Pages

Categories

Film indonesia Kesehatan event Parenting Review film Anak Review ASI Pendidikan drama komedi Anak Indonesia Asuransi Film Dokumenter Nutrisi Smartphone kesehatan kulit sehat Action Anmum BPOM Bayi Gaib Bio-Oil Disleksia Dukung ASI Entertainment Event blogger Film festival Ibu Hamil Kuliner Kulit sensitif Legenda Maxima Pictures Mom n Jo Pekan ASI Perawatan kulit bayi Reportase Romantic Comedy Winter in Tokyo Wonderful Life anak-anak bayi cantik dari dalam comedy eksplorasi family gizi seimbang kanker payudara kesehatan anak komika pengalaman pribadi permainan edukatif produk romantis stretch marks susu #1tahunmenginspirASI #AIMIDepok #Indonesiaisme #SynthesisDevelopment #Indonesiaisme #SynthesisDevelopment Pusaka Prajawangsa Prakawangsa City #MumToMum 1000 HPK 2 Batas Waktu 20 MP 4 jengkal 5 potensi prestasi anak 90an ANTAM ASI Booster Tea Alam Anniversary 1 tahun Aplikasi kehamilan Aplikasi kesehatan Ashley Hotel Jakarta Asian Games 2018 Asma Nadia Astalift Asuransi jiwa Asuransi syariah Asus VivoBook A407 Awal kehidupan Balsam penghangat Bambi Bangkit Bebelac GO! Behind the story Belanja Benyamin Biang Kerok Bid'ah Cinta Binatang peliharaan Biopik Bisnis Bisnis plan Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold Blibli.com Blogger gathering BloggerCrony BloggerDay 2018 Bloggerday Buku Kesehatan Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2 Bunga Citra Lestari Caladine Baby Cavilon Cek Toko Sebelah Chrisye Cianjur Comotomo DBD Downy Dr. Care Drama Keluarga Drama Komedi Drama religi spiritual ELC Little Senses Edu-game Edukasi kehamilan dan menyusui Eiffel I'm in love 2 Enfagrow A+ Gentle Care 3 Eropa Europe on screen 2017 Event Program Kesehatan Anak Evwnt FIB FWD life Faber-castell Fajar Bustomi Film Film Anak Film Chrisye Film Horor Flight 555 Funtopia Gajah Gathering Gentle birth Ghost Gizi HIT Expert Halodoc Hari Keluarga Nasional Hari air sedunia 2018 Headshot Hidup enak Hobbi Horor Hotel Bisnis Hypermart Ibu dan anak In Harmony Clinic Industri makanan Inspirator Isi piringku Jakarta Montessori Jakarta-Palembang Jilbab Traveler K-Link KA Bandara KALCare Kamera ponsel Kampanye Kampanye eye comfort Kaskus Kecantikan Kecerdasan anak Keju berkualitas Kekerasan Anak Kelembutan Keluarga Keluarga Berencana Kerajinan tangan Indonesia Kesalahan pola gizi anak Kids Republic Kidzania Kisah Nyata Klinik lansia Kodomo challenge Koki Koki Cilik Komunitas blogger Kucing Kumpulan Kisah Larutan Cap Kaki Tiga Anak Launching Lembaga sosial Lipstik Logam Mulia MD Pictures MEP Syariah MPASI Maher Zein MamyPoko Masalah pencernaan Medi-call Meet me after sunset Minyak goreng baik Mitu baby Mom n Jo Pakubuwono Momen premium Moms gathering Montessori Haus Asia Montessori bersama anak Morinaga Playdate Musik indie My Generation Nature hair care Neng Koala Ngopi cantik Nicholas Saputra Novartis Nutrisi ibu hamil dan menyusui Nutritalk Nyamuk bandel OPPO Raisa Phone Onggy Hianata Oxone homemade with love PPEJ Palembang Pampers Pejuang ASI Pekan ASI Sedunia Pelukan Pembersih lantai Pemimpin Andal Pencegahan Pendidikan Anak Penggalangan dana Pengharum pakaian Perawatan rambut Perlatan dapur dan rumah tangga Peyakit kulit tidak menular Philips Pijat bayi Piknik Pinky Promise Pokojang Land Prochiz Produk UKM Produk anak Produk bayi Program kita sama Properti Quilt Raden Ajeng Kartini Raditya Dika Railink Rasa Remaja Review Buku Review buku anak Review gendongan Romantic Rudy Habibie SEO tips SGM Eksplor SGM