Sabtu, 03 November 2018

# Domus # Rumah permanen instant

Rumah Permanen Instant Tahan Gempa

Beberapa bulan ini bencana gempa sering terjadi di Indonesia. Bulan Agustus wilayah Lombok diguncang gempa dengan kekuatan 7 Skala Richter, kemudian gempa kembali terjadi di wilayah Donggala, Palu dan tercatat 7,4 Skala Richter oleh BMKG. Tidak cukup dengan gempa, tsunami pun muncul menghanyutkan pemukiman warga. Semua rata dengan tanah. Saat berita itu tersebar, saya terus berucap istighfar dan memohon kepadaNya semoga ada yang terselamatkan. Pasti ada korban jiwa di suatu bencana, biarlah itu menjadi takdir Illahi. Bagi yang masih selamat, segera bangkit dan meneruskan hidup selanjutnya. Yang menjadi pertanyaan adalah dimana mereka akan tinggal? Sedangkan rumah dan harta benda habis semua. Tidak selamanya akan tinggal di pengungsian, mereka butuh rumah permanen untuk ditinggali selamanya.

rumah permanen instant domus
Nggak pake lama bikin rumah
Pastinya renovasi demi renovasi terus dijalankan oleh pemerintah setempat. Membangun kembali bangunan-bangunan yang rubuh akibat bencana. Terlintas dipikiran saya, apakah ada rumah atau bangunan yang tahan gempa? Kalau di Jepang sudah menerapkan konsep rumah tahan gempa, apa di Indonesia bisa?  Bisa dong, karena ada teknologi baru yang bisa membuat rumah permanen instant hanya beberapa hari saja. Awalnya saya belum percaya ada teknologi seperti ini. Namun setelah berkunjung ke eksibisi Konstruksi Indonesia 2018 tanggal 31 Oktober lalu di JIEXPO Kemayoran dan mendatangi Stand PT.TATALOGAM LESTARI ada di Hall B3 No.650 JIEXPO Kemayoran, saya jadi tahu ada perusahaan konstruksi yang fokus dengan bahan bangunan pembuat rumah permanen instant. Apa itu ya?

DOMUS, Rumah Permanen Instant


Saya tiba di JIEXPO tepat pukul 9 pagi dan melihat banyak pengunjung yang duduk di tenda-tenda sambil mengikuti pidato dari Presiden Joko Widodo. Eksibisi Konstruksi Indonesia 2018 resmi dibuka oleh beliau. Pertama kalinya saya berjarak dekat dengan orang nomor satu di Indonesia, tapi terhalang terus oleh Paspampres untuk sekedar minta swasfoto. Gagal saya punya kenang-kenangan dengan Pak Jokowi. Pembukaan eksibisi ini juga memberikan sertifikasi kepada 13.000 orang tenaga kerja konstruksi yang diberikan secara simbolis kepada 8 perwakilan tenaga kerja. 

Sekitar jam 11 siang, para pengunjung baru diizinkan masuk ke dalam hall. Saya dan bersama teman - teman blogger langsung mengunjungi booth PT Tatalogam Lestari. Tatalogam Lestari merupakan perusahaan genteng metal dan baja ringan terbesar di Indonesia. Dibuktikan dengan diraihnya penghargaan oleh lembaga independen ReBi (Rekor Bisnis Indonesia). Tahun 2016, Tatalogam Lestari meraih penghargaan OCI (Outstanding Corporate Innovator) dari badan independen di Amerika Serikat yaitu PDMA (Product Development Management Association) atas inovasinya dalam menyediakan produk-produk inovasi yang ramah lingkungan. 



rumah tahan gempa
Saya di depan contoh rangka
rumah permanen Domus

Awal terbentuknya perusahaan ini simple sih. Hanya karena sebuah mimpi ingin mengganti atap seng gelombang yang mudah berkarat muncul pada tahun 1994. Cuma dari mimpi aja lho, tapi PT Tatalogam Lestari memiliki Paten genteng metal dengan Nomor ID0-000-116-S dan Paten untuk atap sirap Nomor 000332-S. Diakui oleh konsumen dan industri di Indonesia dengan mendapatkan ISO9001-2015, sertifikasi untuk Quality Management System sejak tahun 2003. Dari prestasinya tersebut, tercetuslah inovasi revolusioner membangun rumah instant, cuma 5 hari lho!

DOMUS adalah rumah permanen yang dibangun dengan sistem yang dikembangkan oleh PT. TataLogam Lestari yang memungkinkan membangun rumah dengan cepat. Kuncinya terletak pada PERENCANAAN yang matang, MATERIAL yang tepat serta TEKNIK pengerjaan yang benar, efektif dan efisien. Bapak Stephanus Koeswandi selaku Vice Presidential PT Tatalogam Lestari mengatakan material teknologi DOMUS untuk  hunian sementara bisa diganti sesuai kemampuan seperti bilik bambu, panel gypsum, triplek, spandek atau terpal.

