Rabu, 12 Juli 2017

Bukan Cinta Malaikat, Tak Ada Cinta yang Sempurna

Selama liburan lebaran kemarin banyak film bagus yang rilis. Dari film dalam negeri maupun luar negeri. Saya pun tidak sempat menonton semua film yang ada, hanya satu yang saya tonton itu karena permintaan anak, film robot itu lho, tahu kan. Liburan habis bukan berarti tidak ada hiburan. Saya yakin sepanjang bulan Juli ini akan banyak film yang bagus juga, terutama film Indonesia. Beberapa film yang menyuguhkan lokasi syuting yang mengagumkan, baik di Indonesia atau luar negeri. Seperti film "Bukan Cinta Malaikat" yang mengambil lokasi syuting di Madinah, Mekah, Trengganu ( Malaysia ), Bandung (Indonesia).

Baca : Film Bukan Cinta Malaikat Syuting di Madinah dan Mekah


Wall banner film Bukan Cinta Malaikat
saat premiere film

Sebelum rilis 13 Juli 2017 di bioskop saya berkesempatan menonton lebih dulu film ini. Memang pesona akting Fachri Albar bikin greget saya sebagai penonton wanita. Sikapnya yang cool dan dialog yang tidak terlalu panjang rasanya pas dimainkannya.
Sosok Reyhan ini real dalam kehidupan nyata yaitu seorang veteran volunteer Muslim Care Malaysia bernama Aziz M.Osman. Aziz dibantu oleh sineas muda tanah air, Herdanius Larobu yang senyum simpul dengan beberapa adegan yang jadi improvisasi termasuk keberadaan Al-Quran yang diakui oleh Fachri masih disimpannya dikamarnya. Ganesa Perkasa Films dengan bangga mempersembahkan produksi internasional dengan menggandeng sutradara negeri jiran dan para aktornya yang beradu akting dengan aktor tanah air.

Para pemain hadir saat gala premiere
Dok.foto @BCM_Movie

Berkisah tentang Reyhan seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah. Saat berada di Madinah, Reyhan menolong seorang perempuan asal Malaysia bernama Dewi yang sedang melakukan perjalanan umrah. Namun Dewi secara tak sengaja tertangkap karena dikira pengunjung gelap.

Sejak pertemuan itu, Reyhan yang begitu idealis dengan misi kemanusiannya dan belum pernah menyatakan cinta pada perempuan, merasakan benih cinta dalam dirinya. Ia jatuh cinta pada Dewi. Reyhan pun pergi ke Malaysia untuk menyatakan cintanya dan melamar Dewi. Akan tetapi cinta Reyhan tak berjalan mulus. Dewi telah memiliki kekasih bernama Adam. Sementara di Bandung, Aliyah teman kecil Reyhan masih mengharapkan cinta Reyhan.

Cobaan demi cobaan datang silih berganti. Rumah tangga Reyhan dan Dewi diambang kehancuran, karena Adam menganggap pernikahan Reyhan dan Dewi tidak sah. Reyhan yang telah dipertemukan cintanya (Dewi) di tanah suci hanya dapat menyerahkan sepenuhnya nasib dan rumah tangganya kepada Allah.

Original poster

Selama menonton saya cukup terhibur dan memahami alur ceritanya. Cuma yang kurang sreg bagi saya adalah editing scene per scene nya cukup melompat jauh. Seperti scene di Mekah yang tiba-tiba memunculkan scene di Malaysia. Tidak ada alur cerita dan scene yang menyambungkan. Intinya dari film ini menyatakan bahwa tidak ada cinta yang sempurna, tidak seperti konotasi dari malaikat adalah mahluk Tuhan yang sempurna, tidak pernah berbuat dosa. Cinta yang dimiliki dari para pemeran ini menggambarkan hal tersebut. Kesempurnaan cinta itu ada jika saling menjaga dan menutupi kekurangan masing-masing. Ketidaksempurnaan itu ketika dunia hilang saat cinta pergi. Jangan sampai ketinggalan Bukan Cinta Malaikat tanggal 13 Juli 2017 bioskop seluruh Indonesia.



Official trailer



Judul Film
 Bukan Cinta Malaikat 


Produksi 
Ganesa Perkasa Films
 & Ace Motion Pictures



Sutradara
Azis M.Osman & Herdianus Larobu




Pemain
Fachri Albar 
Nora Danish 
Donita 
Ashraf Muslim 
Dewi Irawan 
Joshua Pandelaki 
Iqbal Pakula 
Dewi Amanda
Edi Brokoli.



***




5 komentar: