Minggu, 04 Desember 2016

# Action # Film indonesia

HEADSHOT, Untuk yang Siap Berdarah-Darah

Mendapatkan kesempatan tak terduga bisa menyaksikan film yang satu ini saat premiere. Memang enggak ngoyo juga si untuk bisa ada di gala premiernya, tapi sering mantauin sosmednya, membaca artikelnya dan pasti pemainnya, saya jadi ngebet juga mau nonton saat premierenya. Tapi belum ketemu rejekinya, entah diajak temen, beli tiketnya atau menang kuis. Terus berusaha mencari informasi di sosial media untuk mendapatkan undangannya. Gayung bersambut, memang rejeki anak shaleh, saya bisa mendapatkan undangan premiere film Headshot dari salah satu media partner. Langsung saya berangkat menuju XXI Plaza Senayan tempat premiere diadakan.

Maunya si gaya a la Rika di posternya gitu

Jam 17.30 WIB saya sudah sampai di XXI dan janjian bertemu dengan orang media partnernya. Setelah ketemu dan serah terima undangan, saya langsung menukarkan dengan tiket. Dari awal saya datang memang sudah banyak orang dan ikutlah saya dalam antrian penukaran tiket. Makin antusias saya ingin menyaksikan film ini, kenapa? Karena belum tayang di Indonesia terutama  di bioskop, Headshot sudah diputar di festival film luar negeri yaitu Toronto Internasional Film Festival. Selain itu juga meraih dua penghargaan di Festival Film Indonesia 2106 untuk kategori Penata Efek Visual Terbaik dan Penata Suara Terbaik. Keren engga tuh...

Original Poster

HEADSHOT menceritakan tentang seorang pria bernama Ishmael ( Iko Uwais ) yang mengalami amnesia akibat tembakan di kepala. Lalu ia bertemu dengan dokter bernama Ailin ( Chelsea Islan ) yang membantu menyembuhkan luka Ishmael. Akibat hilang ingatan itu,  Ishmael menjadi "mesin pembunuh" bagi bos mafia yang punya kaitan dengan hidup Ishmael sebelum amnesia. Mr. Lee ( Sunny Pang ) menjadi sosok ayah yang kejam bagi anak-anak didiknya. Satu-satunya wanita anak didik Mr. Lee adalah Rika ( Julie Estelle ) yang juga sahabat kecil Ishmael, wanita sadis khas dengan pisaunya.


Senyumnya Julie itu lho yang terlihat jadi sadis

Perlu diingatkan buat teman-teman yang ingin menontin film ini. Lihat dari poster, trailer dan genre pastinya tidak boleh buat anak-anak karena untuk rentang usia 21 tahun keatas. Kalau mau ajak anak atau adik mendingan nonton Moana aja ­čśŐ. Adegan fighting Iko Uwais dan Julie Estelle luar biasa duelnya. Tembakan dan sayatan pisau hingga memuncratkan darah terlihat real di film ini. Pantas saja Headshot mendapatkan penghargaan Penata  Efek Visual Terbaik versi FFI 2016. Antara pencak silat dan kung fu berkolaborasi dalam tiap scenenya. Baru kali ini Chelsea Islan dipasangkan dengan Iko Uwais di dalam film action. Menurut saya Chelsea kurang ada gregetnya. Mungkin ikon drama sudah melekat dalam image aktingnya.

Selama saya menonton, adegan Julie yang paling ditunggu. Apalagi saat duel dengan Iko di pantai, sadis tapi seksi. Mau tahu kayak apa adegannya, nonton aja 8 Desember 2016 di bioskop. Siap - siap aja kalian "dimuncratkan" banyak darah dalam film ini. Film garapan duo Mo Brothers (Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel) dan produksi Screenplay Infinite Films bersetting di Kepulauan Riau, sama seperti film Dead Mine (2013) dan Rumah Dara (2010). Makin penasaran dengan filmnya. Apakah Ishmael akan mendapatkan ingatannya kembali? Masih menunggu tanggal tayangnya simak aja trailernya dulu.


Official Trailer Headshot



***

4 komentar:

  1. Jumat balik ngantor nonton ini ah, ulasan menarik, bikin penasaran.

    Salam,
    Syanu.

    BalasHapus
  2. Ikooooooo.... Saya pengen nonton ah, iko bikin saya baper soalnya hahahah

    BalasHapus