Eksplor Complinutri SOYJOY Sabtu Bersama Bapak Samara Suites Sampoerna Academy Sarihusada Scarf Science Sejarah Islam Sekala Niskala Sekolah montessori Shampoo perfume Shimajiro Indonesia Simply Skincare organik Snack favorit So Good Lebih Baik SoMan Starwars Sundul Gan Suplemen kecantikan Susu Anak Susu UHT Susu hamil dan menyusui Susu kental manis Synthesis Development Synthesis Square Teknologi Tempat Wisata Tes kehamilan The Greatest Showman Tidur berkualitas Tisu basah Transportasi Transpulmin BB Balsam Transpulmin Balsam Keluarga Treatment Trisomy Tumbuh kembang Tumbuh kembang anak Tumpeng mini UANGKU Udah nelpon nyokap Uni Eropa Untuk Angeline Vaksin Vaksin Palsu Vaksinasi Vivo V5 Workshop parenting World Hijab Day Your Baby Can Discover Your Baby Can Learn Zoya cosmetics acara action heist alami anak generasi maju antiseptik aplikasi kesehatan 24 jam aplikasi musik arena bermain augmented reality colouring book autisme azalea banyak bonus bayi baru lahir belanja jadi mudah berani berbagi bibir bisnis online booster ASI bootcamp bra nyaman bunga peony cegah kuman cemilan favorit cinta climate reality project connector pens cordlife darah tali pusat desain dan kemasan emas digital platform dikit nempel diskon oktober drama musical drama thriller dunia blogging dunia eksplorasi ekspedisi 7 gunung Indonesia emosi pra sekolah equity life indonesia fashion formula terbaru formulasi baru frisian flag gadget gangguan saluran cerna garda oto digital gerakan perubahan global warming hamil harapan harga terjangkau hari gizi nasional hip seat carrier hunian zaman now ibu industri 4.0 industri prioritas inovasi kasur interlac investasi dan proteksi jamu tetes k-link Indonesia kamera depan kampanye womanation kebersihan kecanduan gadget kehamilan keju lokal kelainan ge etik keluarga indonesia kendaraan kesehatan gigi dan mulut kesehatan mata kesehatan pencernaan keterampilan sosial kitabisa kolik infantil konflik konservasi air kontak center konten blog kuat dari akar kulit sehat layanan layanan masyarakat limited edition logo dan kemasan baru lomba foto lomba gambar lotte choco pie magiclean mainan edukasi makanan makanan khas makanan protein hewani makin gampang manfaat bermain masa depan mata nyaman melawan dunia menulis. merek lokal mikronutrien minyak baby huki minyak kayu putih halal minyak telon halal mobile wallet mom blogger community momen makan pertama mooimom multivitamin museum tekstil jakarta musik musik Indonesia mustela bebe nature for water nutrisi susu UHT olahraga di Asia peduli autisme peluang pembersih wajah pengaduan pengawasan obat dan makanan pengobatan penyakit langka. perawatan bayi perawatan kulit perbedaan perjalanan permainan persalinan petualangan powder foundation prenagen probiotik probiotik INTERLAC prodia senior health centre produk kecantikan program ramadhan promo belanja psoriasis queenride rambut sehat rejuv restoran keluarga revolusi asuransi ruam popok saluran cerna yang baik screen time secukinumab sejarah sekali bilas sekolah sekolah relawan sekolah relawan. selfie selfie expert F1s sensitif digital shampoo khusus hijab skin care skin dewi skincare social shopping spa stimulasi susu pertumbuhan tanggap yang lengkap teman bumil tentang kanker payudara tes alergi susu sapi test pack the professionals tips jaga kesehatan gigi dan mulut trastuzumab subkutan travel bra traveloka aktivitas & rekreasi wacoal wanita mandiri website properti online wonderland wondercafe world cord blood day

