Minggu, 27 November 2016

Hunian Idaman Untuk Masyarakat Urban

Semua orang butuh tempat tinggal. Tempat berteduh dari segala cuaca dan berkumpul bersama keluarga. Kenyamanan menjadi syarat tempat tinggal yang diinginkan. Kalau di desa atau daerah yang belum padat penduduknya mungkin masih bisa didapatkan, tapi kalau di kota besar syarat untuk tempat tinggal menjadi beragam.

Jakarta menjadi salah satu contoh kota besar yang mobilitasnya tinggi. Semakin tinggi mobilitasnya, maka semakin banyak pula kebutuhannya. Masyarakat kota besar butuh tempat tinggal yang strategis. Dekat dari tempat kerja, pusat perbelanjaan, pusat hiburan, transportasi atau rumah sakit. Bahkan konsep hunian one for all sudah banyak yang menerapkan. Tempat tinggal idaman bagi masyarakat urban.

Photo credit by Almazia

Nyaman dan strategis ternyata belum cukup untuk sebuah hunian. Keadaan polusi yang terus meningkat membuat masyarakat butuh udara segar dalam ruang gerak yang sempit. Kampanye go green terus digaungkan untuk mengajak orang-orang agar hidup lebih hemat dan ramah lingkungan. Apa bisa diterapkan untuk tempat tinggal, why not? Di acara Ngobrol Cantik Eco & Compact Living Prajawangsa City bersama Rabani Kusuma Putra (Iron) arsitek sekaligus founder Nimara Architects yang menerapkan konsep Eco & Compact Living. Kata Eco berasal dari singkatan Economic (hemat) atau Ecology (ramah llingkungan), sedangkan Compact bisa diartikan padat. Eco & Compact Living bisa diartikan konsep hunian dengan perancangan, pelaksanaan dan pemakaian material  yang ramah lingkungan serta penggunaan energi dan sumber daya yang efektif dan efisien untuk ruang gerak yang sempit. 

Salah satu rumah konsep Eco & Compact Living
  di Jepang
Foto : dok. Nimara Archotects

Ramah lingkungan, efektif dan efisien menyangkut 6 aspek cara hidup atau green living. Energi, pemakaian alat - alat elektronik menjadi acuan pertama. Pernah dengar aksi Earth Hour, kampanye yang mengajak publik melakukan aksi kecil untuk perubahan besar yaitu dengan matikan listrik selama 60 menit. Penghematan energi untuk konsep eco & compact living sangat cocok. Untuk mensiasati ruang yang sempit, tanah bisa digunakan untuk taman bermain anak, bercocok tanam atau penghijauan, area serapan dan relaksasi. Air adalah unsur alam yang sangat penting. Penghematan air yang tepat bisa menyediakan bak penampung air hujan agar bisa digunakan untuk menyiram tanaman dan pengolahan limbah yang bisa di reuse menjadi water flush pada toilet. 

Rabani Kusuma Putra (Iron)
Nimara Architects

Meskipun tempat tinggalnya sempit, tapi butuh udara dan cahaya yang cukup kan. Oleh karena itu, cahaya dan udara alami penting sekali. Apabila tempat tinggal memiliki jendela yang besar, maka cahaya dan udara dari luar bisa masuk lebih banyak. Ruangan menjadi segar dan hangat. Selain itu juga menghemat energi listrik ( Air Conditioner dan lampu). Eco material juga menjadi pertimbangan untuk tempat tinggal. Pastinya material yang alami, ringan, ekologis, waterbase menjadi pilihan. Terakhir smart design, bagaimana memanfaatkan ruang yang sempit menjadi tetap nyaman dan masih bisa berinteraksi. 


Photo credit by Blogger Perempuan

Nah, bicara memanfaatkan ruang yang sempit agar hunian tetap nyaman dan bisa berinteraksi. Seorang profesional organizer, Bayu Fristanty dari RapiRapi Professional Organizer, menjelaskan tentang bagaimana mengatur ruang sempit menjadi terlihat lega, rapih dan bersih. Professional Organizer itu bukan jasa untuk bersih-bersih lho, tapi sebagai mitra untuk membantu kita lebih efisien dalam ruang dan waktu. 

