Minggu, 04 Desember 2016

Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2, Bagai Menyusun Puzzle Kisah Kehidupan

Menonton film di awal atau saat premiere itu menjadi favorit me time saya. Selain bisa bertemu dengan para aktor dan aktris kenamaan, saya bisa menyimpulkan isi cerita film tersebut. Tapi bukan berarti spoiler ya. Sekedar menyampaikan film tersebut bagus atau jeleknya dari film tersebut. Berjalannya waktu, Indonesia semakin advance dalam menggarap dan meramu film. Genrenya pun juga bervariasi. Lagi dan lagi, saya bisa menyaksikan premiere film Indonesia yang sukses tahun 2015 lalu. 

Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2 adalah sekuel kelanjutan cerita dari yang pertama, namun dengan tema cerita yang berbeda. Masih digarap oleh sutradara Rizal Mantovani, diadaptasi dari buku karya pasangan Hanum Rais dan Rangga.

original poster

Film yang pertama saya sudah menonton, maka itu mau tahu dong kelanjutannya seperti apa. Bulan Terbelah Di Langit Amerika 1 (BTDLA) menceritakan tentang kejadian 9/11 dan memojokkan islam sebagai agama teroris. Tapi di BTDLA 2 ini Hanum (Acha Septriasa) dan Rangga (Abimana Aryasatya) mendapatkan petualangan baru untuk mencari kebenaran tentang penemu benua Amerika adalah seorang muslim dari China, bukan Christopher Columbus. Tugas ini yang membuat Hanum bertemu dengan Peter Cheng seorang keturunan suku Hui yang memiliki bukti adanya muslim China singgah di Amerika. Dari situ Hanum mulai mencari kebenaran-kebenaran jejak islam di Amerika dibantu oleh Azima (Rianti Cartwright).

Rianti Cartwright ssbagai Azima (Julia Collins)

Petualangan ini yang membuat Hanum, Rangga dan Stefan terbang ke San Fransisco. Stefan ikutan juga, mau ngapain dia? Nah, makanya nonton filmnya di bioskop ya. Pastinya bikin geregetan deh. BTDLA 2 juga menampilkan beberapa pemain baru seperti Boy Wiiliam, Yeslin Wang, Ira Wibowo, Hailey Franco, Yayu Unru. Siapakah mereka? Tetep ya kalian harus nonton filmnya  tanggal 8 Desember 2016 😊😊.


Saat press conference

Saya menyimpulkan film BTDLA 2 ini seperti menyusun puzzle. Tahu puzzle kan? Itu tuh mainan anak-anak yang mengumpulkan pecahan gambar menjadi gambar utuh. Begitu kira-kira perumpamaannya. Dimana semua pemain punya peran masing-masing untuk merangkai kembali ceritanya. Hanum dan Rangga, Stefan dan Jasmine, Azima dan Sarah (anaknya), begitu juga dengan pemain lainnya. Dari susunan puzzle tersebut bisa menjadi satu kesatuan cerita yang sempurna. Penemu benua Amerika adalah seorang muslim bukan menjadi fokus saya di film ini. 

Saya kembali belajar sejarah. Mengetahui jejak-jejak agama islam pernah singgah di benua negara adikuasa tersebut. Betapa lusanya angin berhembus menyebarkan tentang islam di dunia. Sampai akhirnya juga singgah di Indonesia. Film ini juga dipersembahkan untuk penantian kelahiran anak Hanum dan Rangga. Namanya sudah tertera di akhir scene film ini. Tebak siapa namanya. Sederhana tapi dalam maknanya. Bulan Terbelah Di Langit Amerika 2 bukan hanya sekedar meragukan legenda Christopher Columbus, tapi menyusun puzzle kisah kehidupan. 


***



4 komentar: