Kamis, 30 Agustus 2018

# Action Fantasy # Film indonesia

4 Hal Sableng Untuk Film Wiro Sableng Kapak Maut Naga Geni 212

Wiro...Wiro Sableng...
Sinto...Sinto Gendeng...
Wiro...Wiro Sableng...
Sinto...Sinto Gendeng...

Seruan nama tersebut sudah menggema sejak di penghujung tahun 2017. Siapa yang tidak hafal dengan 2 nama tokoh fiktif dari novel yang melegenda. WIRO SABLENG,  Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, sebuah novel yang pertama kali terbit tahun 1967, pernah difilmkan tahun 1980an dan ada sinteronnya juga tahun 1990an ditulis dari tangan seorang pria yang menurunkan darah seni ke anak laki-laki bungsunya yang berperan sebagai Wiro Sableng. Almarhum Bastian Tito telah menorehkan ide-ide kreatifnya dalam 185 judul novel Wiro Sableng. Akhirnya, tokoh dan cerita fiktif tersebut diwujudkan ke dalam bentuk audio visual yang begitu menarik dan berkelas. 


gala premiere wiro sableng
Meet & greet with cast and crew Wiro Sableng
Saat gala premiere

Saat pertama kali melihat pertama kali teaser Wiro Sableng tersebar di media sosial instagram, youtube dan twitter, saya langsung mengagendakan waktu dari jauh-jauh hari untuk mendapatkan tiket gala premierenya. Bukan hanya ingin bertemu langsung para pemainnya, tapi juga merasakan atmosfer sebagai penonton yang pertama kali nonton sebelum tayang resmi di bioskop 30 Agustus 2018. Sebelumnya film ini akan tayang bulan September, namun ternyata dipercepat. 

Studio 2 XXI Epicentrum dipenuhi para penonton yang nggak sabar melihat aksi Wiro dan musuh-musuhnya. Sebelum film dimulai, produser "sableng" Lala Timothy memberikan kata sambutan dan mengingatkan agar tidak ada yang merekam selama film berlangsung. Malu dong kalau ketahuan ngebajak film. Tiba saatnya lampu mulai dimatikan dan layar lebar memunculkan gambar 20th Century Fox layaknya film Hollywood segera dimulai. Ya..Wiro Sableng berada dibawah distributor film kelas dunia.

film wiro sableng
(Ceritanya) Berlaga a ala Wiro Sableng

Ada beberapa hal yang menjadikan kamu harus nonton film Wiro Sableng. Tapi, ini versi saya ya, subjektif sih, karena ekspektasi tiap orang beda setelah menonton sebuah film. Namun untuk film satu ini dijamin deh kalian dibikin degup jantung lebih cepat. Bukan jantungan ya, tapi excited. Nah, berikut rangkumannya.


Pemain Yang Sableng Aktingnya

Film Wiro Sableng dipenuhi dengan pemain yang luar biasa aktingnya. Tak disangka kalau Vino G.Bastian memerankan Wiro Sableng. Baru kali ini Vino berlaga dengan pencak silat. Pastinya dia lakukan dengan akting totalitas. Tak mau kalah dengan suami, Marsha Timothy berperan sebagai Bidadari Angin Timur. Muncul dengan gaun biru indah menyampaikan pesan bahwa kerajaan akan diambil alih oleh musuh Wiro. 

Sherina Munaf yang dulu berpetualang, kini menjelma menjadi Anggini seorang pendekar dengan selendang ungunya. Ia juga murid dari guru Dewa Tuak yang diperankan oleh Andi /Rif. Gaya tengilnya pas sekali dengan aslinya.

pemeran wiro sableng
Ganggu banget deh yang dibelakang 

Wiro tidak akan menjadi pendekar "sableng" kalau tidak dilatih oleh guru yang menyelamatkan nyawanya dari kobaran api. Eyang Sinto Gendeng memberikan seluruh ilmunya selama belasan tahun ke Wiro. Diperankan oleh Ruth Marini yang benar-benar memiliki suara asli serak khas Sinto Gendeng. Saya sempat tanya saat minta foto sama dia.

