Rabu, 30 Maret 2016

Keseruan Dibalik Film Super Didi


Apa sih yang penting dalam hidup kamu? Karir, masa depan atau kebahagiaan? Semua itu penting dong pastinya. Apalagi bisa kita dapatkan dari dalam keluarga. By the way, kalau omongin tentang keluarga beberapa lama lagi akan ada film yang mengangkat tema tentang keluarga, terutama ayah. Kenapa ayah, bukan ibu, kakak atau adik? Karena film yang satu ini menceritakan tentang kerepotan seorang ayah dalam mengasuh 2 orang putrinya. Hmm..makin penasaran kan film apa.

Ira Maya Sopha, Karina Nadila, Vino G. Bastian dan Sandi Pas Band


Selasa, 29 Maret 2016 saya dapat kesempatan untuk mengikuti mini conference bersama rekan-rekan blogger di markas KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) kawasan Sarinah,Thamrin. Kali ini membahas tentang film terbaru dari rumah produksi Muti Didi Film yaitu Super Didi. Keren ya judulnya. Super Didi disutradarai oleh 2 wanita cantik yaitu Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl Yurahmah. Sebelumnya Hadrah Daeng Ratu pernah menyutradarai film pendek berjudul Sabotase, ia juga pernah menjadi asisten sutradara film Mama Cake dan Demi Cinta. Jadi engga diragukan lagi dong cara arahannya dalam mendirect sebuah film. Selain itu hadir pula Budhita Arini selaku penulis skenario, Reymund Levy selaku produser film, dan tak luput juga hadir Ira Maya Sopha, Karina Nadila dan Vino G. Bastian, Sandi Pas Band. Super Didi bergenre family, drama, komedi cocok ditonton untuk semua kalangan dan menggambarkan kisah urban papa masa kini.

(Ki-ka) Reymund Levy, Hadrah, Budhita dan Adis 

Latar belakang film Super Didi dibuat karena setiap orang tua memiliki pola asuh yang berbeda terhadap anak-anaknya dan perkembangan dunia parenting semakin menarik banyak perhatian orang. Oleh karena itu, berkat kesempatan sang produser Reymund Levy dalam membawakan program P3K "Profil Papa Paling Keren" di V Radio, refrensi dan pengetahuannya dalam parenting dari program tersebut, maka ia ingin memvisualisasikan ke layar lebar. Maka lahirlah film Super Didi. Sedikit bocoran dari sang produser bahwa 2 putri kecil dalam film ini adalah putri kandungnya, Anjanique Renney dan Aviela Reyna. Tapi sayang mereka engga hadir.


Super Didi sendiri berkisah tentang seorang arsitek muda bernama Arka (Vino G. Bastian) yang harus mengurus ke dua putri kecilnya karena sang istri, Wina (Karina Nadila) harus ke luar negri selama 2 minggu. Di saat yang sama sang ayah memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan proyek penting. Pasti kerepotan banget nih si ayah. Ditambah lagi kekaacauan yang dibuat Oma, Opa dan mbak Ami. Pasti seru ya nonton full filmnya.

Anjanique, ayah Arka dan Aviela
Salah satu adegan dalam film

Serunya lagi film ini juga mengangkat social movement bernama AYAH PEMBAJAK, waduh ngeri ya namanya. Tapi ini bukan pembajak yang seperti di laut itu. Ayah Pembajak sebuah komunitas Perhimpunan Bapak -Bapak Jaga Anak yang mempunyai visi bahwa "Menjadi  Orang Tua itu Seru!". Seperti ungkapan Sandi Pas Band "Menjadi ayah itu seru sebenarnya karena kita tahu perkembangan anak, bisa main sama anak dan engga akan berulang kejadian-kejadian yang saat ini kita lalui bersama". Dalam tumbuh kembang seorang anak memang sangat dibutuhkan sosok ayah untuk membangun karakternya. Meskipun dalam konteks ada keluarga yang berpisah tapi anak tetap harus mendapatkan kasih sayang dari ayah dan ibunya. Super Didi mencoba mengangkat cerita ini sebagai cara untuk menyampaikan kepada keluarga Indonesia bahwa keluarga adalah tempat yang paling menyenangkan.


Nah, segitu aja dulu ringkasan dibalik cerita film Super Didi. Kira- kira ayah Arka sanggup engga ya urus 2 anak cewenya? Kita nonton aja nanti filmnya di bioskop mulai 21 April 2016. Ajak semua keluarga dari ayah, ibu, kakak, adik, oma ,opa, teman,tetangga biar seru nobarnya. Sebelumnya simak dulu trailer film Super Didi.




More Informations
Twitter.     : @Film_SuperDidi
IG               : @filmsuperdidi


5 komentar:

  1. Ide nya mirip2 film asing ya mak, tapi patut di tonton neh kayaknya :)

    BalasHapus
  2. Temanya sama dengan film - film family luar negeri. Tapi setelah saya mendengar langsung dari para narasumbernya, terutama produsernya ceritanya jadi jauh berbeda. Karena sebenarnya tokoh- tokoh di film Super Didi ada di kehidupan nyata, keluarga dari sang produser. Nonton yuk mak filmnya.

    BalasHapus
  3. oh begitu ya, tapi temanya sudah sering dengar banyak yang bikin.nonton gak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Temanya memang sama, tp ceritanya berbeda. Nonton dong nanti tgl 21 April pas Hari Kartini.

      Hapus
    2. Temanya memang sama, tp ceritanya berbeda. Nonton dong nanti tgl 21 April pas Hari Kartini.

      Hapus