Film Flight 555 Siap Terbang Menghibur Penumpangnya

Tidak ada komentar
Official poster


FLIGHT 555

PRODUKSI
Citra Visual Cinema

Produser
Niken Septikasari

SUTRADARA
Raymond Handaya

SKENARIO
Isman HS dan Raymond Handaya

PEMAIN
Tarra Budiman
Mikha Tambayong
Gisella Anastasya
Samuel Zylgwyn
Jaja Miharja
Rian D'Masiv
Ingrid Widjanarko
Mathias Muchus
dll


Awal tahun baru 2018 banyak film bagus yang rilis di bioskop, baik film dalam maupun luar negeri. Hayo...kamu sudah nonton film apa saja nih? Kalau saya baru satu kali nonton film di bioskop di awal tahun ini. Sebenarnya mau nonton semua film yang sedang rilis, tapi apa daya waktunya belum pas. Sekalinya nonton film dari luar negeri dan memang film yang direkomendasi bagus sama teman-teman. 


Nah, untuk film Indonesia saya baru saja nonton film berjudul "Flight 555". Nontonnya saat gala premiernya pula. Jadi sebelum rilis di bioskop saya sudah nonton duluan dong. Kalau yang satu ini film Indonesia pertama yang saya tonton awal tahun baru ini. Buat hiburan di awal tahun baru biar tambah fresh pikiran. 

Foto dulu sebelum terbang 

Nonton film apa nih Rul awal tahun ini? Yakin nih mau tahu..? Mau lah.... 
Ok jadi begini ceritanya....

Film Flight 555 menceritakan tentang perjalanan sebuah pesawat bernama Komodo Air dengan rute ke Bali. Di tumpangi oleh penumpang dari berbagai latar belakang. Seorang pria bernama Putu yang hendak pergi ke Bali karena mendapatkan berita ayahnya sakit, tiba-tiba harus dititipkan 2 anak kecil oleh ayahnya saat bertemu di bandara. Banyak kericuhan terjadi selama di bandara saat check in tiket. Setelah semua penumpang ada dalam pesawat, tiba-tiba terjadi keributan akibat adanya pembajak. Para pembajak tersebut memiliki tujuan yang berbeda. Bahkan ada yang meminta tebusan uang sebesar 5 Miliyar. Siapa aja pembajaknya? Nonton aja filmnya ya...

Para pramugari dibuat ketakutan akibat ulah para pembajak. Sampai mengancam pilot untuk menuruti kemauannya. Kekacauan semakin menjadi setelah rencana Putu dan Shantal, pramugari, ketahuan sama salah satu pembajak. Dibalik kekacauan dalam pesawat ternyata ada kisah percintaan. Kisah antara Putu, Shantal dan Thalisa mantannya Putu. Cinta segitiga kah? Nggak mau jawab, nonton aja filmnya..

Bagaimana nasib para penumpang pesawat Komodo Air? Save landing sampai Bali atau jatuh di hutan belantara? Nonton aja filmnya ya tanggal 18 Januari 2018. Oh ya di film ini ada salah satu vokalis band juga loh..

Bersama Tara Budiman sebagai Putu

Selama menonton film yang berdurasi 106 menit saya merasa terhibur sekali. Tiap adegannya memang bikin tertawa terus. Tidak ada yang bikin mikir terlalu keras saat menonton. Ngalir aja gitu, ketawa aja terus. Apalagi dibintangi beberapa komika yang tugasnya bikin orang ketawa. Pahalanya banyak lho bikin penonton senang. Saya pun senang sekali bisa berswafoto sama Tara Budiman, cucok deh nih cowo...😄

Setelah film selesai sempat diadakan press conference bersama sutradara dan para pemain. Oh ya film ini didukung oleh 38 pemain. Banyak juga ya. Saat press conference hampir seluruh pemain hadir dan memberikan ucapan rasa terima kasih kepada para penonton undangan dan berharap filmnya menghibur. Ingrid Widjanarko salah satu pemain Flight 555 mengatakan bahwa proses syuting selama 18 hari ini tidak mudah. Para pemain harus merasakan panasnya di dalam pesawat Boeing 747-400.  

Press conference bersama para pemain

Wahh...kebayang deh prosesnya syutingnya seperti apa. Bahkan di dalam pesawat tersebut benar-benar dijaga sikap pemainnya. Nggak boleh makan di dalam, nggak boleh merokok, bener-bener dijaga kebersihannya, lanjut kata Ingrid Widjanarko. Sepatutnya dimanapun kita berada juga harus begitu kan, menjaga sikap sesuai tempatnya. Setuju ya...