Teknologi DOMUS bukan hanya bisa diaplikasikan untuk bangunan permanen, teknologi ini ternyata sangat tepat diterapkan bagi hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana alam. Domus menggunakan panduan bahan material produksi PT Tatalogam Lestari dan bahan material lainnya yang memenuhi standar SNI sehingga memiliki keunggulan yang Kuat, Cepat, Hemat dan Indah. Kalau pernah nonton acara Bedah Rumah di salah satu stasiun teve, saya rasa pakai teknologi Domus ini.

KUAT
Rangka bangunan, kolom praktis dan rangka atap menggunakan baja ringan dari PT Tatalogam Lestari yang memiliki pengalaman selama puluhan tahun dengan reputasi terbaik di Indonesia. Kombinasi dinding bata ringan, genteng metal dan material berkualitas lainnya menjadikan DOMUS sebagai bangunan permanen yang kuat dan tahan gempa.

CEPAT
Proses pengerjaan DOMUS telah melalui perencanaan matang. Penentuan bahan, pengadaan material, tahap perakitan dan pemasangan, pembagian kerja tukang sesuai keahliannya, semua dilakukan dengan manajemen waktu yang terukur dan sistematis dan telah terangkum dalam satu paket siap pasang.

HEMAT
Selain hemat biaya bahan karena dapat meminimalisir bahan sisa yang terbuang, sistem ini juga menghemat waktu. Dalam 4 orang tukang terlatih yang disebut METALMAN, proses penyiapan lahan, perakitan, pembangunan hingga penyelesaian sebuah rumah Tipe 21 dapat dibangun dalam waktu 5 hari.

INDAH
Kualitas material, rasa tanggung jawab pada hasil pekerjaan dan sentuhan artistik dipadukan sehingga menghasilkan produk yang indah dan dapat memuaskan konsumen.

hunian sementara domus
Pak Stephanus (baju biru tengah) bersama SDM konstruksi

Material Teknologi DOMUS


DOMUS tidak sembarangan memilih material. Semua sudah diperhitungkan dengan baik. Berikut beberapa material yang dipilih untuk membangun huntara :
  1. PURLIN merupakan rangka baja galvanis tahan karat yang kokoh sebagai pengganti CNP konvensional cocok untuk aplikasi bangunan sebagai gording maupun girts (dudukan Cladding). Bahan baku Galvanis G450 dan Z18 /Z22 (97% zinc/seng, 1% alumunium dan bahan lain sampai 100%).
  2. SAKURA DX adalah plat baja yang diaplikasi galvanis sesuai standar SNI. Memiliki struktur yang kokoh untuk aplikasi pelat cor lantai sekaligus berfungsi sebagai bekistring dan pengulangan positif satu arah. Digunakan pada bangunan dengan struktur beton cor maupun baja, SAKURA DX dapat dipesan sesuai panjang yang dibutuhkan sangat cocok yang ingin mendapatkan kemudahan dalam mengecor bangunan, perumahan, ruko, mall maupun gedung bertingkat lainnya.
  3. PRAKTIS, berfungsi sebagai pengikat material dinding supaya menjadi stabil. Kolom metal PRAKTIS yang tidak memerlukan perakitan besi beton, bekistring maupun pengecoran. Dapat dirangkai menjadi beberapa kombinasi sesuai posisi maupun kegunaan kolom.

Pilihan Paket DOMUS 


Domus tersedia dalam tipe 21, 30, 36 dan 45. Cocok banget bagi yang membutuhkan rumah di daerah perkotaan, urban, perkebunan, pertambangan bahkan yang rawan bencana. Selain tipe, Domus memiliki 3 pilihan paket sesuai kebutuhan. Pilihan paketannya sebagai berikut :

Paket Rangka
Meliputi rangka praktis, rangka kuda-kuda, rangka plafond, genteng dan Cladding.

Paket Putih
Meliputi paket rangka ditambah bata ringan, Foster keramik, kloset + kran jendela dan pintu penutup plafond (gypsum 9 mm), instalasi listrik dan air

Paket Komplit
Meliputi paket putih ditambah plesteran + Aci (bagian luar), acian (bagian dalam) dan pengecatan.

Semua paket itu tidak termasuk pondasi, septic tank, lampu dan biaya pengiriman. Listrik, air dan lantai kerja disiapkan oleh pemilik.

harga tipe rumah domus
Pilihan harga dari tipe rumah Domus

Harga pilihan paket tersebut bervariasi. Menurut informasi yang saya dapatkan saat di booth PT Tatalogam Lestari, perhitungannya sekitar Rp 2.5 juta m/persegi. Untuk melihat lebih jelas harga tiap tipe rumah apa yang ingin dibangun, install aplikasi Si Mantap di playstore. Nanti akan ada roof calculator untuk menghitung kebutuhan material bangunan.

Menurut saya inovasi teknologi Domus sangat cocok dibangun di Indonesia. Seperti diketahui kalau negeri ini rawan sekali bencana. Tapi, tidak berharap juga bencana tiap waktu datang. Tempat tinggal sementara memang diperlukan bagi pengungsi karena mereka harus melanjutkan hidup setelah bencana berlalu. Ada yang tertarik membuat rumah dengan teknologi Domus?



www.tatalogam.com
IG : @simantap
FB : Genteng Metal Si Mantap
Twitter : @tatalogam 



****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar