Jumat, 08 Juli 2016

# Kamera ponsel # pengalaman pribadi

Selfie Bagaikan Photographer Pribadi

http://www.uniekkaswarganti.com/2016/05/Asus-giveaway-aku-dan-kamera-ponsel.html?m=1


     Jaman sekarang semua orang pasti punya ponsel atau lebih dikenal smartphone. Fitur dan kegunaannya sudah berkembang, tidak hanya bisa untuk menelpon dan SMS tapi juga bisa untuk menyimpan data, browsing, chatting dan foto. Jadi orang tidak perlu repot membawa kamera lagi untuk mengambil gambar atau video yang diinginkan. Tiap ponsel memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, misalnya kamera. Satu smartphone ada yang memiliki satu atau dua kamera. Kamera depan (front cam) dan kamera belakang (back cam). Nah, sekarang lagi in banget yang namanya selfie, menggunakan kamera depan (front cam). Bukan selfie sukaesih ya, kalau itu nama artis dangdut, ehh salah Elvie Sukaesih maksudnya. Back to selfie..

Apa itu selfie?
Swafoto atau foto narsisis ( bahasa Inggris : selfie ) adalah jenis foto potret diri yang diambil sendiri oleh kamera digital atau kamera ponsel. Selfie pertama dilakukan oleh putri Anastasia Nikolaevna dari Rusia yang mengambil fotonya sendiri melalui cermin menggunakan Kodak Brownie tahun 1914. Tahun 2013 kata selfie resmi tercantum di Oxford English Dictionary  dan menobatkan kata ini sebagai Word of the Year tahun 2013, menyatakan bahwa kata ini berasal dari Australia. Nah, itu sekilas pengertian tentang selfie.

      Semua orang pasti suka selfie, entah dimana dan dengan siapa fotonya. Saya juga doyan kok selfie, rasanya kalau engga selfie disuatu tempat belum kekinian gitu. Saya juga punya pengalaman dengan selfie yang menyenangkan tapi kebanyakan menyebalkan si. Apalagi kalau kita ketemu dengan idola atau artis favorit yang lagi buru-buru lewat. Momen seperti itu engga mau dilewatin dong. Tapi kadang terhalang dengan kamera ponsel yang engga memadai. Kamera depan ponsel saya beresolusi 2MP dan itu sangat tidak bagus hasilnya apabila pencahayaannya tidak terang, alias gelap. Jadi momen selfie bersama idola terlewatkan begitu saja. Pakai kamera belakang yang beresolusi 5MP memang lebih bagus hasilnya tapi harus difotoin, repot kan. 


Beberapa foto yang diambil dengan kamera belakang handphone saya bersama beberapa public figure


      Sungguh tidak mengenakkan memang kalau kita minta tolong sama orang untuk fotoin kita. Pernah satu kali saya mau foto bareng Bertrand Antolin di suatu acara. Saya minta tolong seorang wanita untuk fotoin dengan ponsel saya. Dengan wajah jutek dan ragu untuk mengambil ponsel saya dia mau fotoin. Pas saya lihat hasilnya gelap dan miring. Grrrrrr, rasanya pengen jedotin aja tuh kepala tuh cewe. Kesel bertubi-tubi deh. Sayang fotonya sudah saya hapus.

       Selain itu saya mau foto bareng Eross Candra gitaris Sheila on 7. Seneng rasanya bisa meet and greet sama idola dari jaman baheula. Engga seru rasanya kalau engga mengabadikan momen itu lewat foto. Again and again, saya minta tolong sama salah satu peserta juga untuk fotoin saya dengan Eross, and you know what happened? Hasilnya kepala si pencipta lagu Sephia tersebut kepotong. Belum pantes jadi photographer si mba. Mengecewakan hasilnya, tapi sayang dihapus fotonya. Kalian pasti pernah ngalamin hal seperti ini kan. Tapi kalau ada orang minta tolong ke saya untuk fotoin mereka, sebisa mungkin saya jepret dengan hasil terbaik. Saya arahin gayanya yang bener biar keren hasilnya. Kalaupun engga puas, bisa diulang lagi kan.

Foto bareng Eross Candra "Sheila on 7"

Foto diambil dengan kamera depan ponsel saya. Cukup bagus karena pencahayaan terang

Selfie di depan Museum Nasional dengan ponsel pribadi, lebih baik hasilnya daripada difotoin 
   
   Kamera ponsel saat ini tidak kalah canggih dengan kamera profesional macam DSLR. Asal kita bisa mengatur fitur foto dan mengambil spot angle yang menarik hasilnya cukup memuaskan. Kamera ponsel memang lebih simple daripada kamera profesional. Bisa juga menggunakan kamera digital yang engga kalah keren, kalau khawatir dengan memori ponsel penuh. Sayang banget kan kalau momen - momen yang bagus terlewatkan hanya karena memori penuh atau batere low. Sering terjadi pada tiap orang.