SOCIAL MEDIA

Jumat, 10 November 2017

Kesadisan Marsha Timothy Dalam Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak

Beberapa bulan lalu perfilman Indonesia riuh dengan genre film horor. Hal ini berkaitan dengan menyambut suasana Halloween. Bahkan satu film horor Indonesia sukses meraih sekitar 4 juta penonton. Wow, penonton masih suka yang serem-serem ya. Suasana Halloween sudah lewat saatnya berganti genre film Indonesia lainnya. Saya paling antusias banget kalau nonton film Indonesia yang bagus dan berbeda dari lainnya. Bukan hanya pemainnya, tapi juga segala elemen pendukungnya. 

Kamis sore (9 Nov 2017) saya mendapatkan kesempatan nonton perdana dalam gala premier film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak (Marlina The Murderer In Four Acts) di XXI Plaza Indonesia. Saya nonton pada show pertama bersamaan dengan undangan media. Saya pun bisa hadir di gala premier ini karena menang kuis dari instagram @cinesurya selaku rumah produksinya. Memang sudah saya incer dari jauh hari kalau ada kuisnya saya mau ikutan. Eh rejeki anak soleh dapet juga tiketnya. Thanks mimin...😊

Di red carpet gala premiere

Studio 2 full house oleh para undangan. Saya dapat duduk di row A nomor 18. Row paling atas tapi untungnya nggak dipojok. Iseng juga kan. Lumayan lama nunggu filmnya mulai, ditambah banyak iklan sponsor. Tapi tetep semangat nunggu film ini. Setelah sambutan dari MC, barulah lampu-lampu dimatikan and show time...

Kalau saya jabarin semuanya kan jadi spoiler ya. Jadi saya cuma jelasin film ini setengah-setengah, biar bikin penasaran kalian untuk nonton dong. Menceritakan seorang janda dari pulau Sumba yang rumahnya didatangi sekawanan perampok. Film ini dibagi menjadi empat babak atau bagian yang memiliki judul babak berbeda, tapi ceritanya masih ada keterkaitan dari babak pertama hingga ke empat. Marlina tengah dirundung duka akibat suami dan anaknya meninggal. Bukan ketenangan yang ia dapat, tapi malah ia mendapatkan tamu tak diundang. Semua babak berawal dari rumah Marlina. Ia pun membunuh semua kawanan perampok dan salah satu ketua perampok bernama Markus dipenggal kepalanya saat memerkosa Marlina.


Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak akhirnya pulang ke Indonesia setelah melewati banyak festival film di beberapa negara seperti festival film internasional Cannes,  festival film internasional Toronto, festival film Maroko, festival film internasional Bussan, festival film internasional Melbourne Australia, Sitges festival film di Catalonia yang memberikan penghargaan kepada Marsha Timothy sebagai best actress. Prestasi yang membanggakan pastinya. Film belum tayang di negeri sendiri, tapi apresiasi dari banyak negara sudah diakui.

Bersama Marsha Timothy, pemeran Marlina

Selama menonton film ini mata penonton dimanjakan oleh bentangan pemandangan bukit savana warna kuning keemasan karena musim kemarau. Jalanan berliku dan berbatu yang hanya bisa dilewati truk, kuda atau motor rx king. Mungkin kalau mobil alphard yang lewat bisa lecet-lecet bodynya, apalagi kalau belum lunas cicilan, hehehe...Keindahan alam Sumba ditunjukkan secara sederhana. Tidak ada kebisingan suara-suara disekitar. Bayangin aja ya Marlina tinggal di rumah yang jauh dari tetangga, sekalipun ada bisa 1 km jaraknya. Sekitar rumah hanya ada binatang ternak dan sebuah kuburan. Kuburan siapa? Nonton aja nanti filmnya ya.

Selama kurang lebih 1 jam 30 menit saya menonton film ini penuh ketegangan. Beberapa adegan atau scene bikin saya tahan nafas. Karena adegannya benar-benar mengejutkan. Apalagi adegan yang bagi saya itu paling ekstrem, penggal kepala. Hmm... saya jadi berfikir, mungkin nggak ya perampok sekaligus pemerkosa sebenarnya di Indonesia bisa dihukum seperti itu? Nggak ada tawar menawar atau naik banding di pengadilan lagi. Tapi Indonesia adalah negara hukum, segala sesuatu ada prosedurnya.