Untuk mengawali awal tahun baru 2018 yang sudah banyak kepenatan, saya rasa film Flight 555 ini cocok sebagai tontonan yang menghibur. Meskipun genrenya komedi, tapi rentang usianya dari 13+. Jadi usahakan jangan bawa anak-anak ya karena ada dialog yang kurang pantas didengar anak-anak. 

Jadi kapan tayangnya? Sebentar lagi nih, tanggal 18 Januari 2018 di seluruh bioskop Indonesia. Ajak teman-teman kamu biar bisa ketawa bareng. Enjoy the movie ! Simak trailernya dulu yuk...






***

Review Hip Seat Carrier Mooimom

1 komentar
Apa yang kamu beli untuk perlengkapan bayi? Pasti banyak ya wishlist perlengkapan bayi yang dibuat. Saya pun begitu, meski sudah melahirkan dua kali, tapi menyusun keperluan bayi itu penting. Dicatat apa saja yang dibutuhkan saat bayi lahir nanti. Setelah anak kedua ini saya tidak terlalu banyak membuat wishlist. Hanya beberapa perintilan bayi yang saya prioritaskan. Sebelum Sagara lahir saya sudah mengumpulkan banyak diaper. Alhamdulillah sampai usia ke 8 bulan ini saya belum sama sekali membeli diaper tiap bulan. Rezeki anak keduaku ini sangat berlimpah di tahun 2017 lalu. So, stok diaper aman.

Setelah Sagara lahir pastinya dia sering digendong. Apalagi saat ini dia manja banget. Nggak boleh saya mingser sedikit dia langsung mengulurkan tangannya minta digendong. Hasilnya saya nggak bisa ngapa-ngapain. Mau nyuci tertunda, mau beres rumah tertunda, pokoknya saya fokus gendong dia. Kadang makan pun dia dalam gendongan saya. Pegel juga kan lama-lama. Nah, wishlist yang tidak saya catat yaitu gendongan. Karena saya pikir masih ada gendongan bekas anak pertama yang masih bagus. Ada yang kain jarik dan sling.


Karena aktivitas saya yang mobile, saya sering membawa Sagara pergi. Tidak mudah loh menggendong bayi ber jam-jam. Pegel boo. Butuh gendongan yang nyaman nih. Saya coba beli gendongan instan. Ternyata tidak membuat saya dan Sagara nyaman. Terutama buat saya yang menggendong. Badan saya jadi pegal-pegal dan rasanya badan remuk semua. Tidak jarang saya minta pijit sama suami. Setiap pulang dari pergi bawa Sagara pasti tepar. Tapi saya nggak kapok bawa dia pergi. Karena berat badannya makin bertambah dan aktivitas saya yang mobile, maka itu butuh gendongan yang nyaman. Terutama nyaman di bagian pundak. Saya sampai nanya ke teman-teman dan searching tentang gendongan yang bagus. 

Setelah sekian lama mencari berbagai macam gendongan,  saya mencoba Soft Structured Carrier Hip Seat. Kalau orang awam bilang gendongan depan atau kangguru. Masih banyak yang beranggapan gendongan jenis ini kurang bagus untuk bayi karena posisi kaki yang mengangkang. Padahal nggak ada kaitannya kaki anak nantinya akan berbentuk huruf O karena digendong dengan posisi tersebut. Malah posisi mengangkang saat menggendong seperti huruf M ini bagus untuk struktur tulang belakang.

Hip Seat Carrier Mooimom

Banyak gendongan SSC Hip Seat yang dijual. Dari berbagai merek dalam dan luar negeri dengan varian harga yang berbeda. Kemudian saya mencoba untuk mereview Hip Seat Carrier dari Mooimom. Eh udah tahu belum tentang Mooimom. Nggak gaul ah kalau sampai nggak tahu 😊.

MOOIMOM adalah merek produk kehamilan dan menyusui. Berasal dari kata "Mooi" (Belanda) artinya cantik. Kalau ditambahkan mom menjadi mom atau ibu cantik ngarang.  Dibentuk pada tahun 2015 oleh designer muda yang memiliki 3 orang anak yaitu Carolyn. Ia menagalami kesulitan untuk menemukan produk ibu hamil dan menyusui yang berkualitas. Biasanya produk ibu hamil dan menyusui yang ada di pasaran harganya mahal dan kurang bagus. Hal ini yang mendorong Carolyn mengembangkan produk - produk hamil dan menyusui sendiri dengan harga terjangkau dan kualitas baik. Akhirnya ia mendirikan Mooimom berkat pengalaman observasi. 

Pesat sekali perkembangannya hingga produknya mencakup bra, maternity belt, korset pasca melahirkan, nursing cover, breastpump, baju hamil, celana hamil, gendongan dll. Mooimom ingin memberikan kenyamanan bagi ibu hamil dan menyusui. Untuk melihat lebih lengkap produknya bisa intip akun instagramnya @mooimom.id. Itulah sekilas tentang Mooimom. Kebetulan saya juga pakai bra menyusui Mooimom. Rasanya nyaman dan praktis. Untuk Hip Seat Carrier Mooimom ini masih terbilang baru. Baru diluncurkan tahun lalu (2017). Ada 4 pilihan varian warna yaitu tosca, navy blue, peach dan grey.

Sumber foto www. mooimom.id

Dari beberapa detail informasi yang saya dapat dari website dan setelah saya gunakan menggendong Sagara, hasilnya ada plus dan minus saat menggunakan gendongan hip seat (kesempurnaan hanya milik Allah). Mau tahu? Berikut penjelasannya :


Plus Menggunkan Gendongan Jenis Hip Seat
+ Dibuat dari bahan 100% Pure Cotton. Sehingga membuat bayi nyaman selama dalam gendongan, tidak merasa gerah. Bahannya enak disentuh kulit, nggak bikin iritasi.
+ Tali bahu yang empuk, lebar dan dapat diatur sesuai kebutuhan. Nah, dibagian bahu yang paling pegel kalau gendong Sagara. Apalagi berat badannya makin bertambah. Pengaturan talinya ini membuat saya tidak cepat pegal. Juara deh pokoknya.
+ Strap pengunci digerakan 360°, membuat bayi bebas bergerak. Keuntungan buat saya nih. Selain bayi bebas bergerak, tangan sayapun juga. Bisa sambil mengerjakan sesuatu dengan lancar meski menggendong. Sagara juga merasa kayak diayun-ayun sampai tertidur pulas.
+ Waistband yang lebar, dilengkapi dengan velcro dan strap pengencang dan pengunci yang lebar. Saking panjangnya nih waistband sekitar 123 cm, bisa mengelilingi pinggang saya yang ramping sampai kenceng. Ditambah adanya strap bikin tambah kenceng lagi dibadan. Jadi nggak mudah melorot.
+ Saran usia pemakaian : 3 - 36 bulan. Cocok buat Sagara yang berusia 8 bulan dan beratnya sekitar 7 kg lebih. Secara lehernya sudah cukup kuat dan bisa menahan berat bayi sampai 20 kg.
+  Mencegah bentuk O pada paha bayi. Penting nih dalam pembentukan tulang bagian paha dan kaki. Menurut penelitian kaki berbentuk M yang lebih baik saat menggendong.
+ Ruang lengan yang besar, sehingga memudahkan tangan bayi leluasa bergerak. Terbukti tangan Sagara tetap bisa bergerak bebas.
+ Terdapat kantong kecil disebelah kanan hipseat untuk menyimpan barang.
+ Busa cushion seat terbuat dari busa berkualitas dan ramah lingkungan. Mooimom mendukung gerakan go green nih, cakeeepp...
+ Kemiringan 30° membuat bayi tetap aman duduk digendongan. Sagara jadi tambah pules tidurnya dalam dekapan saya ini. 
+ Mudah dicuci dengan handuk basah, jangan pakai mesin (handwash), jangan pakai pemutih, jemur ditempat yang teduh. Jangan lupa keluarkan busanya sebelum di cuci ya. 

Beberapa posisi yang bisa dipakai pada hip seat mooimom

2 strap atas dan pinggang yang bikin nyaman

Posisi back carrier yang kurang nyaman buat saya
dan Sagara

Minus Menggunkan Gendongan Jenis Hipseat
- Untuk busa saya kurang nyaman bagian ini. Agak mengganggu di perut saya yang sangat ramping (kurus). Saat Sagara dalam gendongan busanya jadi sedikit agak turun yang mengakibatkan menendat bagian bawah perut. Bagi yang punya perut gembul saya sarankan hindari gendongan yang ada busanya karena akan membuat perutmu makin terlihat besar. Saat meletakkan Sagara ke kasur dalam kondisi tidur jadi lebih sulit karena tidak langsung bisa meletakkan ke kasur, diangkat dulu anaknya lalu diletakkan. Hal ini membuat Sagara jadi terbangun.
- Kemiringan saat menggendong membuat saya merasa tidak terlalu nyaman karena posisi kepala bayi terlalu dekat dengan kepala dan kadang suka terpentok dengan dagu. Sagara jadi menonga melihat saya. Tapi bisa disetting (adjust) kok talinya. 
- Kalau dipakai saat naik motor juga kurang nyaman bagi yang bawa motor (driver) karena busanya menekan bagian punggung. Selain itu juga menghabiskan tempat jok.


Posisi duduk M shape sangat bagus untuk kaki bayi


Kebetulan hari minggu saya mengajak anak-anak bermain di taman topi Bogor dan saya coba memakai hip seat ini. Ingin merasakan lebih lama menggendong Sagara dengan gendongan ini. Hasilnya saya kurang nyaman di bagian pinggang karena beban menggendong pindah ke area itu. Untuk pundak sudah aman, tidak ada rasa pegal. Untungnya saya bergantian menggendong Sagara dengan suami. 

Saya juga membawa diaper bagpack. Saat menggendong Sagara dengan membawa tas itu bebannya makin nambah makin pendek nih badan. Nah, ini berlaku kalau saya pergi hanya berduaan dengan Sagara, tanpa suami membantu bawa tasnya. Saat saya duduk di bangku comutterline juga kurang nyaman karena kepala Sagara jadi menonga dan dia tidak bergerak bebas. 

Gendong Sagara pergi ke taman topi Bogor

Yang paling memuaskan dari gendongan ini adalah tidak membuat pegal pundak saya. Sampai di rumah kondisi badan masih enak, meski agak capek sehabis jalan-jalan. Paling minta pijit bagian kaki aja. Biasanya saya sehabis menggendong Sagara pasti minta pijitin sama suami. Tapi kemarin masih baik kondisi badan, palinagn hanyak kecapean setelah jalan-jalan. Saya tertolong sekalo menggunakan gendongan hip seat dari Mooimom. 

Pasti mahal ya? Pasti banyak yang mau tahu ya kalau soal harga. Harga hip seat carrier Mooimom dibandrol Rp.2.599.000, karena ada special price menjadi Rp.1.559.400. Menurut saya harga yang sepadan dengan semua manfaatnya. Hip seat carrier ini bisa dibeli disini langsung. Saran saya untuk membeli gendongan sesuaikan dengan budget yang dimiliki, siapa yang sering menggendong dan tipe gendongan. Menggendonglah selagi bisa karena saat mereka sudah bisa berjalan dan berlari, maka masa - masa menggendong sangat dirindukan. Selamat menggendong! 😊


Follow juga sosial media Mooimom ya

Fanpage 



Instagram



***

The Greatest Showman, Bisakah Sesukses La La Land?

Tidak ada komentar

Judul
The Greatest Showman

Sutradara
Michael Gracey

Skenario
Jenny Bicks

Pemain
Hugh Jackman
Michelle Williams
Zac Efron
Rebecca Ferguson
Zendaya

Genre
Drama musikal fantasy


Durasi
105 menit


Distribusi
20th Century Fox


Banyak banget film yang rilis di akhir tahun 2017. Baik film Indonesia dan luar negeri saling bersaing dalam merebut hati penonton. Bagi saya, semua film itu bagus asal dari sudut pandang mana dulu yang mau diambil. Terbukti dengan rilisnya Ayat-Ayat Cinta 2 mendulang jutaan penonton akibat beraneka opini masyarakat. Tapi disini saya tidak akan membahas tentang film tersebut, nanti ya ada bahasannya sendiri. Sekarang saya mau review tentang film The Greatest Showman yang sudah rilis dari  tanggal 29 Desember 2017. Namun saya baru sempat menontonnya hari ini ( 2 Jan 2018). It's better than never watch, right? 

Awalnya si karena membaca review - review singkat di sosial media dari beberapa teman yang sudah nonton. Jadi saya sedikit terpengaruh juga. Saya sama sekali tidak membaca sinopsis dan para pemainnya kebiasaan . Saya mau nonton, nonton aja tanpa perlu pengharapan apapun, bikin stress saja kalau begini. Apalagi menonton film adalah cara "me time" saya. So, just watch it. Kali ini reviewnya agak blak-blakan ya karena filmnya kan sudah rilis. Perkara ada yang sudah atau belum nonton yaa terserah tanggapan kalian.

Hugh Jackman & Zac Efron
Photo by @greatestshowman

The Greatest Showman, menceritakan tentang seorang anak tukang jahit bernama Phineas Taylor Barnum atau dikenal dengan nama P.T Barnum yang memiliki tekad kuat untuk mewujudkan fantasi impian memiliki pertunjukkan besar sirkus. Barnum kecil diperankan oleh Ellis Rubin, langsung jatuh cinta saat pada pandangan pertama oleh Charity, seorang anak orang kaya. Setelah dewasa Barnum menikahi Charity, dengan segala kekurangan yang Barnum miliki. Charity pun bersedia. Merekapun memiliki 2 orang putri, Caroline dan Helen. 

