Rabu, 24 Agustus 2016

Adakah yang Lebih Baik Dari ASI?

Menjadi seorang ibu tidaklah mudah. Banyak hal yang diemban ketika predikat ibu melekat dalam diri. Tak terpikirkan oleh saya, setelah menikah, hamil dan melahirkan seorang anak dari rahim saya sendiri. Sebelumnya saya hanya bisa mengamati wanita-wanita dewasa yang sudah menikah, mengandung, lalu melahirkan. Tanpa mengetahui bagaimana rasanya semua itu. Setelah menikah dan mengalami proses itu saya menjadi lebih mengerti menjadi seorang ibu. Dalam rangka Pekan ASI Dunia atau Bulan ASI Nasional, saya ingin membagikan pengalaman pribadi mengenai pemberian ASI.



Usia muda, sedang nikmati  meniti karir dan pengantin baru sangatlah menyenangkan bagi saya. Tapi, ketika saya menyadari bahwa sudah telat hampir 2 bulan seketika terdiam. Satu pertanyaan muncul dalam pikiran, apakah saya hamil? Tidak berani untuk periksa pakai test pack, seperti melihat hantu saja. Saya beritahu suami dan sepakat konsultasi ke bidan. Hasilnya pun saya positif hamil. Usia kandungan sudah 8 minggu. Senang, takut, panik dan tak percaya ada dalam benak saya. Benarkah ada kehidupan lain dalam rahimku?

Masa kehamilan begitu saya nikmati. Tidaka ada drama mengidam yang menginginkan sesuatu dari biasanya. Cuma saya jadi terobsesi dengan buah mangga dan bisa menghabiskan 1-2 kg sendiri. Pulang pergi kerja dengan mengeteng transportasi kereta, bis dan angkot saya jalani selama 8 bulan. Hingga akhirnya saya merasa tak kuat dengan jarak dari Depok - Kelapa Gading pergi bekerja. Saya putuskan untuk meminta cuti melahirkan lebih awal. Terbersit ada niat dalam hati jika si baby lahir saya ingin merawatnya sendiri, tanpa bantuan pengasuh bayi. Saya juga membicarakan hal ini dengan suami dan ia pun setuju akan hal ini.

Menyusui adalah kontak skin to skin 

Melahirkan dengan proses normal itu "nikmat" sakitnya. Rasa mules yang membuat saya meremas tangan dan menjambak rambut suami. Sungguh perjuangan seorang ibu yang luar biasa. Mendengar tangisan si kecil yang keluar setelah berjuang selama 5 jam begitu membuat saya lega dan terharu. My baby boy is coming! Namun, saya tidak melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Saya memang belum mengetahui tentang ini, seharusnya tenaga medis yang membantu persalinan saya yang berinisiatif melakukannya. Saya pun merasa kecewa dengan kejadian ini setelah saya tahu Maha Baiknya kolostrum pertama untuk bayi baru lahir. 


Proses menyusui pun tak lancar begitu saja. Bayi saya saat itu sudah terkena susu formula yang diberikan oleh perawat. Hal ini yang seharusnya juga menjadi perhatian untuk tenaga medis tentang ASI (Air Susu Ibu). Saya masih polos dengan pemberian ASI saat itu. Saya juga masih canggung menggendong bayi dengan berat 2600 gram. Tapi yang saya rasakan payudara terasa kencang dan sakit. Menandakan sudah waktunya untuk dihisap oleh bayiku. Pertama yang saya dapat ketika si baby dalam pelukan dan saya sodorkan puting payudara, ia menolak. Saya tidak menyerah begitu saja, terus saya sodorkan putingnya ke dalam mulut si kecil. Akhirnya dia bisa menangkap puting payudara sampai ASI keluar deras. Inilah air kehidupan untuk anakku.


Senangnya saya bisa menyusui langsung kepada si kecil. Tanpa harus repot "membeli" air susu ini. Allah SWT telah menyediakan makanan terbaik untuk hamba kecilNya. Saya pun sangat bersyukur bisa menyusui tanpa harus repot memerah. Karena sejak si kecil lahir saya jalankan niat untuk merawatnya sendiri, maka saya berhenti kerja. Suami saya hanya bisa mendukung atas apa yang saya putuskan, yang penting kebutuhan si kecil terpenuhi. Saya pun manjadi full time mother. Julukan ini masih melekat sampai detik ini. Saya nikmati ini semua.

Di usia Arkana Gie Pratama, begitu nama anak lelakiku, menginjak 4 bulanan saya mencoba memberinya susu formula. Saya kasih susu formula yang sama saat di bidan dulu. Susu berlambang bendera dalam botol itu ditolak oleh Gie. Sepertinya ia tidak menyukai lagi susu formula ini. Lain hari saya coba susu formuala lainnya, bisa dibilang dari harga yang murah sampai yang mahal tetap anakku menolak untuk meminumnya. Biasanya bayi mau saja menerima apa yang dikasih ke mulutnya,tapi Gie terus menolak. Akhirnya saya memberikan ASI hingga usianya 2 tahun 6 bulan. Diselingi susu UHT saat ia sudah berusia 1 tahun lebih.

