Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Bertemu Eks ISIS Dari Film "Seeking The Imam"

Gambar
Dunia maya dihebohkan dengan berita kontra eks ISIS dipulangkan ke Indonesia. Opini serta hujatan buat mereka mengalir terus di lini masa media sosial. Sebenarnya saya enggak begitu mengikuti berita tentang ISIS sebelumnya. Saya hanya tahu bahwa ISIS musuh dunia. Rasa penasaran saya semakin bertambah setelah KOMiK membuka pendaftaran nonton bareng film dokumenter tentang keluarga yang terbujuk oleh propaganda ISIS yang telah kembali ke Indonesia di acara Festival Kebhinekaan. Akhirnya saya daftar dengan menghubungi kak Dewi Puspa (Ketua KOMiK).

Mulai dari tanggal 20-23 Februari 2020 diadakan Festival Kebhinekaan di 3 lokasi di Jakarta Pusat yaitu Griya Gus Dur Matraman, Wisma Rahmat di Petojo, dan Taman Suropati Menteng. Festival Kebhinekaan bertujuan untuk merayakan keberagaman dan memperkuat toleransi melalui ragam kegiatan yang santai dan menyenangkan dengan sasarannya anak muda dan kaum milenial.

Ketika yang Nge-Hits Enggak Pantas Ambil yang Receh

Kenapa?  Why?  Wae? Nande? Limadha? Waarom? Kyon? Napa? Warum? Neden? ... Orang yang nge-hits "kayak gue" dianggap spesial saat mengambil yang receh? Bahkan cenderung enggak pantas dapat yang recehan. 
Dari sudut pandang mana gue dibilang blogger hits?
Apa dari semua job yang gue terima, dari upah yang masuk ke rekening gue, dari baju dan sepatu yang gue pakai, dari acara yang sering gue datangi, dari komunitas yang gue gabung, dari pertemanan yang gue jalin, dari postingan semua media sosial. Dari mana menurut lo?!
Gue aja bingung lihat hits-nya gue dari mana dan apa? Gue belum bisa mempengaruhi orang lain untuk jadi lebih baik, gue aja masih buruk.
Gue bangga dibilang hits, bangga gue dibilang jobnya banyak, bangga gue dibilang fee-nya mio-mio. Apa itu yang lo maksud kehitsan gue selama ini sehingga saat gue ambil yang receh dianggap enggak pantas? 
Cuma segitu pemikiran lo terhadap gue yang sudah berlama-lama ngebacot di grup yang sama? What the fuck!
Gue... Masih jauh d…

Toko Barang Mantan, Siap Nampung Kenangan Masa Lalu

Gambar
Selama berpacaran, mantan saya ada 5 orang. Bisa dibilang banyak enggak sih? Enggak lah ya, pasti masih banyak cewek yang punya mantan lebih dari saya. Kalau mantan banyak antara sok cantik, laku banget atau selektif. Kalau saya lebih ke selektif sih, cuma mau pacaran sama yang cakep. 😆

Entah saya memang lupa, enggak peka atau sama sekali enggak pernah dikasih barang yang berarti dari pacar. Kayaknya dulu memang enggak pernah ngasih atau beliin barang favorit masing-masing. Cuma saya masih menyimpan kalender tahun 2007 yang ada foto berdua. Kalau lihat itu rasanya dulu saya alay banget deh. Geli sendiri.


Hari Kanker Sedunia, Cegah Faktor Risiko dan Deteksi Dini

Gambar
Sakit kanker. Semua orang pasti sudah takut duluan kalau dengar kata-kata itu. Pastinya enggak ada yang mau ngalamin penyakit paling mematikan sejagad raya ini. Belum ada obat paten yang menyembuhkan, malah bertambah terus penderitanya.

Bagaimana enggak bikin takut orang? Kanker merupakan penyebab kematian kedua terbesar di dunia dan merupakan penyakit ke 2 yang menghabiskan biaya pengobatan BPJS setelah jantung. Tiap 2 detik ada 1 orang baru terdiagnosis kanker dan tiap 3 detik ada 1 orang meninggal dunia. Irony.


Malaysia Healthcare Expo 2020, Ajak Cek Kesehatan Sambil Wisata

Gambar
Kurang piknik tuh, makanya sakit. Sering sekali saya dengar kalimat itu dari orang-orang. Entah memang kenyataannya begitu atau sebagai sindiran saja. Tapi kadang benar juga, orang yang sakit kalau diajak jalan biasanya cepet sembuh.

Seperti ibu saya punya sakit jantung, sudah pakai 3 ring di jantungnya. Tapi kalau ngebahas soal baju-baju muslim di Tanah Abang getol banget. Malah dia langsung ngajak saya pergi ke sana besoknya. Padahal orang sakit jantung kan enggak boleh capek. Tapi ibu, jalan-jalan ke Tanah Abang salah satu obat mujarab buat nyembuhin jantungnya.


Produk Asuransi Perlindungan Penyakit Kritis

Gambar
Penyakit itu datang tidak mengenal targetnya. Baik muda ataupun tua, baik pria maupun wanita atau si miskin dan si kaya. Ia bisa datang dengan cara teguran yang halus atau dadakan. Melihat kondisi gaya hidup masa kini, berbagai penyakit kritis bermunculan secara massif. Apabila sudah mengalami salah satu penyakitnya, tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan. Kalau punya asuransi, kalau tidak bisa gigit jari.
Bulan Januari 2018 ibuku didiagnosa penyakit jantung. Nyeri dada sebelah kiri, tubuh basah bagai mandi keringat yang bercucuran dan nafas yang sesak adalah ciri-ciri orang kena serangan jantung. Kata dokter ibu termasuk kuat menahan rasa sakitnya. Biasanya orang yang kena serangan jantung akan dibawa ke UGD dan langsung rawat inap. Hari itu, ibu masih kuat saya bawa ke dokter klinik dengan menggunakan becak. Tidak ada orang laki di rumah, tidak ada motor, dan cuma saya yang diandalkan. Ada adik ipar, cuma dia kebagian tugas jaga anak-anak. Kalau ingat momen itu sedih r…