Barnum pun terus berusaha dengan segala cara untuk mewujudkan mimpinya memiliki suatu pertunjukkan sirkus yang hebat. Sampai ia harus meminjam uang kepada bank untuk menyewa Museum Amerika Barnum menjadi tempat pertunjukkannya. Namun ia gagal menarik massa untuk menonton. Biasalah ya kalau entepreneur gagal saat langkah pertama bisnisnya. Ia pun mendapatkan ide dari anaknya yang menyatakan pertunjukkan itu harus ada sesuatu yang hidup dan unik. Barnum pun menggelar audisi untuk mendapatkan orang-orang unik yang memiliki talenta. Salah satunya seorang pemain sandiwara ngenes bernama Philip Carlyle. Kenapa ngenes? Karena ia merasa "tertipu" dengan hidup diatas panggung dan dunia nyata tidak seimbang. 

Barnum mendapatkan apa yang ia mau untuk menggelar pertunjukkannya dan sukses. Hingga ia diundang oleh Ratu Elizabeth datang ke Inggris dan berkenalan dengan Jenny Lind seorang penyanyi opera terkenal di Eropa. Kesepakatan pun terjadi antara Jenny Lind dan Barnum untuk menggelar tur ke beberapa negara. Barnum sibuk dengan turnya hingga ia sempat lupa dengan sirkus dan para talentanya. Sang istri juga sempat melarang Barnum pergi, namun ia tak mengjiraukan kata-kata istrinya. Sampai sesuatu terjadi antara Barnum dan Jenny Lind sehingga mereka tidak menjalin kerjasama lagi. Nggak denger kata istri si 

Kebakaran pun terjadi akibat ulah penonton nakal yang berantem dengan Carlyle. Sehingga menghabiskan seluruh gedung sirkus. Barnum pun bangkrut. Ia tidak punya modal lagi. Meskipun begitu ia tetap didukung oleh para talentanya, terlebih soal modal yang diberikan oleh Carlyle. Pertunjukkan sirkus pun terus berjalan. 

Gimana, reviewnya spoiler nggak? Nggak apa-apa ya spoiler, kan udah dirilis juga. Bagi yang belum nonton, ayo nonton. Jangan terpengaruh dengan review film yang lain ya.

Photo by @greatestshowman


Jujur, gue suka banget film ini !!! 

Kenapa? 

Karena filmnya nggak ngebosenin selamaaaaa diputar. Awalnya aja sudah dikasih lagu-lagu yang enak dan bikin kaki bergoyang. Kalau ada liriknya mungkin ikutan nyanyi juga kali deh. Ditambah Hugh Jackman yang laki banget penampilannya. Kelihatan tua si ya karena kerutan - kerutan di wajahnya. Tapi itu semua mulus ditutupi oleh akting, dancing and singing nya yang memukau. Karena saya baru melihat ia melakukan semua itu dalam film ini. Di Wolverine, Logan, X-Men, Real Steel ia hanya berakting tanpa menyanyi dan menari. Michelle Williams juga samalah dengan Hugh. Aktris yang sempat bermain di Dawson's Creek ini lebih dewasa penampilannya. Mereka pas banget dipasangkan meskipun secara usia jauh berbeda. Oh ya, film ini based on true story lho pada era 1860an di New York, Amerika. 

Ada yang menyimpulkan  film ini sama dengan La La Land. Saya memang tidak nonton filmnya, tapi apa yang membuat film The Greatest Showman disetarakan dengan La La Land?  Ternyata oh ternyata, pengarang lagu "This is me" dan "The Greatest Show" diciptakan oleh Benj Pasek dan Justin Paul yang sukses membawa La La Land meraih penghargaan  Academy Award dalam kategori best original song pada tahun 2017. Nah, apakah tahun 2018 ini original song The Greatest Showman meraih penghargaan juga? Who knows.. Total lagu yang ada dalam film ini sebanyak 11. Setiap lagunya disesuaikan dengan adegan. Berbeda dengan film India ya kalau ketemu pohon rindang langsung nyanyi. 😄

Pesan yang disampaikan juga simple. Kalau mau punya sesuatu yang menakjubkan ya harus sekuat tenaga usahanya. Berbagai cara bisa dilakukan asal yang bener. Berani mengambil dan menerima resiko. Namanya manusia tempatnya khilaf, saat ada di atas suka lupa sama yang di bawah. Begitupun Barnum terhadap rekan-rekannya. 

