Kamis, 09 Februari 2017

# drama # Film indonesia

Remember The Flavor, Ketika Rasa Itu Harus Memilih



Setiap manusia memiliki perasaan. Bisa sayang, benci atau cinta. Terkadang perasaan itu hanya kita pendam sendiri, tanpa seseorang yang dimaksud mengetahui. Aduh, jadi mellow begini ya, karena saya tuh baru saja nonton film drama romantis yang bikin meleleh (halaahhh). Jujur masih terbawa lho sampai sekarang scene-scene yang bikin meleleh itu. Film apa si yang bikin saya meleleh begini? 

Film Indonesia yang bisa dibilang menyambut hari kasih sayang (a.k.a Valentine) ini yang buat saya jadi mellow, Remember The Flavor. Film yang menceritakan tentang seorang pemuda bernama Dimas Antoro (Tara Budiman) sekaligus pemilik kedai es krim Mirasa di daerah Yogyakarta. Ia berteman lama dengan seorang wanita bernama Melodi Aluna (Sahira Anjani) yang berambisi menjadi penyanyi, sampai ia pergi ke ibu kota untuk mewujudkan keinginannya. Namun ambisinya menjadi penyanyi ditentang oleh ibunya, Citra Dewi (Djenar Maesa Ayu), karena sang ibu tidak ingin Melodi mengikuti jejaknya. Dimas meneruskan usaha keluarga ayahnya, Hendro Pamungkas (Ferry Salim) dan dibantu oleh seorang pegawai yaitu  Arya Tanu (Ence Bagus).  Di perjalanan menuju Yogya, Melodi bertemu dengan wanita dan menjadi teman ngobrolnya di kereta, Arnesti (Annisa Pagih) yang ingin mengurusi pernikahannya. 

Ferry Salim saat diwawancarai oleh media 

Remember The Flavor diangkat dari novel yang berjudul sama dari penulis Fei. Sayangnya saya tidak mengikuti press conferencenya jadi kurang mengetahui tentang pembahasan novelnya. Tapi bagus juga si belum baca novelnya, jadi tidak terlalu membandingkan dengan film yang digarap oleh Dyan Sunu Prastowo. Film yang pas banget ditonton pas momen hari kasih sayang nanti. Bisa dengan pasangan, sahabat atau keluarga. Namun ada satu adegan yang belum boleh dilihat sama anak kecil. Keep be smart movie audience ya..😊

Original poster

Selain jalan ceritanya yang mellow dan bikin terhanyut, original soundtracknya juga bikin meleleh. Lagu " Panah Takdir" dinyanyikan oleh grup band Andra and the Backbone. Tahu kan band yang ngehits dengan lagu "Sempurna" dan " Musnah". Lagunya pas banget deh sama alur ceritanya. Apalagi pas awal film ada juga lagu lawas KLA Project " Yogyakarta" jadi semakin mendukung setting lokasi film ini. Biar tambah penasaran dengan full filmnya tunggu rilisnya di bioskop tanggal 15 Februri 2016, pas kan momennya dengan hari kasih sayang. Bagaimana rasa Dimas dengan Melodi? Apakah masih sama dengan rasa yang telat Dimas ungkapkan saat kepergian Melodi? Siapa yang akan dipilih Dimas? Tonton filmnya yang bakal bikin kamu senyum-senyum sendiri...😊


Official Trailer


OST " Panah Takdir" Andra and the Backbone





"Karena rasa itu tidak pernah mati
karena ia selalu di hati"



***



7 komentar:

  1. Filmnya bikin Baper ya Mbakkk.. Pertama kali liat trailernya sebenernya penasaran sama akting Tara and Sahira secara mrk biasanya lakon komedi.

    BalasHapus
  2. Aku liat teasernya aja di tipi, kyknya bagus, romantis tapi ada nilai2 moralnya gtu ya mbak? kyke

    BalasHapus
  3. Udah lama ga nonton bioskop. Kyanya film ini bisa jadi referensi..hihhii

    BalasHapus
  4. Makin banyak ya film Indonesia yang ceritanya variatif.

    BalasHapus
  5. kalau dapat disimpulkan film ini bikin senyum-senyum sendiri dan bikin baper ya mba...he...referensi film yang penasaran untuk di tonton

    BalasHapus
  6. wuihhh film baru lagi, jadi ingat sudah beberapa bulan belum ke bioskop lagi, ketinggalan banget nih

    BalasHapus