Anak cukup ASI terlihat sehat dan lincah

Dari artikel yang saya baca, seminar parenting yang saya ikuti sampai kumpulan komunitas yang saya temui sangat mendukung ibu memberi ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi hingaa 2 tahun atau lebih. ASI mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnya. Nutrisi yang tidak didapatkan dari susu formula. Bukan berarti saya kontra dengan susu formula, tapi apabila ada yang terbaik yang bisa diberikan langsung oleh sang ibu, mengapa harus dari susu lain? Apa ada susu yang lebih baik dari ASI? Breastfeeding adalah momen yang sangat intim antara ibu dan bayinya. Dimana adanya kontak skin to skin, bounding antara ibu dan anak menjadi lebih dekat. Momen ini hanya bisa dinikmati sekali seumur hidup, baik ibu ataupun bayinya. 

Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui bahwa menyusui itu bukan hanya keterlibatan antara ibu dan anak, tapi juga dengan suami, anggota keluarga, tenaga medis, masyarakat sampai pemerintah. Saya pun mengalami hal yang kurang mengenakkan dengan tenaga medis saat melahirkan. Terlintas pertanyaan dalam pikiran saya, apakah perawat dan bidan tersebut belum atau tidak tahu mengenai hal menyusui, apalagi IMD? Hal paling dasar setelah proses persalinan. Saya memaklumi kalau lupa akibat sibuk mengurusi proses persalinan. Tapi mereka adalah tenaga medis terpercaya, seharusnya tidak melakukan kelalaian. Pelajaran buat saya jika nanti saya mengandung & melahirkan lagi, tenaga medis juga menjadi prioritas utama saya.



Adakah yang lebih baik dari ASI? Jawabannya TIDAK. Karena ASI adalah nutrsi terbaik untuk bayi sampai usia 2 tahun. Diselingi MPASI ketika usianya mencapai 6 bulan. Saya merasa sedih kalau ada ibu yang tidak memberikan ASI kepada bayinya dengan alasan tidak keluar ASInya atau payudaranya kecil. Buat saya that is impossible. Semua ibu yang melahirkan pasti bisa menyusui bayinya, kalaupun tidak keluar mungkin kurang rangsangannya, kondisi ibu dalam keadaan stress atau baby blues.

Hal seperti ini masih bisa ditangani. Jika tidak bisa menangani sendiri, bisa meminta bantuan solusi kepada konselor ASI. Pastinya ibu harus sabar. Saya sangat mendukung sekali ibu menyusui. Momen ini tidak akan terulang dalam hidup antara anak dan ibu di hari mendatang. 2 tahun pertama adalah golden period anak yang harus diberi stimulasi dan nutrisi yang baik. Masa menyusui saya sudah lewat dan saya terus mendukung ibu menyusui lainnya.

Adakah yang Lebih Baik Dari ASI?

Menjadi seorang ibu tidaklah mudah. Banyak hal yang diemban ketika predikat ibu melekat dalam diri. Tak terpikirkan oleh saya, setelah menikah, hamil dan melahirkan seorang anak dari rahim saya sendiri. Sebelumnya saya hanya bisa mengamati wanita-wanita dewasa yang sudah menikah, mengandung, lalu melahirkan. Tanpa mengetahui bagaimana rasanya semua itu. Setelah menikah dan mengalami proses itu saya menjadi lebih mengerti menjadi seorang ibu. Dalam rangka Pekan ASI Dunia atau Bulan ASI Nasional, saya ingin membagikan pengalaman pribadi mengenai pemberian ASI.



Usia muda, sedang nikmati  meniti karir dan pengantin baru sangatlah menyenangkan bagi saya. Tapi, ketika saya menyadari bahwa sudah telat hampir 2 bulan seketika terdiam. Satu pertanyaan muncul dalam pikiran, apakah saya hamil? Tidak berani untuk periksa pakai test pack, seperti melihat hantu saja. Saya beritahu suami dan sepakat konsultasi ke bidan. Hasilnya pun saya positif hamil. Usia kandungan sudah 8 minggu. Senang, takut, panik dan tak percaya ada dalam benak saya. Benarkah ada kehidupan lain dalam rahimku?

Masa kehamilan begitu saya nikmati. Tidaka ada drama mengidam yang menginginkan sesuatu dari biasanya. Cuma saya jadi terobsesi dengan buah mangga dan bisa menghabiskan 1-2 kg sendiri. Pulang pergi kerja dengan mengeteng transportasi kereta, bis dan angkot saya jalani selama 8 bulan. Hingga akhirnya saya merasa tak kuat dengan jarak dari Depok - Kelapa Gading pergi bekerja. Saya putuskan untuk meminta cuti melahirkan lebih awal. Terbersit ada niat dalam hati jika si baby lahir saya ingin merawatnya sendiri, tanpa bantuan pengasuh bayi. Saya juga membicarakan hal ini dengan suami dan ia pun setuju akan hal ini.