So, untuk mengisi waktu liburan dan meregangkan otot-otot boleh banget nonton film bergenre motion picture musical & comedy ini. Film yang dibalut musical itu memang nggak bikin jenuh. Meskipun settingnya era 1860an berkat lagu-lagunya yang jaman now bisa bikin kaki bergoyang. Apakah The Greatest Showman bisa masuk ke salah satu kategori Academy Awards tahun ini? Bisa lah ya, sekarang saja sudah mendapatkan 3 nominasi Golden Globe. Lihat saja nanti. Ayo segera nonton !






***

Bukan Lagi "4 Sehat 5 Sempurna", Tapi "Isi Piringku" Penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak Indonesia

6 komentar
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya 22 Desember 2017 kita merayakan Hari Ibu Nasional. Ada yang tahu hari jadi yang ke berapa? Tahun ini Hari Ibu sudah menginjak usia ke 89. Jadi Hari Ibu sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Namun peringatan Hari Ibu tidak semeriah perayaan lainnya. Bahkan di kalender tidak ada warna merah pada angka 22, kecuali bertepatan pada hari minggu ya. Setelah saya mengalami masa kehamilan, melahirkan dan sedang berusaha membesarkan anak-anak, saya merasakan menjadi seorang ibu. Sebelumnya ibu hanya panggilan kepada orang tua  saya. Sekarang saya sudah menjadi ibu.

Membicarakan tentang ibu pasti langsung baper alias bawa perasaan. Kalau saya mendengar lagu bertemakan tentang ibu pasti meneteskan air mata. Rasanya hati ini tanpa dikomandoi langsung merasakan antara haru dan bahagia. Mengingat betapa besarnya perjuangan seorang ibu untuk anak-anaknya. Tiada satupun barang berharga yang bisa menggantikan air susu ibu.


Dalam menyambut Hari Ibu yang lalu banyak sekali yang menggelar kegiatan secara online maupun offline. Salah satunya acara yang saya hadiri tanggal 21 Desember 2017 lalu di Eat & Eat FX Sudirman. Acara bertemakan Bincang - Bincang Nutrisi Buat Si Kecil diselenggarakan oleh Womanation. Sebagai wadah komunitas perempuan di Indonesia yang memiliki 2000 anggota yang tersebar di Indonesia menggagas kampanye sosial bernama "Udah Nelpon Nyokap?" dan didukung oleh Danone Indonesia "Isi Piringku".

Sesi pertama acara menghadirkan Myrna Soeryo selaku Chief Community Officer Womanation dan Harry Setiawan Penggagas Udah Nelpon Nyokap? . Menurut ibu Myrna, Womanation ingin memberikan apresiasi kepada para ibu yang telah berjasa dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Sesuai dengan visi Womanation "Empower Woman, Empower Nation" yang ingin memberdayakan perempuan lain dengan berbagai bidang. Melalui kerjasama dengan mitra kampanye "Udah Nelpon Nyokap?" di mana dari hal kecil seperti menelpon dan menanyakan tentang apa yang sedang atau ingin ibu makan. Terlihat sepele ya, tapi bisa mengikat ikatan batin anak dan ibu lebih erat.

Ki-ka : Harry Setiawan, Myrna Soeryo dan MC

Apa hubungannya dengan nelpon nyokap dengan isi piring ya? Ohh mungkin nelpon nyokap sambil mengisi piring dengan makanan. Hmmm...jangan sok tahu deh. Biar lebih jelas simak yuk penjelasannya satu per satu ya...


Kampanye "Udah Nelpon Nyokap" Sebagai Pengingat Jasa Ibu

Siapa yang sudah nelpon ibu hari ini?  Ayo ngaku jujur deh. Saya akui jarang sekali hubungi ibu lewat telpon atau SMS. Saya berpikir ibu ada di rumah terus kok. Kalaupun pergi nggak jauh dan nggak lama. Lagipula rumah kontrakan saya dengan rumah ibu berdekatan. Jadi sering mondar-mandir ke rumah ibu juga. Kalau saya sedang ada urusan kadang anak-anak saya titipkan ke ibu. So, saya merasa ibu baik - baik saja di rumah. Ternyata menelpon ibu itu penting. Bukan hanya sekedar basa basi menanyakan kabar saja, tapi juga menggali ikatan yang lebih dalam dan lebih intim.