Bayu Fristanty,  RapiRapi Professioanl Organizer


Tips dari Bayu Fristanty ada 4 trik jitu dalam upaya merapikan isi hunian apartemen : 
  1. Review and Asses, memahami dulu perilaku serta rutinitas kita dan pilih ruang mana dulu yang menjadi prioritas.
  2. Group and Sort, berrati kita sudah mulai menyortir atau memilih barang yang kita miliki dan kelompokkan sesuai fungsi.
  3. Place It, memberikan tempat layak bagi barang yang kita miliki, sebagai contoh sepatu diletakkan di rak sepatu.
  4. Maintain, mempertahankan  sistem yang sudah kita jalani. Ini dia tantangan kita..

Container seperti ini bisa menjadi solusi
dalm menyortir barang
Photo credit : Blogger Perempuan


Menurut Rio Praditya Assistant Manager - Prajawangsa City, Eco and Compact Living ini menjadi tantangan bagi apartemen Prajawangsa City. Apartemen ini menawarkan tantangan baru dalam hidup karena memiliki keterbatasan ruang dan butuh solusi agar tetap tiap ruang dalam apartmen bisa menampung semua barang . Seperti yang kita ketahui, total luas satu studio apartemen itu berkisar antara 20 M - 50 M, tergantung kamar yang dimiliki. 


contoh studio apartemen prajawangsa city


Seperti apartemen yang sudah dibangun oleh Synthesis Development yaitu Bassura City, proyek superblok Prajawangsa City akan dibangun 8 tower dengan jumlah 4000 unit di atas tanah seluas 7 H. Lokasinya sangat strategis dari gerbang tol Jagorawi, 3,5 Km rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) Kampung Rambutan, bandara Halim Perdana Kusuma. Superblok ini akan dibangun area hijau sekitar 50% yaitu taman dan tempat bermain anak-anak. Terdapat 2 konsep fasilitas juga yaitu Unique Thematic Park seperti spice garden, herbal garden, tropical garden, area barbeque. Unique Amenties meliputi restoran, coffee shop, fitness center, kids pool, ATM Center, pusat perbelanjaan terbesar dan modern.

Foto bersama narasumber dan bloggers

Sebenarnya memiliki tempat tinggal seperti apa bentul dan luasnya buka  jadi masalah. Kalau punya rumah besar tapi tidak bisa mengatur barang-barangnya, percuma saja. Apalagi memiliki tempat tingggal yang luasnya terbatas, butuh kekreatifan dalam mengatur dan menyusun barang. Tapi bagaimana kita memanfaatkan keterbatasan ruang tersebut dengan cara yang pintar. Bagi masyarakat urban konsep hunian Eco and Compact living bisa dibilang tepat. Apartemen bisa menjadi salah satu solusi tempat tinggal idaman masyarakat urban.


***



12 komentar:

  1. Strategis banget tu Prajawangsa, kemana-mana mana deket. Beli yuk eh,.😀😀😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, deket dari mana-mana. Cocol buat masyarakat kota

      Hapus
  2. saya takjub mba liat contoh apartmen prajawangsa, ga luas tapi nyaman banget. udah gitu furniturenya cantik2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu baru beberapa ruangan, ruangan lainnya juga engga kalah bagusnya.

      Hapus
  3. Wah kapan ya aku bisa menghuni di sana hikzzzz amin aminnnn doain donk

    BalasHapus
  4. Arsiteknya ganteng yaaaa *GagalFokus*

    Makanya aku seneng banget sama rumah yang langit-langitnya tinggi dan banyak jendela. Gak perlu ac dan sinar lampu di siang hari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsep eco & compact cocok nih di rumah maba Wian..

      Hapus
  5. ini yang kadang sulit atau bisa jadi gak tau caranya...Meskipun tempat tinggalnya sempit, tapi butuh udara dan cahaya yang cukup kan

    BalasHapus
  6. semoga next jd salah satu pemiliknya ya kita *aminnnn :D

    BalasHapus
  7. Yang studio room-nya aja keren banget ya 😀

    BalasHapus
  8. ulasannya lengkap banget asli, thanks btw

    salam
    gabrilla

    BalasHapus