Jumat, 06 Oktober 2017

3 Pesan Penting Dalam Film Pengabdi Setan

Nonton film salah satu sweet escape saya dari rutinitas sehari-hari sebagai ibu rumah tangga. Tahu sendiri kan kerjaan di rumah itu enggak ada habisnya. Perbandingannya itu 1 :10, 1 kelar masih ada 10 kerjaan rumah menunggu. Tapi saya tetap menikmati rutinitas ini dengan pikiran fresh. Caranya ya itu, saya manjakan diri dengan hal yang saya suka. Nonton film. Apalagi di bioskop enggak berhenti tayangin film-film baru dari dalam dan luar negeri. Tinggal pilih deh yang mana mau di tonton. Nah, Rabu 4 Oktober 2017 kemarin saya sempatkan diri nonton film horor terbaru di bioskop, Pengabdi Setan. Penasaran juga kenapa judulnya nantangin gitu ya. Saat tahu sutradaranya Joko Anwar, saya enggak ragu pilih film itu. Sebelum nonton saya melihat keramaian twitter dengan review-review yang menarik. Ditambah dengan meme - meme lucu yang dibuat para netizen. 

Pilih bioskop deket rumah aja

Saat saya membeli tiket, screen jadwal penayangan film hampir semua studio menayangkan film Pengabdi Setan. Artinya pihak bioskop tahu film mana yang digandrungi penonton saat ini. Jadwal film tayang jam 13.55 WIB dan penonton sudah banyak menempati seatnya masing-masing. Sengaja saya pilih paling pinggir kalau mau ke toilet gampang jalannya padahal mah takut kalau duduk dipojok sendirian. Seperti biasa sebelum film dimulai ditayangin dulu trailer - trailer film yang akan tayang nanti. Hmm...saya mulai cari waktu sweet escape yang pas lagi nih. Okeh, sekarang kita bahas filmnya ya...

Pengabdi Setan menceritakan tentang sebuah keluarga yang hidup di era 1981. Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, nenek dan 4 anak. Ibunya seorang penyanyi top di jamannya. Setelah sakit selama 2 tahun sang ibu tidak menyanyi lagi bahkan tidak mendapatkan royalti dari label rekamannya. Pengobatan pun jadi terhambat karena tidak adanya biaya.  Selama ibunya sakit banyak kejadian aneh terjadi. Sehingga membuat anak-anaknya ketakutan sendiri merawat ibunya. Tiap ibunya membutuhkan sesuatu terdengar bunyi lonceng tanda memanggil anak-anaknya. Hingga suatu hari ibunya meninggal dunia, kejadian-kejadian mengerikan terus terjadi. Kejadian apa aja? Nonton filmnya ya...

Sekilas sinopsis film Pengabdi Setan yang saya tonton. Selama berjalannya film saya juga takut si, tapi karena rame-rame kan nontonnya jadi berani lah, dikit. Menurut saya film garapan Joko Anwar sudah enggak diragukan lagi deh. Sempat baca testimoninya mbak Upi (sutradara My Stupid Boss) tentang film Pengabdi Setan yang buat saya penasaran. Hasilnya apa? Salut lah sama keseluruhan filmnya. Dari cinematographynya, setting tahun 1980an nya, wadrobenya bahkan yang paling juara itu rumah kayu tua satu-satunya ada disitu. Ada tetangga tapi berjauhan jaraknya. Eh malah paling deket area perkuburan. Makin nambah serem aja kan ya. Ada beberapa hal yang bisa saya simpulkan setelah nonton film ini.