Munculnya ide kampanye Udah Nelpon Nyokap? ini berawal dari rasa kehilangan mas Harry setelah ibunya meninggal. Ia mengakui bahwa dulu jarang sekali menelpon ibu akibat kesibukan yang ia jalani. Malah ibunya yang sering menelpon ke kantornya. Sekedar menanyakan sudah makan atau belum atau seperti sedang mencari teman untuk diajak bicara. Sebelumnya mas Harry mengajak semua yang hadir untuk mengheningkan cipta sejenak, merenung akan perjuangan ibu selama ini terhadap anak-anaknya. Momen ini berhasil buat saya meneteskan air mata sambil diiringi lagu Mother How Are You Today? nya Maywood.


Udah Nelpon Nyokap? merupakan kampanye viral dan offline yang ditujukan untuk mengingat kembali betapa besarnya jasa ibu dalam kehidupan. Mengangkat kembali posisi ibu sebagai salah satu prioritas utama dalam keseharian serta menjadikan menelpon ibu sebagai salah satu kegiatan yang tidak hanya basa-basi namun bisa menggali sebuah ikatan yang lebih dalam dan mesra.

Kampanye ini diharapkan sebagai reminder kepada generasi milenial yang sangat mengandalkan gadget. Agar tetap menjaga kedekatan dan kehangatan hubungan antara ibu dan anak. Saling menjaga komunikasi satu sama lain. Gadget yang keren-keren itu jangan hanya digunakan untuk browsing dan update media sosial, tapi juga manfaatkan untuk komunikasi dengan orang tersayang, khususnya ibu.

Kalau kamu nelpon ibu apa yang ditanyakan? Kalau saya biasanya nih menanyakan sudah makan belum bu? Istirahat yang cukup ya bu atau jangan lupa diminum obatnya. Padahal bukan hanya sekedar itu saja. Ibu juga butuh tempat curhat, menuangkan segala isi pikiran terhadap anak-anaknya untuk saling mengisi. Oleh karena itu, selama ibu masih ada, sebisa mungkin kita menelpon ibu meskipun sibuk dengan kegiatan. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Kira-kira begitu pesan Mas Harry Setiawan.

Apa yang biasa kalian bawa saat pulang ke rumah untuk ibu? Kalau saya biasanya bawa makanan, sama kan? Toss. Saya juga nggak tahu kenapa harus makanan yang sering saya bawa untuk ibu. Kadang ibu suka bilanh sebelum saya pergi, "Nanti pulang bawa makanan ya". Jadi, kalau saya ingat saya belikan makanan kesukaannya. Menurut Psikolog Ajeng Raviando "Memberikan makanan disadari atau tidak adalah sebagai bentuk rasa kasih sayang kita terhadap ibu". Terlihat sepele tapi maknanya dalam. Tanpa harus berucap aku sayang ibu, memberikan makanan favoritnya sudah mewakili kata sayang tersebut.

Oh ya, program kampanye Udah Nelpon Nyokap? akan mulai aktif awal tahun 2018. Follow saja akun instagram @nelponnyokap untuk tahu lebih lanjut kegiatannya.


Bukan Lagi Slogan  "4 Sehat 5 Sempurna", Tapi "Isi Piringku" untuk Anak Usia 4 - 6 tahun

Masih mengenai makanan nih guys. Bukan hanya orang tua saja yang perlu diperhatikan makanannya, tapi juga untuk anak-anak khususnya usia 4-6 tahun. Karena di rentang usia ini anak dalam fase tumbuh kembang yang bagus, sudah sekolah TK atau PAUD dan waktu pengenalan yang tepat mengenai manfaat makanan bergizi, khususnya buah dan sayur. Di rentang usia ini juga anak-anak cenderung memilih makanan sendiri karena tidak suka makan buah dan sayur. Sebenarnya siapapun dan berapapun usianya harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Namun untuk 2 kategori ini (orang tua dan anak-anak) diberikan perhatian lebih karena ada korelasinya.

Ki-ka : Wailayati Ningsih, Aldis Ruslialdi dan
Ajeng Raviando

Dulu kita tahu tentang 4 sehat 5 sempurna sebagai patokan makanan sehat dan bergizi yang dipopulerkan oleh Prof. Poerwo Soedarmo (Bapak Gizi Indonesia) pada tahun 1950an. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya ilmu pengetahuan gizi, slogan 4S dan 5S ini berubah menjadi gizi seimbang. 

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal.

