Kamis, 02 Maret 2017

# event # Scarf

Aidijuma X World Hijab Day - Sebarkan Cinta Melalui Amal dan Pemberdayaan

Hari minggu yang mendung. Saya mendapatkan undangan dari komunitas blogger crony untuk menghadiri sebuah acara hijab di bilangan Tebet. Saat registrasi dibuka di grup facebook, saya tertarik dengan acaranya, tapi saya pikir untuk yang berhijab saja. Setelah saya baca dengan detail isi undangannya ternyata yang non hijab boleh ikut serta. Saya langsung isi formnya dan menunggu konfirmasi email berikutnya. 

Selang beberapa hari open registration, nama-nama terpilih diumumkan. Termasuk nama saya dari sekitar dua puluhan peserta yang terpilih. Sebenarnya saya ragu untuk melanjutkan ikut acara world hijab day ini. Pastinya yang datang nanti wanita-wanita berhijab kan, jadi kurang pede karena saya non hijab. Tapi kesempatan bagus belum tentu datang dua kali, saya konfirmasi kehadiran dengan memposting poster acara di instagram. Bukti saya bersedia hadir.

Poster acara

Jauh-jauh hari sudah saya siapkan baju yang sesuai tema dresscode (lovely white). Walaupun engga lovely, tapi nuansa putihnya dapet deh 😊. Sampai lokasi acara sudah ramai dengan beberapa peserta dan panitia yang datang. Tempatnya asyik juga buat ngumpul bareng di BeBop Food Studio, Tebet. Peserta yang datang sudah hadir semua, MC cantik mba Siska Knoch membuka acara Aidijuma X World Hijab Day. Sambutan hangat juga dilontarkan oleh founder blogger crony, Wardah Fajri.

Kegiatan Aidijuma X World Hijab Day merupakan rangkaian acara amal (charity) dan pemberdayaan (empowerment) di bulan Februari yang bertemakan spread love (sebarkan cinta). Selain itu juga memperingati World Hijab Day (WHD) tiap tanggal 1 Februari. Aidijuma adalah brand scarf dari Malaysia sejak tahun 2012 dan dipelopori oleh Datin Norjuma Habib Mohamed. Ia berhasil menjadikan Aidijuma scarf sebagai perusahaan scarf nomor 1 di dunia. Datin Norjuma mencetak 10.000 scarf dengan exclusive design khusus untuk World Hijab Day dan dibagikan kepada muslimah di 5 negara, adapun yang dijual, tapi hasil penjualan untuk charity. Scarf exclusive design ini diberi nama BAWAL PRINTED - WORLD HIJAB DAY.

Limited scarf Aidijuma 

Ada 3 negara yang serentak mengadakan Aidijuma X World Hijab Day pada 19 Februari 2017 yaitu Indonesia, Turki, dan Brunei Darussalam.  Sebelumnya kegiatan serupa sudah digelar di UK pada 5 Februari 2017 dan berakhir di Malaysia pada 26 Februari 2017. 

3 narasumber acara yang cantik dengan casual hijab

Bekerjasama dengan ThinkFashion by Franka Soeria memilih tema "casual hangout" dengan menghadirkan 3 influencer muda yang memiliki banyak followersnya di instagram yaitu Nesa Aqila (Puteri Muslimah Indonesia 2015), Sukainah Shirin Al Athrus (@Shireenz), Safinah Darin Al Athruz (@Darieenz). Shirin dan Darin adalah kakak beradik yang bisa jadi contoh anak muda untuk berhijab.

ThinkFashion yang berbasis di Istanbul, Turki sebagai organizer dalam rangka World Hijab Day ini. Özlem Şahin dan Franka Soeria adalah co-foundernya. Kegiatan yang dilakukan adalah modest fashion events, product solutions dan marketing & communication solution.

Sebagai anak muda berhijab mereka tetap bisa berekspresi dan bergaya sesuai dengan style jaman sekarang. Ada cerita dibalik mereka berhijab. Seperti Nesa Aqila, ia berhijab karena melihat kakaknya dan area sekolahnya juga menggunakan hijab. Saat ada pemilihan puteri Indonesia ia ingin mendaftar, tapi harus melepaskan hijabnya. Ia urungkan niat menjadi puteri Indonesia. Tahun 2015 ternyata ada pemilihan puteri muslimah, Nesa pun ikut dan menjadi pemenang di ajang tersebut. Pernah juga ia ditawarkan bermain sinetron, sang sutradara meminta ia melepaskan hijabnya. Namun ia tidak mau.

"Memakai hijab tidak menghalangi saya untuk tetap bergaya dan berkarya. Saya tidak ingin melepaskan hijab saya karena punya yang diatas (Allah SWT)".

Kakak beradik Shirin dan Darin juga punya cerita dibalik hijabnya. Mereka sekolah di lingkungan yang berhijab dan dari keluarga juga berhijab, seperti ibunya. Mereka tidak dipaksa menggunakan hijab oleh orangtuanya, namun orangtua mereka berpesan Shirin dan Darin pastinya sudah mengerti mana yang baik atau tidak. Sampai sekarang mereka tetap istiqomah menggunakan hijab.

Nesa memberikan tutorial hijab 

Di tengah acara Nesa memberikan tutorial hijab yang simple dan elegan dengan menggunakan scarf Aidijuma. Dipilih salah satu peserta untuk dijadikan model. Memang gaya hijab dari Nesa sangat mudah dipraktikkan. Saya jadi tertarik untuk mengikutinya. Kemudian peserta lainnya ditantang untuk mengaplikasikan scarf Aidijuma sesuai dengan gayanya masing-masing.

Cantik-cantik ya 3 peserta challenge hijab style

Aidijuma X World Hijab Day ini bertujuan untuk menyebarkan cinta dan pemberdayaan untuk wanita muslimah di seluruh dunia. Ada beberapa negara minoritas beragama muslim yang masih tertutup dengan hijab. Bahkan ada yang rela melepaskan hijabnya. Paling sering saya dengar adalah bidang pekerjaan. Beberapa profesi pekerjaan yang kadang "memaksa" wanita untuk melepaskan hijab yang sudah dipakai sejak lama. Ada yang mempertahankan dan ada pula yang menyerah. Semua itu tergantung dari kebutuhan masing-masing. Tapi sangat disayangkan sekali jika harus melepaskan hijab karena suatu pekerjaan tertentu. Masih banyak kan profesi yang bisa dilakukan dengan berhijab?

Scarf Aidijuma cocok bagi yang berhijab atau non hijab

Semoga saja cinta dan pemberdayaan terhadap muslimah di seluruh dunia semakin diterima dengan baik. Tidak ada batas untuk berekspresi dalam berhijab. Bahkan mendatangkan banyak ide dan peluang agar memiliki profesi yang tepat. Indonesia termasuk negara yang memiliki mayoritas wanita berhijab. Banyak profesi hebat yang bisa dicapai seperti fashion designer baju muslim, ustadzah atau pemain film. Mari kita dukung muslimah dimanapun berada agar tetap bisa berkarya dan bergaya dengan tepat.


Foto bersama para bloggers
#IStand4Hijab
Dok : Bloggercrony


***



5 komentar:

  1. Acara seru nan inspiratif ya bumil, dibalut dengan bincang2 hangat...so happy dapat scarf aidijuma yang unik dan limited itu hehe

    BalasHapus
  2. sama Rul, aku pun scarf-nya dipake buat aksesoris gitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mba Zata, maklum belum berhijab. Semoga menyusul...

      Hapus
  3. thanks for sharing some basic moments form this meeting! I like your blog!

    BalasHapus