kesadisan Marsha Timothy dalam film ini. Yang punya sakit asma, jangan tahan nafas lama-lama nanti kambuh lagi asmanya, yang punya sakit jantung jangan nonton deh. Pokoknya tiap babaknya menampilkan ketegangan yang berbeda. Original soundtrack yang melantun indah berjudul "Lazuardi" oleh Cholil Ahmad. Perlu diingatkan lagi nih, film ini untuk usia 18+, pastikan nggak bawa anak kecil kalau mau nonton. Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, kembali ke tanah air untuk mendapatkan keadilan.


Official trailer






Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Marlina The Murderer in Four Acts 



Produksi
Cinesurya 
Kaninga Pictures



Sutradara
Mouly Surya



Pemain
Marsha Timothy
Dea Panendra
Yoga Pratama
Egi Fedly





Selasa, 07 November 2017

"Eye Comfort" Kampanye Baru Dari Philips Lighting

November 07, 2017 0 Comments
Salah satu indera paling penting bagi manusia adalah mata. Bisa menikmati penglihatan dengan segala keindahan alam yang diciptakanNya sebuah anugerah yang tak ternilai. Bentuk rasa syukur kita terhadap kenikmatanNya ini dengan menjaga dan merawat kesehatan mata. Saya bersyukur sekali masih bisa melihat dengan jelas tanpa bantuan kacamata. Menulis blog seperti ini dengan handphone masih bisa saya lakukan meskipun huruf-hurufnya kecil nggak punya laptop juga . Pastinya harus didukung dengan pencahayaan yang terang dan nyaman di mata. 

Menyinggung tentang pencahayaan artinya berhubungan dengan lampu. Kalau jaman dulu kan masih mengandalkan lampu minyak atau lampu semprong yang cahayanya dari sumbu minyak dinyalakan api. Nah, sekarang listrik sudah terpasang dimana-mana, pencahayaan tentunya dari lampu. Ternyata pencahayaan lampu itu sangat berpengaruh lho dengan kesehatan mata. Adapun riset atau penelitian yang dilakukan bahwa pencahayaan sangat mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan mata.



Beberapa waktu lalu (26 Oktober 2017) saya menghadiri talkshow bersama Philips Lighting Philips LED "Eye Comfort" Dampak Pencahayaan LED Berkualitas Eye Comfort bagi Kesehatan dan Kenyamanan Mata di Rumah Maroko, Menteng Jakarta. Talkshow kali ini membahas bagaimana pentingnya menjaga kenyaman mata terhadap pencahayaan yang tepat. Seperti yang sudah diketahui bahwa Philips Lighting adalah pemimpin dunia dalam pencahayaan, maka tak sembarang juga memproduksi lampu. Philips Lighting membuat riset global atau penelitian di beberapa negara survei dengan mengambil sampel sebanyak 8000 orang dewasa seperti Polandia, Republik Ceko, Swedia, Jerman, Spanyol, Perancis, Indonesia, Thailand, Amerika Serikat dan Turki. 

Rowena Lee, (General Manager and Senior Vice President Business LED Lamps, Global Business Group LED, Philips Lighting) mengatakan bahwa 50% dari riset global akan terkena rabun jauh (miopia) pada tahun 2050 nanti. Meskipun masih jauhnya waktunya, tapi penelitian ini membuktikan bahwa orang masih kurang memperhatikan kesehatan mata. Hasil dari penelitian rata-rata orang mengjabiskan waktu sekitar 6 jam/hari di depan layar dan 42% dari mereka menggunakan pencahayaan yang lebih lembut bagi mata. Sepertiga dari responden (32%) mempertimbangkan dampak kenyamanan bagi penglihatan.

