Selasa, 04 Juni 2019

# Kesehatan # keselamatan

Utamakan Aman, Selamat, Sehat Sampai Tujuan Bagi Pemudik

Bulan Ramadan tinggal hitungan hari menuju Hari Raya IdulFitri. Semua sibuk menyiapkan diri untuk bersilaturahmi nanti. Bagi yang merantau sudah siap mudik dari jauh hari, dengan tujuan berbeda destinasi. Kalau saya tetap disini, sambil menikmati Jakarta yang sepi nanti.

Kamu mudik naik transportasi apa? 

Seru ya yang bisa mudik ke kampung halaman. Bertemu dengan keluarga, saudara-saudara, para tetangga, para mantan yang ada disana. Pokoknya momen mudik itu sangat ditunggu-tunggu karena cuma setahun sekali. Rasanya sayang untuk dilewatkan.

Rabu, 28 Mei 2019 di Parkir Inap Utara, Stasiun Gambir diadakan acara Ngabuburit Sehat Bareng Menkes & Menhub dengan tema Mudik Aman, Selamat, Sehat Sampai Tujuan. Acara ini diselenggarakan bagi para pemudik supaya lancar mudiknya. Sedih deh saya ngga mudik kemana-mana 😥.

Ngabuburit sehat ini dihadiri oleh para narasumber :
  • Prof. Dr.dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) - Menteri Kesehatan RI
  • Dr. Kirana Pritasari, Dirjen Kesehatan Masyarakat
  • Djoko Sasono, Sekjen Kemenhub
  • Dadan Rudiansyah, Executive Vice President PT KAI DAOP 1 Jakarta
  • Fitra Eri, Influencer Otomotif

Obrolan semakin seru karena kedatangan juga dari komunitas blogger dan komunitas otomotif. Suasana sore itu terasa akrab dan membaur diiringi musik akustik. Pengen goyang aja bawaannya.

Para narasumber yang hadir

Tips Mudik Aman, Sehat, Selamat Sampai Tujuan


Mudik jadi momen paling ditunggu bagi para perantau untuk kembali ke kampung halaman saat hari raya IdulFitri. Hampir setahun tak jumpa, pasti rindu rasanya. Entah jauh karena bekerja atau sekolah, mudik merupakan prinsip perjuangan kembali kepada keluarga.

Mudiknya mau gunakan kendaraan atau lintas apapun, tetap harus utamakan aman, sehat, selamat sampai tujuan. Nah, berikut perilaku yang bisa diterapkan selama mudik dari Menkes dan Menhub :

1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik.

2. Periksa kondisi kelayakan kendaraan.

3. Sebelum dan selama mengemudi tidak minum-minuman keras dan obat yang menyebabkan kantuk.

4. Istirahat tiap 4 jam sekali.

5. Jangan paksakan mengemudi jika lelah dan mengantuk.

6. Disiplin dan patuhi rambu lalu lintas.

7.Kendalikan kecepatan kendaraan terutama pada kondisi jalan rusak atau bergelombang, saat hujan dan cuaca buruk.

8. Kendaraan tidak melebihi muatan dan menyalahi peruntukannya.

9. Gunakan masker dan lindungi diri dari asap, debu dan polusi.

10. Tidak menerima makanan atau minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal.

11. Jika membawa bekal pilih makanan yang tidak cepat basi.

12. Lihat tanggal kedaluwarsa bila membeli makanan dan minuman kemasan.

13. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum dan sesudah makan.

14. Konsumsi makanan atau minuman yang bersih dan sehat.

15. Buanglah sampah pada tempatnya.

16. Buang air kecil dan besar di toilet yang tersedia.

17. Tidak menggunakan gadget selama berkendara.

18. Bila sakit manfaatkan pos kesehatan terdekat.

Jumlah fasilitas pelayanan kesehatan disebar di tiap titik sepanjang jalur mudik seluruh Indonesia. Jumlahnya mencapai 6.047, rinciannya sebagai berikut :

  • 4210 puskesmas
  • 144 RS rujukan
  • 375 RS sekitar jalur Pantura
  • 188 public safety center
  • 207 kantor kesehatan pelabuhan 
  • 923 pos kesehatan

Pos pelayanan kesehatan disiagakan berada pada pintu exit tol, jalur tol operasional, dan jalur non tol.




2 komentar:

  1. Kadang dilema ya, ada yg nawarin makanan karena memang tulus, kaya waktu aku di kereta, kehabisan nasi tengah malam, mau ke dapur dah habis, eh ibu-ibu nawarin nasi, makanlah anak-anakku. Tapi sekarang ketulusan macam tu jadi ternodai dengan orang-orang yg berniat jahat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, punya pengalaman kurang baik ya mba saat mudik lalu. Memang perlu kewaspadaan sama orang yg nggak begitu kenal di lain tempat.

      Hapus