   Saya jadi seperti butuh photographer profesional untuk mengambil foto-foto yang bagus. Namun punya photographer itu kan butuh biaya besar juga. Kameranya saja sudah mahal apalagi menyewa tukang fotonya. Engga usah dipusingin, sekarang sudah ada yang namanya tongsis alias tongkat narsis yang siap jadi photographer pribadi. Selfie pun jadi lebih nyaman dan menyenangkan. Engga perlu lagi repot minta tolong orang untuk fotoin. 

     Selain tongsis sebagai pendukung selfie, kamera ponsel juga jadi pendukung utama. Kamera ponsel yang bagus itu memiliki resolusi gambar yang besar agar saat bisa di zoom in atau zoom out gambar tidak pecah atau blur. Jadi tertarik dengan ponsel Asus Zenfone 2 Laser ZE550KL karena memiliki kontrol intuitif dengan tombol belakang sebagian dari desain lengkung ergonomis. Memotret selfie, mengatur volume terasa lebih alami, meskipun menggunakan tangan kanan atau kiri. Serunya lagi smartphone Asus Zenfone jenis ini memiliki front camera sebesar 13 MP dan back camera 5 MP. Makin gaya deh selfienya.

Foto by  Asus




Keunggulan kamera ponsel
Asus Zenfone  2 Laser ZE550KL

Kamera belakangnya memiliki PixalMaster 13MP dengan apertur lensa f/2.0 bisa mengambil foto indah dengan resolusi tinggi tanpa shutter-lag. Fitur autofokus laser baru mampu mengurangi gambar buram dan memperbaiki stabilisasi gambar dan Mode Low Light terbaik di industri menggunakan teknologi penggabungan piksel untuk mengambil foto 400% lebih terang saat matahari gelap atau tempat kirang cahaya., tanpa bantuan flash. Mode Backlight memastikan kita untuk dapat melihat dengan jelas di terik matahari, dan Mode Resolution membantu kita mengambil gambar dengan detail tinggi di resolusi sampai 52MP. Selain itu kamera belakangnya memiliki keunggulan Otofokus Laser, Sensor Toshiba, Filter Blue Glass, Dual LED Real Tone Flash.


Foto by Asus

Kamera depannya memiliki pixalmaster sebesar 5MP, apertur lensa f/2.0, sudut lebar 85°. Keunggulan kamera ponsel ini sangat menguntungkan bagi pecinta selfie. Bisa jepret berkali - kali tanpa ragu.

Foto by Asus

    Wow, keren kan keunggulan dari kamera Asus Zenfone 2 Laser ZE550KL. Dijamin deh momen foto yang diambil tidak mengecewakan walaupun diambil berkali-kali. Selfie semakin profesional sebagai photographer pribadi. Engga perlu repot minta pertolongan orang lain untuk fotoin kita. Tentunya smartphone Asus Zenfone 2 Laser ZE550KL sangat cocok untuk saya yang selalu ingin update lewat foto. 


Pengalamanku ini diikutsertakan dalam "Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com



13 komentar:

  1. Wah, jadi pengen jg nih mbak foto2 sama seleb gitu :D sukses yah mbak :D

    salam kenal

    BalasHapus
  2. Mbak aku keinget sama tmnku, dia bilang sering2 lah foto sama org terkenal entah itu artis, pejabat dll, itu bisa bikin efek menarik "sesuatu yg besar". Maksudnya dlm hal kita berkarya, bersikap dll

    Moga sukses lombanya ya mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin semoga dampak positifnya nular ya mba. Sampai pernah mau foto bareng Atiqah Hasiholan yg blg "Kita sering ketemu ya.." kalau Vino G.Bastian "Engga apa-apa sering foto bareng juga"..

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. gutlak untuk GA-nya yaaa Rulll..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks mba Zata, semoga dapet hp baru ya,hehe..

      Hapus
    2. Mengabadikan momen emang penting sih, biar nanti kita bisa bernostalgia, sambil senyum2 sendiri liat foto lawas :)

      Salam kenal. Good luck, Mbak.

      Hapus
  4. Ya betul, karena kenangan lewat foto adalah bukti otentik suatu momen. Salam kenal juga..

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Huehehh... kamera dg pixel Besarnya bikin mupeng uyy
    hee

    BalasHapus