Ki-ka : MC Vivit Kahfi, Rowena Lee, dr.Gita, Teuku Rinaldi

Karena kita berada di Indonesia, hasil surveinya pun cukup menyengangkan. Kesejahteraan itu penting bagi masyarakat Indonesia, namun hanya 46% responden yang memprioritaskan perawatan penglihatan sebagai kesejahteraan diri. Hal ini dibandingkan dengan tiga prioritas utama :
  1. Kebugaran (80%)
  2. Stres (77%)
  3. Berat badan (66%)
Dan hanya 19% (dengan rata-rata global sebesar 43%) masyarakat Indonesia termasuk paling jarang yang rutin mengunjungi dokter mata. Masyarakat Indonesia juga memiliki waktu 1 jam lebih lama dari hasil rata-rata global yaitu 7,25 jam berada di depan layar. Ayao ngaku deh pasti kalian lebih lama melihat screen gawai dibandingkan melihat masa depan kan...tsaahhh 😄.

Contoh lampu non LED yang cahayanya tidak merata

Tidak heran kalau anak-anak sekarang banyak yang memakai kacamata. Hal ini membenarkan bahwa karena terlalu lama melihat layar gawai dibandingkan bermain dengan teman-teman mereka di luar. Anak-anak si seluruh dunia menghabiskan waktu rata-rata 3.01 jam di luar ruang setiap harinya. "Untuk anak-anak membutuhkan stimulus agar matanya tumbuh kembang menjadi mata yang optimal, maka pencahayaan di dalam rumah harus baik. Selain itu anak-anak juga harus melakukan aktivitas outdoor setiap harinya agar terhindar dari miopia atau rabun jauh", ucap dr.Gitalisa Andayani, Sp.M(K). Tips dari dr. Gita kita harus melindungi mata di bawah pencahayaan yang baik, menghindari paparan sinar UV-B, tidak merokok, pakai pelindung mata saat bekerja untuk menghindari cedera.

Di sekolah pasti ada  UKS kan,  biasanya dilakukan screening mata. Namun masih ada kendala sering ditemukan dalam praktek kedokteran. Usia SD (6-12 tahun) itu matanya masih tumbuh kembang. Kalau tidak ada pemeriksaan rutin bisa menimbulkan sakit mata. Maka penglihatan mereka terbatas untuk melihat dunia.

Seorang senior lightning designer and consultant, Teuku Rinaldi yang berpengalaman selama 13 tahun di perusahaan Grahacipta Hadiprana mengatakan "Untuk menciptakan cahaya yang nyaman di rumah, prinsip lampu asal terang sudah tidak berlaku lagi. Lampu yang bagus itu memiliki 3 kriteria yaitu tidak berkedip, tidak silau dan cahaya yang merata". Lampu memberikan keindahan dari sisi interior. Lampu bisa merubah mood kita lho. Misalnya kalau lagi mau santai atau menenangkan pikiran lampunya agak redup.

Efek cahaya disesuaikan dengan kapasitas ruang, kebutuhan dan kegiatan. Jangan sampai salah memberikan pencahayaan pada suatu tempat. Karena bisa mempengaruhi sisi psikologis kita. Sampai sejauh ini ya dampak pencahayaan. Oleh karena itu Philips Lighting memilih LED berkualitas tinggi dengan 3 kriteria di atas. Sekitar 74% dari hasil survei bahwa kualitas pencahayaan berdampak pada penglihatan.

Jenis lampu LED Eye comfort
Pic taken by @philipsberbagiterang

Memilih pencahayaan yang tepat untuk mata kita dengan memilih lampu LED Philips, karena banyak lampu LED dipasaran tapi tidak sama kualitasnya. Ragam Philips LED meliputi :
  • Philips Mini LEDBulbs
  • Philips Entry LEDBulbs 
  • Philips LEDTube
  • Philips LED Down Light
  • Philips LED Batten

Pastikan lampu Philips yang dipilih ada logo Eye Comfortnya ya sebagai tanda lampu yang berkualitas dengan 3 kriteria tersebut yang membuat mata lebih rileks dan nyaman. Jangan sampai anak-anak kita mengalami rabun jauh di kala usianya sedang produktif-produktifnya. Sayangi matamu dengan lampu yang benar. Oh ya diakhir acara para tamu yang hadir dimanjakan dengan pijat mata. Bisa dipraktekan di rumah lho.


***