"Itu suaranya asli nggak sih mba?"tanya saya
"Asli dong..." jawabnya 

Kemudian dia mengeluarkan suara tertawa khas Eyang Sinto Gendeng. Saya pun melongo mendengarnya. Beneran asli suara dia sendiri.

Musuh Wiro Sableng yang selama ini ia cari menjadi dalang kehancuran kerajaan. Mahesa Birawa pernah menjadi murid Sinto Gendeng dan dikenal dengan nama Suranyali. Ia berkhianat kemudian masuk golongan ilmu hitam. Mahesa lah target utama Wiro Sableng turun dari gunung Gede. 

pemeran sinto gendeng
Bersama eyang Sinto Gendeng

Pemain lainnya juga luar biasa aktingnya. Ada Marcel Siahaan sebagai Ranaweleng, Dian Sidik sebagai Kalingundil, Fariz Alfarazi sebagai Bujang Gila Tapak Sakti, Happy Salma sebagai Suci ibunya Wiro. Lukman Sardi sebagai Werku Alit, Dwi Sasono sebagi Paduka Raja Kamandaka, Aghniny Haque sebagai Rara Murni. Dan sederetan pemain luar biasa aktingnya.


Efek Visual Sableng 

Pernah nonton film 2012 atau The Meg. Kedua film Hollywood ini menggunakan teknik Computer-Generated Imagery (CGI). Begitupun dengan Wiro Sableng menggunakan  dukungan efek visual dari CGI. Rumah produksi LifeLikes Pictures mengumpulkan 99 artis efek visual asli Indonesia yang terbagi dalam 10 studio. Tentunya efek visual ini dikerjakan paskaproduksi oleh orang-orang hebat tersebut. Membutuhkan 780 shot dengan menggunakan aplikasi CGI.

kapak maut naga geni 212
Senjata pamungkas Wiro Sableng
Kapak Maut Naga Geni 212

Efek visual memang terlihat saat menonton filmnya. Namun buat saya sebagai penonton tidak merasa "dibohongi" oleh scene-scene yang menampilkan efek visualnya. Bisa dibilang mulus banget hasilnya. Kalau masih ada yang bilang, itu kan bohongan, masa Wiro Sableng bisa ngeluarin kapak segede itu dari badannya. Ya iya lah, itu namanya kecanggihan efek visual dari CGI. Saya terkesima dengan tampilan gambar hasil CGI di film Wiro Sableng. Belum ada film Indonesia yang hampir sempurna efek visulanya seperti Wiro Sableng.


Promosi Yang Sableng

Tanpa perlu mengajak orang untuk buzzerin (khususnya blogger) atau promosiin film Wiro Sableng, seluruh masyarakat Indonesia juga sudah tahu siapa Wiro Sableng. Tapi masih dalam bentuk pikiran fantasi mereka. Lala Timothy sang produser sableng mengajak 20th Century Fox sebagai distributor demi bisa mengglobalkan film Wiro Sableng. Kalau Hollywood punya Marvel dan Justice League, Indonesia punya pendekar lokal yang sableng. Pastinya 20th Century Fox akan membawa film Wiro Sableng ke bioskop-bioskop mancanegara.

Media promosinya pun nggak nanggung - nanggung loh. Bukan cuma sekedar t-shirt atau gantungan kunci aja, tapi lebih dari itu. Sebelum filmnya muncul salah satu toko merchandise online membuat merchandise berupa tas, t-shirt, pouch, bantal dengan desain khusus Wiro Sableng. Saya sampai pesan 1 tas dengan desain tulisan 212. Sayangnya nggak sempet saya pakai saat gala premiere, barangnya baru sampai sehari setelahnya.

Selain merchandise, media promosi lainnya yaitu sequels, komik, animasi, action figure dan mobile game, exhibition di salah satu mall di Jakarta, penampakan Wiro Sableng di kemasan minuman energi dan cokelat, kartu  bioskop limited edition dan pastinya roadshow dari kota ke kota sekaligus meet & greet bertemu penonton yang siap sableng. Tiket presale pun sudah dibuka dari jauh-jauh hari penayangan.


poster film wiro sableng
Official poster

Sablengnya Pencak Silat Raih Medali Emas

Bersamaan dengan ajang Asian Games 2018, pencak silat meraih emas (hingga tanggal 29 Agustus 2018) sebanyak 10 medali emas. Kesenian olahraga khas Indonesia memang patut mendapatkan prestasi ini. Film Wiro Sableng pun menampilkan laga pencak silat yang dikoreografi tim kang Yayan Ruhian, si Mahesa Birawa. Beliau ini sudah tak diragukan lagi dalam berlaga pencak silat di tiap film yang ia mainkan.

Baca juga : DUKUNG BERSAMA ATLET INDONESIA "MERAIH BINTANG" DI ASIAN GAMES 2018

Hampir 98% film Wiro Sableng menampilkan pencak silat. Semua pemain diberikan workshop sebelum proses syuting berjalan. Sherina Munaf butuh waktu 5 bulan mempelajari jurus-jurus silat demi mendalami karaktet Anggini, sedangkan Andi /rif sampai muntah-muntah karrna sudah lama tidak aktif latihan pencak silat. So, pencak silat wajar mendulang emas di negeri sendiri dan merajai tiap scene cerita dalam film Wiro Sableng.

pemeran mahesa birawa wiro sableng
Kang Yayan Ruhian
Koreografer pencak silat sekaligus pemain
 

Sebenarnya masih banyak hal-hal sableng lainnya dari film ini. Angga Dwimas Sasongko berhasil menggarap film kolosal  klasik Indonesia. Skenario yang apik pun dibuat oleh Tumpal Tampubolon yang sebelumnya sukses juga membuat film Tabula Rasa. Huft...terlalu banyak hal sableng yang ada di film ini. Saya pun masih merasakan gemaan nama Wiro Sableng dan Sinto Gendeng saat malam gala premiere.

Image Wiro Sableng begitu melekat dalam diri Vino G.Bastian. Almarhum ayahnya pasti tersenyum bangga ada disana. Mungkin tak menyangka, anak laki-laki bungsunya yang melebarkan sayap novel Wiro Sableng menjadi wujud nyata lewat layar lebar. Banyak kejutan di film ini, salah satunya pemeran Wiro Sableng versi sinetron main di film ini juga lho. Wiro Sableng segera turun dari gunung Gede dan #SiapSableng 30 Agustus 2018 di bioskop - bioskop seluruh Indonesia.


Selama langit masih biru, hutan masih hijau, air sungai ke laut. Kita pasti akan bertemu kembali, Wiro. 
Bastian Tito


Official trailer




***

6 komentar:

  1. duh belom sempat juga nonton
    secara nonton cuma bisa hari sabtu atau minggu
    ini dari kemarin sok sibuk terus
    saya harus nonton karena saya ngikutin novelnya dari dulu
    moga blm turun layar

    BalasHapus
  2. asiik foto sm Vino..keren ya Vino bs memerankan tokoh yg ceritanya dibuat alm. bpknya sendiri

    BalasHapus
  3. Penasaran ya ama filmnya soalnya zaman kecil enggak terlalu suka baca ceritanya. Tapi Wiro Sableng melegenda

    BalasHapus
  4. Udah agendain sejak blm tayangnya. Tapi saat ini msh blm kesampain utk nonton. Sedih aku tuh..
    Apalagi film ini kolaborasi juga ya yg sama rumah produksi ternama International, pasti keren bgt

    BalasHapus
  5. Aku belum sempet nonton ini. Kayaknya keren dan heboh ya filmnya.

    BalasHapus
  6. Kok, mirip ya ama kak yayan senyumnya...jangan2 satu perguruan yaaah. Film ini bagus yaah

    BalasHapus