Selasa, 13 Maret 2018

Trik Foto Jitu Dengan Modal Smartphone

Lihat foto-foto keren berseliweran di timeline instagram bikin saya iri. Hasil jepretannya itu lho memanjakan mata. Banyak dugaan yang terlintas dalam pikiran. Pasti kameranya mahal, pasti yang moto seorang photographer atau belajar photography di luar negeri. Tambah bikin mundur cantik ya kalau semua dugaan itu benar. Bagaimana nggak minder coba,  saya pakai smartphone kalau foto sedangkan foto-foto kece itu pakai kamera DSLR yang lensanya bulet gede-gede. Perbandingannya bagai bumi dan langit. Jauh bro..

Pixabay.com
Kegiatan photography memang sedang digandrungi banyak orang. Mengambil gambar dengan kamera dan mengunggah di sosial media sudah menjadi makanan sehari hari. Memotret makanan atau minuman sebelum makan menjadi habit baru dilakukan. Kalau yang ini jangan di contoh ya. Saya pun tertarik untuk belajar photography yang sesuai dengan tools yang saya punya yaitu smartphone. Karena modalnya cuma punya ini. Bersama @kompakersdepok komunitas penggemar photography di Depok, saya ikut workshop "Foto Keren Dengan Modal Smartphone" di Gedung Felfest IFC UI Depok Sabtu lalu (10032018). Memang bisa moto pakai hape doang? Bisa dong.

Dibalik foto yang bagus ada trik yang digunakan oleh si pemoto. Saya pikir pasti menggunakan kamera canggih selayaknya photographer. Ternyata cuma menggunakan smartphone yang kita punya bisa menghasilkan foto sekeren kamera profesional. Titus O.Mainassy sebagai narasumber acara workshop ini memberikan kelas fotografi ponsel. Pemuda tinggi ini memiliki pengalaman mengisi acara workshop Smartphone Photography Class di British Council pada September 2017. Ia mengatakan ada beberapa trik foto menggunakan smartphone :

Rule of third, salah satu prinsip komposisi photography yang paling dikenal dan populer bagi mayoritas penggemar potret memotret. Menjadi pondasi bagi keseimbangan elemen foto sehingga secara keseluruhan foto jadi lebih enak dilihat.

Cahaya. Lebih baik memotret pada pada waktu tertentu (golden time) jam 8-10 pagi dan jam 3-5 sore. Pada waktu tersebut cahaya alami dari matahari terlihat lebih putih. Kalau siang hari warnanya agak kekuningan.

Peka. Pemoto harus lebih peka terhadap objek yang ingin dipoto. Sebisa mungkin objeknya punya makna dibaliknya.

Titus O. Mainassy

Moment
. Paling ditunggu oleh pata photographer. Karena adegan yang diinginkan atau ditunggu-tunggu tidak bisa diulang lagi. Penting banget kepekaan diperhatikan. Misalnya gerhana bulan atau munculnya pelangi.

Timing. Pemotret harus menentukan waktu pada objek yang mau diambil momennya. Memperhitungkan waktu adegan apa yang ingin dipoto. Harus tahu waktu yang tepat momen yang diinginkan muncul.

Aplikasi. Sekarang sudah banyak ya aplikasi editan foto yang langsung diunduh di smartphone. Aplikasi yang harus ada di smartphone kamu yaitu Snapseed, Adobe Lightroom Mobile dan Picsay Pro.

Kemunculan banyaknya smartphone membuat masyarakat kesulitan memilih. Maunya kan sesuai kebutuhan  dan canggih ya. Tapi tiap ponsel kan beda-beda keunggulannya. Ada yang ingin kameranya bagus, baterenya tahan lama atau awet pulsanya. Untuk mewakili kecanggihan smartphone lainnya, sebagai produk lokal Advan mengenalkan produk andalannya. Seri Advan G2 bisa jadi pilihan kamu memiliki smatphone rasa flagship  (semua kebutuhan konsumen akan kecanggihan smartphine) dengan harga lebih baik.

