Rabu, 03 April 2019

# Film indonesia # Film Mantan Manten

Review Film Mantan Manten : 3 Kekuatan yang Dimiliki Wanita

Senang sekali bisa nonton film Indonesia kembali di awal bulan April ini. Kualitasnya semakin bagus dari segi alur cerita, pemain, penulisan skenario sampai promosinya. Salut deh buat para sineas Indonesia yang terus berkreasi di dunia seni peran.

Siapa yang kangen lihat akting Atiqah Hasiholan? Pasti banyak nih yang mau lihat lagi Atiqah berseni peran di film terbarunya. Nggak tahu kenapa saya suka banget kalau dia main film. Ibunya Salma ini memang totalitas dalam berakting.


Hadir di gala premiere Mantan Manten

Film Baru Atiqah Hasiholan kali ini bercerita tentang cinta, keikhlasan, dan tradisi. Film yang diproduksi oleh Visinema Pictures (@visinemaid) bekerja sama dengan JD.ID dan Kaskus mempersembahkan sebuah kisah cinta karya Farishad Latjuba, dari produser "Keluarga Cemara" (Anggia Kharisma) dan "Love for Sale" (Kori Adyaning). 

Tahu kan kalau tahun ini Visinema Pictures telah merilis film Keluarga Cemara dan Terlalu Tampan pada Januari dan Februari 2019. Beberapa film-film Visinema Pictures yang lain: Filosofi Kopi, Cahaya dari Timur, Surat dari Praha, Bukaan 8, Love for Sale.

But now, I want to tell about film Mantan Manten. Film yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan (Yasnina), Arifin Putra (Surya Iskandar), Tyo Pakusadewo (Arifin Iskandar), Dodit Mulyanto (Darto), Oxcel (Salma), Tutie Kirana (Bude Marjanti), Marthino Lio (Ardy). 

Konsepnya keren. Ada pelaminannya juga
saat gala premiere

Kebetulan saya hadir di gala premiere film Mantan Manten, sebuah film Indonesia terbaru. Saya salut sama konsep gala premiere kali ini. Sebegitu niatnya dibuat konsep a la pernikahan. Ada pelaminan, meja tamu undangan, photo booth, janur kuning saat masuk pintu bioskop, karangan bunga yang ucapannya bikin baper.

Tamu undangan dan para pemain juga crew memakai pakaian batik atau kebaya. Malah Tio Pakusadewo segala pakai blangkon dan baju lengkap adat Jawa. Pokoknya berasa banget lagi kondangan deh. Meskipun saya nggak pakai kostum itu, tapi nggak sampai salah kostum juga sih.

Sinopsis Film Mantan Manten 

Yasnina adalah analis keuangan utama di sebuah perusahaan pialang besar. Ia dikambing hitamkan oleh atasannya yang sudah ia anggap seperti ayah sendiri, Iskandar, atas kerugian yang sedang terjadi.

Ketika semua asetnya disita, ia ditinggalkan tanpa uang sepeser pun, hampir tidak ada yang tersisa kecuali satu aset yang disengketakan di Solo. Atas saran dari calon suaminya, Surya, dia memutuskan untuk memindahkan dirinya ke aset yang disengketakan untuk menyelesaikan perselisihan dan menjual aset untuk menutupi litigasi biayanya.

Official poster
Dok.foto @mantanmanten

Namun, mantan pemilik aset, Marjanti, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Budhe Mar, seorang perias manten Jawa, tidak serta merta memberikan persetujuannya kepada Yasnina yang ingin segera menjual aset.

Budhe Mar bersedia melepaskan kepemilikan dari aset hanya jika Yasnina menjadi asistennya merias manten selama 3 bulan dengan harapan dia bisa menjadi penerusnya merias manten. Sebuah kisah cinta sederhana tentang pengkhianatan dan keikhlasan.  

Nah, gimana sudah ada gambaran tentang film Mantan Manten? Kalau masih penasaran nonton aja filmnya mulai tanggal 4 April 2019 ya.

4 Kekuatan yang Dimiliki Wanita Dalam Film Mantan Manten

Tiap film pasti punya pesan atau maksud yang ingin disampaikan. Begitupun dengan film @mantan.manten ini. Setelah saya nonton, ada 3 kekuatan yang dimiliki wanita yang bisa saya simpulkan, antara lain :

Kekuatan Finansial
Yasnina adalah seorang wanita mandiri. Sukses dengan karirnya sebagai analisis keuangan. Bahkan ia pernah mendapatkan penghargaan di bidang finansial. Entah kenapa malam nasib malang menimpanya, kalah dalam memenangkan penghargaan dan bangkrut seketika karena pengkhianatan calon mertuanya.

Zaman sekarang mayoritas wanita bisa memperoleh pendapatan sendiri dari mana pun. Seorang IRT saja bisa jualan secara online melalui kecanggihan smartphone, menulis artikel blog berbayar atau buka warung kecil-kecilan di rumah.

Karangan bunga yang bikin baper ucapannya

Itu artinya wanita bisa mandiri secara finansial. Tidak berpangku tangan (lagi) dari jatah bulanan suami. Saya mengalami hal ini dalam beberapa tahun belakangan, setelah aktif dan serius dunia blog. Bisa dibilang penghasilan dari blog saya lebih besar dari suami. Bukannya sombong, tapi saya ingin menunjukkan bahwa IRT itu nggak melulu soal dapur dan ranjang.

Dari kebangkrutan Yasnina itu ia tidak merasa lebay dalam keterpurukan ekonomi. Segala cara ia cari, sampai ingin menjual satu-satunya aset yang dimiliki. Namun, tak semudah membalikkan tangan. Yasnina perlu berjuang lagi untuk mengembalikan keadaannya dulu.

Apakah sisi ekonominya membaik? Nonton aja filmnya ya.


Kekuatan Menata Hati
Wanita mana yang kuat melihat calon suami ternyata menikah dengan orang lain? Kalau saya sih nggak kuat. Karena pernah mantan saya mengundang ke pernikahannya, tapi saya nggak datang. Bikin sakit hati aja.

Lain dengan Yasnina. Ia bisa memasangkan kembali puzzle hati yang terpecah ketika tahu kliennya menikah dengan calon suaminya. Jleb nggak tuh. Yasnina tetap menjalankan tradisi turun temurun untuk melancarkan adat pernikahan yang nggak bisa disepelekan.

Bayangin dong guys, saat kalian merapihkan baju pengantin pria di hadapan mantanmu sendiri, merias pengantin wanita dengan hiasan paes nan cantik, ditambah berhadapan dengan keluarga besar yang menentang hubungan kalian dengan anaknya. Kalau gue sih ke gunung aja deh, kalau ke laut takut kena Tsunami 😂.


Kekuatan Ikhlas 
Dari menata hati itu, pastinya cara yang ampuh adalah ikhlas. Mencoba menerima apa yang terjadi dan menimpa diri. Ikhlas mudah diucapkan, namun sulit dilakukan. Yasnina bisa melakukan sebaliknya. Ia pun selalu ingat pesan Bude Mar, menjalankan apapun itu harus ikhlas, begitupun dengan kejadian yang telah terjadi.

Yasnina pun ikhlas menjadi seorang pemaes, menggantikan posisi Budhe Mar yang sudah mengabdi berpuluh-puluh tahun. Apalagi dia ikhlas menjadi pemaes dari mantan calon suaminya. Kalau kalian bisa nggak begitu? Ikhlas itu akan terbukti dari aksi yang ditunjukkan, bukan dari ucapan. Meskipun saya paham hatinya Yasnina perih dengan keadaan itu.

Barang siapa yang ikhlas merelakan yang dicinta pergi, yakinlah suatu saat Dia akan menggantikan yang lebih baik. Apakah Yasnina mendapatkan yang lebih baik itu? Lihat aja filmnya ya.

Yasnina bisa nggak ya jadi pemaes yang diandalkan?
Screenshoot shoot dari trailer


Kekuatan Tradisi
Film ini kental sekali dengan adat Jawanya karena adanya pernikahan tradisi Jawa, khususunya Solo yang dekat dengan kerabat keraton. Bude Mar adalah seorang pemaes (perias pengantin) yang ilmunya diperoleh turun temurun.

Paes adalah riasan pengantin adat Jawa yang merupakan simbol dari kecantikan dan kedewasaan seorang wanita JawaRiasan paes ini memiliki beberapa lekukan yang memiliki makna yang mengandung kesakralan maupun makna filosofi dalam setiap detailnya. (Sumber fimela.com)

Menjadi pemaes itu tidak sembarangan lho. Orang yang melakukan harus benar-benar bisa dipercaya dan diandalkan. Maka itu ilmunya diturunkan oleh keturunannya atau orang yang bisa dipercaya. Yasnina kira-kira keturunan Bude Mar atau bukan ya? Jawabannya ada kalau kamu nonton filmnya.

Saya pun baru tahu tentang paes ini. Pernah lihat di acara kawinan, pengantin wanitanya memakai paes, tapi saya kira itu hanya riasan pengantin saja, ternyata ada makna yang tersirat. Tradisi ini perlu dipertahankan meskipun zaman terus berubah. Sekali lagi, pemaes dilakukan oleh wanita. Kekuatan tradisi tetap ada karena kekuatan wanita yang mumpuni.

Bagaimana masih pensapena dengan jalan cerita film Mantan Manten? Langsung aja cek jadwal bioskop hari ini dan pilih film Indonesia terbaru yaitu Mantan Manten. Tayang di bioskop tanggal 4 April 2019.

"Perempuan yang kuat adalah perempuan yang berani menghilangkan marabahaya di dalam keluarganya"
Yasnina







***

2 komentar:

  1. wiih lgs tertarik sih pgn nonton. samaa mba, atikah juga aktris favoritku ;). semua film dia totalitas banget diperanin. dia itu wajahnya ga bosenin yaaa, unik dan khas :D. sukaaaa pokoknya. ntr weekend mau nonton ah :)

    BalasHapus
  2. Dari hasil browsing aku juga baru tahu kalau ini adalah adu akting pertama Arifin Putra dan Atiqah Hasiholan

    Judulnya catchy banget yak, "Mantan Manten", jadi kepo, kira-kira siapa ya orang dibaliknya?

    BalasHapus