Tahun 2014 Kementrian Kesehatan mengeluarkan grafis terbaru tentang Tumpeng Gizi dari yang sebelumnya. Di Amerika dan beberapa negara lain dikenal dengan sebutan piramida. Untuk menyesuaikan dengan adat budaya Indonesia maka disebut Tumpeng Gizi Seimbang (TGS).

sumber gambar pergizi

Bersamaan dengan acara Forum Pangan Asia Pasifik beberapa waktu lalu di Jakarta, Kemenkes mengumumkan tentang kampanye baru bernama "Isi Piringku". Apa pengertian Isi Piringku itu? Ibu Wailayati Ningsih - Senior Health and Nutrition Manager Danone Indonesia menjelaskan bahwa Isi Piringku merupakan kegiatan kampanye pangan yang digagas oleh pemerintah dan didukung secara aktif oleh Danone Indonesia karena sejalan dengan gerakan Alimentation Revolution atau Revolusi Pangan Danone.

Isi Piringku memiliki konten 50% karbohidrat dan protein  (1/3 protein dan 2/3 karbohidrat) dan 50% sisanya untuk buah dan sayur. Dalam 4 sehat 5 sempurna susu dijadikan penyempurna dalam slogan tersebut. Namun sekarang susu masuk ke dalam golongan protein hewani dan masih banyak bahan pangan yang bisa jadi penyempurna. Isi Piringku juga menekankan pentingnya membatasi gula, garam dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.
  • Gula         = 4 sendok makan/hari
  • Garam     = 1 sendok teh/hari
  • Lemak = 5 sendok makan minyak goreng/hari

Agar menjadi pola gizi seimbang, jangan lupa minum air putih yang cukup minimal 8 gelas sehari, aktivitas fisik minimal 30 menit, dan memantau berat badan serta cuci tangan sebelum makan. Sama ya dengan tambahan pedoman gizi seimbang. Utamakan sumber pangan lokal ya. Bagaimana gambaran Isi Piringku yang dimaksud? 


Ini isi piringku

Program Isi Piringku juga mengedukasi guru dari 100 PAUD  terpilih yang tersebar di 12 kabupaten dan kota seperti Tangerang, Sukabumi, Bogor, DKI Jakarta, Subang, Kupang, Mojokerto dll. Kampanye Isi Piringku menargetkan usia 4 - 6 tahun karena pada masa pra sekolah anak memerlukan asupan makanan dalam jumlah dan gizi yang cukup. Pada masa inilah pertumbuhan dan perkembangan motorik, kognitif dan sosial ekonomi melesat cepat. Pemahaman pangan dan gizi dimulai sejak dini agar tertanam dengan baik hingga dewasa.

Aldis Ruslialdi - Nutritionist mengatakan bahwa pengenalan asupan nutrisi seimbang pada anak memang harus dilakukan sejak dini. Karena nutrisi adalah sumber energi yang bisa digunakan untuk beraktivitas seperti belajar dan bermain. Bersumber dari berbagai jenis makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral yang bisa diserap oleh tubuh. Jika tidak dapat terpenuhi nutrisinya maka akan berpengaruh pada organ dalam tubuh sehingga menurunkan imunnya dan segala aktivitas anak. Anak pintar dan sehat karena pencernaannya juga sehat.

Banner Isi Piringku

Ada 4 pilar yang harus diperhatikan dalam membuat makanan yang sehat yakni :
  1. Belanja sehat. Utamakan belanja di tempat atau corner yang pengolahannya lebih lama. 
  2. Penyimpanan. Usahakan makanan yang mau diolah atau dimakan di tempat yang mudah diambil.
  3. Pengolahan. Cara memasak sayur dengan daging pastinya berbeda. Kalau sayur tidalk boleh terlalu lama dimasak, sedangkan daging harus lama agar benar - benar yakin matang.
  4. Penyajian. Sesuaikan dengan Isi Piringku menu yang kita makan dalam sekali saji.

Bagi saya tiada makanan yang enak selain masakan ibu di rumah. Meskipun ibu hanya masak sayur asem dan tempe orek, tapi kelezatan yang terasa berasal dari rasa cinta ibu terhadap anak-anaknya. Dari makanan turun ke hati. Pokoknya selalu jatuh hati dengan masakan ibu.

Semoga sinergi 2 kampanye yang berlangsung ini diharapkan dapat menghasilkan  nilai dan respon positif di masyarakat. Ibu menjadi tonggak utama dalam segala kegiatan di rumah. Salah satu tugas ibu adalah memberikan asupan makanan yang sehat dan bergizi seperti menu Isi Piringku. Anak Indonesia cerdas berawal dari pemenuhan kebutuhan nutrisi seimbang. Kamu Udah Nelpon Nyokap, belum?


***