Advan G2
Do Great, Make Better


Spesifikasi Advan G2
✔Display 5,5"(1980x1080) Full HD LTPS
✔iDOS 7.2 based on android 7.0 Nougat Octa core 1.5 GHz GPU MALI T860
✔RAM 3GB
✔ROM 32 GB
✔Micro SD up to 128 GB
✔Bluetooth USB OTG
✔Dual camera
( Depan 16 MP + Belakang 13 Mp)
✔Wi-fi 802.11 b/g/n
✔Battery 35000 mAh

Ada 6 bukti pada Advan G2 paling jitu di kelasnya. Kamera bagus dengan harga yang bersahabat sesuai dengan slogannya selfie in detail bisa melihat bulu mata dengan jelas, warna cerah dan garis rambut terlihat jelas. Batere yang tahan lama bisa mengurangi beban membawa power bank. Kalau punya, kalau nggak punya ribet juga kan cari colokan. Desain yang keren bisa menunjang pemakainya. Tidak kelihatan kan kalau handphone merek lokal rasa internasional. Advan G2 dilengkapi dengan keamanan yang dinamakan Advan Secure terdiri dari Fitur anti theft yang bisa melacak handphone jika terselip, Face Id bisa membuka handphone dengan deteksi wajah dan Privacy System bisa menyimpan file rahasia, dijamin aman. Hebatnya lagi 

Advan G2 ada finger print sebuah sistem keamanan yang bisa menghemat waktu 22 jam. Jadi tidak perlu lagi mengunci dan membuka handphone dengan password atau pola.

Mba Eska mempraktekan trik foto yang diberikan
 oleh Titus
Selain Titus memberikan materi foto jitu dengan modal smartphone. Satu narasumber yang tak kalah kerennya yaitu Rika Ekawati, seorang halal food influencer yang tergabung dalam komunitas upload kompakan. Food photography yang menjadi concernnya. Food photography merupakan salah satu bidang fotografi yang spesialisasi memotret makanan. Produk yang biasa digunakan dalam iklan, majalah, paketan, buku menu atau resep masakan. Bekerja dengan kolaborasi antara pengarah seni, fotografer, food stylist, prop stylist dan asisten-asistennya. 

Seorang food photography harus memahami dasar-dasar fotografi digital, peralatan untuk food photography, lighting, props and styling, framing & komposisi dan editing. Trik-triknya hampir sama dengan smartphone, tapi photography digital lebih dalam dan detail lagi. Apalagi mba Rika Ekawati menggunakan kamera profesional seperti DSLR. 

Rika Ekawati

Seru banget belajar fotografi itu. Saya jadi nggak minder lagi kalau foto dengan smartphone karena sudah tahu trik jitu dari narasumbernya langsung. Tinggal ikuti saja langkah-langkahnya sebelum dan sesudah foto. Hasil yang diunggah jadi bagus kan. Para follower jadi betah lihat feed instagram kita. Disangka punya kamera pro padahal modal smartphone doang. Nah, keunggulan Advan G2 tadi bisa jadi pilihan. Saya juga mau punya ahhh. 

Nanti kalau ada worshop photography saya mau ikutan lagi. Semoga sudah punya kamera profesional dan mempraktekan trik-trik yang diberikan mbak Rika Ekawati. Foto makanan yang bikin semua oranng pada ngiler. Saat workshop berlangsung kemarin banyak sekali aneka kue yang dijadikan objek foto. Ada Gigieat Cake kuenya Nagita Slavina, roti Bebelly yang lucu punya Laudya C. Bella dan Prilly Latuconsina dan kue-kue dari para usaha komunitas kompakers Depok. Saya sudah cobain semua kuenya dan rasanya enak banget. Terima kasih untuk @ummifikri yang sudah mengajak saya ikutan workshop mengenyangkan ini. Let's take a picture !

Peserta workshop dari blogger


***

6 komentar:

  1. wah keren juga nich Advan 2, spesifikasinya juga oke dan kamera bagusnya juga untuk jepret sana sini untuk konten blog

    BalasHapus
  2. jadi pengen punya advan lagi deh, apalagi abis baca artikel ini ;p

    BalasHapus
  3. Wah apalago seorang Blogger nih harus belajar photograpy ya. Soalnya koleksi foto pribady blogger itu harus banyak. Sampai sekarang saya belum jago soal motret-memotret ini

    BalasHapus
  4. Motret pakai hp emang sekarang, udah bisa bagus banget karen lensa hp udah bagus- bagus resolusinya. Tapi kalau lensa bagus tapi ngak bisa pakenya susah juga, jadi enak neh mbak nurul dapet ilmu baru.

    BalasHapus
  5. Wow... Advan salah satu merek smartphone terbaik di kelasnya, kebetulan punya keluaran tahun lalu, buat foto-foto oke dan jernih suaranya

    BalasHapus
  6. Pake hp aja kalo emang sense nya bagus hasilnya jg bagus ya. Salam kenal Mbak. 😀

    BalasHapus