Official poster

Pendidikan Agama
Saya enggak ngomongin tentang agama yang benar atau salah. Disini saya hanya ingin mengambil sisi baiknya. Pendidikan agama itu penting diketahui dalam keluarga. Keluarga dalam film ini menganut agama islam, tapi tidak mengerjakan sholat. Ini terbukti dari dialog Rini (anak pertama) dengan pak Ustad saat ibunya baru meninggal dunia. Padahal anak pertamanya sudah berusia 22 tahun namun pengetahuan tentang agama cetek. Ditambah bapaknya yang cuma melongo liatin orang-orang mengaji. So, pendidikan agama dalam keluarga ibaratnya pondasi. Masih ingat kan 3 kebaikan yang ditinggalkan para orang tua untuk anak-anaknya? Salah satunya adalah anak yang soleh dan solehah. Maka itu ajarkan pendidikan agama sedini mungkin. Hindari kepercayaan terhadap mahluk gaib atau setan. Percaya bahwa selain Allah SWT ada zat lain yang bisa mengabulkan permintaan manusia. Musyrik.


Pentingnya Tabungan atau Asuransi
Mungkin dulu belum ada perusahaan asuransi kali ya. Bank pun mungkin juga belum ada. Jadi saat ada kebutuhan darurat tidak ada uang yang bisa digunakan sama sekali. Mereka cuma mengandalkan penghasilan dari royalti lagu ibunya. Saat sudah tidak laku, habislah sudah. Kalau saya kaitkan dengan jaman sekarang, memiliki asuransi dan tabungan itu penting. Kalau kita sakit yang membutuhkan banyak biaya ada asuransi kesehatan yang bisa menjamin. Minimal punya BPJS lah ya. Jadi keluarga tidak merasa beban mencari biaya pengobatan. Apalagi bagi anak-anak. Sekarang kan banyak tuh asuransi kesehatan yang menawarkan berbagai macam produknya, bisa dimanfaatkan. Sakit itu mahal biayanya jendral...


Family is everything
Hubungan keluarga yang erat itu bisa mencegah marabahaya. Kebersamaan dalam menghadapi musibah bisa terlewati dengan baik. Tiap anggota keluarga bisa saling mendukung. Sama halnya dalam film ini bahwa salah satu anggota keluarga akan diambil oleh setan. Mustahil terjadi kalau semua saling jaga. Lagian juga mana ada yang mau nyerahin anggota keluarga sama setan. Keluarga adalah segalanya.

Kira - kira itu 3 hal yang bisa saya simpulkan setelah nonton film ini. Sisanya kalian bisa tonton sendiri deh. Film ini sukses memborong 13 nominasi Festival Film Indonesia 2017. Wow, sebuah momen langka dalam dunia perfilman horor. Kalau sampai satu enggak menang juga, kebangetan deh.

Sumber gambar twitter @jokoanwar

Buat kamu yang berani nonton ayo buruan nonton filmnya ke bioskop. Rasakan ketegangan nonton di tempat yang seharusnya. Kalau enggak berani sendiri bisa rombongan nontonnya. Kebetulan saya nonton sendiri, berani nonton karena ditemenin penonton yang lain, hehehe...Cuma yang saya sayangkan masih ada anak kecil dibawa nonton film horor. Aduh plis ya bu, pak, mas, mbak...jangan bawa anak, keponakan, sepupu, anak tetangga yang umurnya masih piyik. Pengalaman saya nonton di Depok XXI kemarin ada penonton yang bawa anaknya terus di tengah penayangan film terdengar suara musik upin ipin. Aduhh...buyar semua suasana mencekam. Mana suaranya deket banget dari deretan bangku saya duduk. Jadi enggak khusyuk kan nontonnya. Jadi penonton yang cerdas dong, pilih film sesuai genre.

Gimana masih berniat nonton film Pengabdi Setan sendiri atau rame-rame? Keputusan ditangan anda, tapi jangan aneh kalau ibu mendatangi rumahmu dengan panggilan loncengnya.



Film
Pengabdi Setan


Sutradara
Joko Anwar


Produksi
Rapi Film


Pemain
Tara Basro
Bront Palarae
Dimas Aditya
Endy Arfian
Nasar Anuz
Muhammad Adhiyat
Egi Fedly
Arswendy Bening Swara
Ayu Laksmi
Fachri Albar
Asmara Abigail
Elly D. Luthan


****




Tidak ada komentar:

Posting Komentar