Para pemain dan sutradara saat press conference 
usai screening

Usai menonton, para pemain yaitu Marsha Timothy, Dea Panendra dan Yoga Pratama juga sutradara Mouly Surya hadir untuk bertemu dengan para penonton undangan. Salah satu suksesnya sebuah film adalah minat masyarakat untuk menonton sebuah film. Bagi Mouly Surya tidak ada target jumlah penonton yang diinginkan. Ia ingin penonton untuk mencoba menonton film yang keluar dari zona nyamannya. Bagi yang suka nonton drama, komedi atau horor coba nonton film yang bergenre satay western. Dikategorikan menjadi genre ini karena elemen-elemen yang ada dalam film ini menggambarkan genre tersebut, seperti jagoan yang berjuang sendiri, lokasi yang jauh dari mana-mana, ada jarak dengan aparat serta minimnya orang-orang di daerah sekitar.

Film berawal dari ide dan premisnya Garin Nugroho lalu dikembangkan secara apik oleh Mouly Surya. Garin Nugroho memberikan cerita tentang wanita Sumba, padahal Mouly belum pernah mengunjungi Indonesia bagian timur, jadi ia belum memiliki gambaran tentang pembuatan film ini. Film yang digarap olehnya selama 2 tahun (dari 2015) melalui riset dan mendapatkan pencerahan setelah berkunjung ke Sumba barat dan timur. Pastinya juga dibantu oleh komunitas lokal. Marsha Timothy juga mengikuti workshop selama 3 bulan untuk mendalami dialek Sumba.

Official poster

Saya suka banget sama sinematographi dan scoringnya yang sederhana tapi menegankan. Tidak terlalu banyak iringan musik yang mewakili tiap scene. Pada bagian-bagian menegangkan musik semakin kencang yang membuat ketegangan makin terasa. Gambaran hidup Marlina dalam film ini menampakkan bagaimana perjuangan seorang wanita yang diperlakukan semena-mena oleh lelaki nakal. Sosok Marlina seperti fenomena gunung es yang muncul ke permukaan saat ada banyak wanita di Indonesia bahkan di dunia yang mendapatkan perlakuan yang sama. Marlina dalam film ini hanyalah fiksi, tapi banyak diluar sana sesungguhnya "Marlina" yang bernasib sama.

Rasanya masih kurang puas nonton sekali film ini. Sampai saat ini saya masih teringat sup ayam yang dibuat Marlina untuk kawanan perampok. Ada apa dengan sup ayamnya? Nonton aja filmnya tanggal 19 November 2017 di seluruh bioskop. Sempatkan waktu kalian untuk menonton film yang berbeda dari biasanya. Beberapa teman ada yang tidak mau menonton film ini karena membaca status facebook saya dengan membaca judulnya saja. Plis deh, be smart audience. Nonton film berkualitas yang sudah diakui dunia. Pasti akan membawa pulang kesan yang beda setelah menontonnya.

Siapkan diri kalian untuk menonton kesadisan Marsha Timothy dalam film ini. Yang punya sakit asma, jangan tahan nafas lama-lama nanti kambuh lagi asmanya, yang punya sakit jantung jangan nonton deh. Pokoknya tiap babaknya menampilkan ketegangan yang berbeda. Original soundtrack yang melantun indah berjudul "Lazuardi" oleh Cholil Ahmad. Perlu diingatkan lagi nih, film ini untuk usia 18+, pastikan nggak bawa anak kecil kalau mau nonton. Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, kembali ke tanah air untuk mendapatkan keadilan.


Official trailer






Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Marlina The Murderer in Four Acts 



Produksi
Cinesurya 
Kaninga Pictures



Sutradara
Mouly Surya



Pemain
Marsha Timothy
Dea Panendra
Yoga Pratama
Egi Fedly





Tidak ada komentar :

Posting Komentar