Jumat, 15 April 2016

# comedy # drama

Film Super Didi Ternyata "Pembajak"

Semakin beragam tema film yang disuguhkan di Indonesia. Drama, komedi, thriller, horor, dll. Tapi tidak semua film bisa dinikmati dengan semua kalangan. Ingin sekali menikmati film yang bisa ditonton oleh semua usia. Dari anak - anak sampai oma opa. Masih bisa dihitung juga film yang mengangkat tema kisah tentang keluarga,terutama ayah. 

Foto Dok. Super Didi

Jakarta, 14 April 2016 telah digelar screening perdana film Super Didi bersama media di salah satu bioskop di Jakarta dan saya mendapat kesempatan untul hadir. Seperti pembahasan tulisan saya sebelumnya disini yang menceritakan tentang dibalik pembuatan film bersama sutradara, produser dan penulis skenario. Tadi siang saya bisa menyaksikan langsung keseluruhan film keluaran rumah produksi Muti Didi Film. Film bergenre drama, family,comedy ini sangat natural ceritanya.


Berkisah tentang seorang ayah berprofesi sebagai arsitek yang harus mengurusi kedua putrinya karena istrinya harus pergi ke luar negeri selama 2 minggu. Didi Arka (Vino G. Bastian) sangat kerepotan mengurusi Anjanique Renney dan Aviela Reyna. Sedangkan Muti Wina (Karina Nadila) pergi ke Hongkong untuk membantu temannya yang sedang kesulitan. Disamping itu Oma Sayang (Ira Maya Sopha) dan Opa (Mathias Muchus) juga mbak Ami (Tizza Radia) tidak bisa membantu keadaan Arka. Disaat bersamaan Arka mendapatkan proyek besar yang harus diselesaikan selama 2 minggu. Terasa berat hal ini dirasakan Arka.

Official Poster

Setelah menonton film membuat saya jadi terharu dan jujur saya menangis di adegan - adegan terakhir. Saya juga memiliki seorang anak, pasti sama apa yang dialami dalam setiap kejadian di dalam film. Walaupun kali ini figurnya adalah seorang ayah. Didi adalah panggilan Anjanique & Aviela terhadap ayahnya dan Muti juga panggilan terhadap ibunya. Plot yang diberikan 2 sutradara wanita ini sangat ringan dan natural. Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl Yurahmah menyajikan film yang menghibur dan tentunya dekat dengan keseharian kita. Seperti yang dikutip ucapan Hadrah " Dalam Super Didi juga memberikan gambaran dimana seorang laki-laki (ayah) menyadari kalau memperjuangkan hidupnya (pekerjaan / karir) sama besar dengan memperjuangkan keluarganya".


Suasana Press Conference Super Didi

Sosok ayah dalam diri Vino sangat melekat. Karena ia juga adalah seorang ayah dari satu anak perempuan. Dalam kehidupan sehari-harinya ia sangat dekat anaknya dan mudah bagi Vino menyatu dengan karakter Arka yang diperankannya. Selain itu ada sosok 3 ayah yang muncul di film ini biasa disebut Ayah Pembajak, Perhimpunan Bapak - Bapak Jaga Anak. Seru ya kepanjangannya.

"Ayah Pembajak merupakan gerakan yang dibuat dari teman-teman yang merasa bahwa mendidik anak itu adalah menyenangkan dan banyak manfaatnya. Kami berasa bahwa ayah juga mengambil peran dalam keluarga untuk membantu mengurus anak dan menjaga anak,bukan membebankan semua tugas tersebut kepada istri. Ketika anak tumbuh seberapapun waktu yang kita punya kita harus selalu dekat dengan anak-anak karena moment itu tidak akan terulang kembali" cerita Reymund Levy


Dari sudut pandang parenting, film Super Didi menunjukkan terjalinnya bonding antara ayah dan anak yang kuat. Karakter anak dapat dibentuk dari sosok ayah. Perlu adanya kerjasama antara ayah dan ibu dalam mengasuh anak. Karena anak sangat membutuhkan kedua orangtuanya sebagai role model kehidupan. 

Bersama sutradara Super Didi, Hadrah Daeng Ratu

So, film Super Didi menyajikan alur cerita yang ringan, dekat dengan keseharian, dan bisa ditonton oleh seluruh kalangan. Menariknya lagi diakhir film ada kejutan yang menarik untuk para ayah. Nah, penasaran kan apa kejutannya. Saksikan keseruan Didi Arka bersama kedua putri kecilnya dalam film Super Didi, mulai tayang di bioskop pas di hari Kartini 21 April 2016. Ajak semua anggota keluarga untuk menonton film yang berkualitas. Karena Jadi Ayah Itu, Seru!


Official Trailer #2 



Production Note 
Judul Film                 : Super Didi
Produksi                    : Muti Didi Film
Tahun Release          : 2016
Tahun Produksi        : 2015
Genre                          : Drama,family,comedy
Sutradara                : Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl Yurahmah
Produser                    : Reymund Levy
Eksekutif Produser   : Lidwina Heryani
Penulis                        : Budhita Arini
Penata Kamera          : Yoyok Budi Santoso
Editor                          : Oliver Sitompul
Penata Suara             : Hendrianus Eko
Penata Musik             : Mirta Ramelan
Penata Artistik          : Bayu Christiano

5 komentar:

  1. Udah nonton juga film ini.. Terakhirnya menyentuh banget

    BalasHapus
  2. Tapi sayang banget ya cuma seminggu di layar lebar

    BalasHapus
  3. Tapi sayang banget ya cuma seminggu di layar lebar

    BalasHapus
  4. haaa seminggu?? krna erdesak dengan film yang lain, skrg udah byk yah film Indonesia di Bioskop Bioskplop

    BalasHapus
  5. perhimpunan bapak2 jaga anak? hahahhaha... plg puyeng pasti kl si bapak punya anak cewek :)

    BalasHapus