Menyusui adalah kontak skin to skin 

Melahirkan dengan proses normal itu "nikmat" sakitnya. Rasa mules yang membuat saya meremas tangan dan menjambak rambut suami. Sungguh perjuangan seorang ibu yang luar biasa. Mendengar tangisan si kecil yang keluar setelah berjuang selama 5 jam begitu membuat saya lega dan terharu. My baby boy is coming! Namun, saya tidak melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Saya memang belum mengetahui tentang ini, seharusnya tenaga medis yang membantu persalinan saya yang berinisiatif melakukannya. Saya pun merasa kecewa dengan kejadian ini setelah saya tahu Maha Baiknya kolostrum pertama untuk bayi baru lahir. 


Proses menyusui pun tak lancar begitu saja. Bayi saya saat itu sudah terkena susu formula yang diberikan oleh perawat. Hal ini yang seharusnya juga menjadi perhatian untuk tenaga medis tentang ASI (Air Susu Ibu). Saya masih polos dengan pemberian ASI saat itu. Saya juga masih canggung menggendong bayi dengan berat 2600 gram. Tapi yang saya rasakan payudara terasa kencang dan sakit. Menandakan sudah waktunya untuk dihisap oleh bayiku. Pertama yang saya dapat ketika si baby dalam pelukan dan saya sodorkan puting payudara, ia menolak. Saya tidak menyerah begitu saja, terus saya sodorkan putingnya ke dalam mulut si kecil. Akhirnya dia bisa menangkap puting payudara sampai ASI keluar deras. Inilah air kehidupan untuk anakku.


Senangnya saya bisa menyusui langsung kepada si kecil. Tanpa harus repot "membeli" air susu ini. Allah SWT telah menyediakan makanan terbaik untuk hamba kecilNya. Saya pun sangat bersyukur bisa menyusui tanpa harus repot memerah. Karena sejak si kecil lahir saya jalankan niat untuk merawatnya sendiri, maka saya berhenti kerja. Suami saya hanya bisa mendukung atas apa yang saya putuskan, yang penting kebutuhan si kecil terpenuhi. Saya pun manjadi full time mother. Julukan ini masih melekat sampai detik ini. Saya nikmati ini semua.

Di usia Arkana Gie Pratama, begitu nama anak lelakiku, menginjak 4 bulanan saya mencoba memberinya susu formula. Saya kasih susu formula yang sama saat di bidan dulu. Susu berlambang bendera dalam botol itu ditolak oleh Gie. Sepertinya ia tidak menyukai lagi susu formula ini. Lain hari saya coba susu formuala lainnya, bisa dibilang dari harga yang murah sampai yang mahal tetap anakku menolak untuk meminumnya. Biasanya bayi mau saja menerima apa yang dikasih ke mulutnya,tapi Gie terus menolak. Akhirnya saya memberikan ASI hingga usianya 2 tahun 6 bulan. Diselingi susu UHT saat ia sudah berusia 1 tahun lebih. 


Dari artikel yang saya baca, seminar parenting yang saya ikuti sampai kumpulan komunitas yang saya temui sangat mendukung ibu memberi ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi hingaa 2 tahun atau lebih. ASI mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnya. Nutrisi yang tidak didapatkan dari susu formula. Bukan berarti saya kontra dengan susu formula, tapi apabila ada yang terbaik yang bisa diberikan langsung oleh sang ibu, mengapa harus dari susu lain? Apa ada susu yang lebih baik dari ASI? Breastfeeding adalah momen yang sangat intim antara ibu dan bayinya. Dimana adanya kontak skin to skin, bounding antara ibu dan anak menjadi lebih dekat. Momen ini hanya bisa dinikmati sekali seumur hidup, baik ibu ataupun bayinya. 

Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui bahwa menyusui itu bukan hanya keterlibatan antara ibu dan anak, tapi juga dengan suami, anggota keluarga, tenaga medis, masyarakat sampai pemerintah. Saya pun mengalami hal yang kurang mengenakkan dengan tenaga medis saat melahirkan. Terlintas pertanyaan dalam pikiran saya, apakah perawat dan bidan tersebut belum atau tidak tahu mengenai hal menyusui, apalagi IMD? Hal paling dasar setelah proses persalinan. Saya memaklumi kalau lupa akibat sibuk mengurusi proses persalinan. Tapi mereka adalah tenaga medis terpercaya, seharusnya tidak melakukan kelalaian. Pelajaran buat saya jika nanti saya mengandung & melahirkan lagi, tenaga medis juga menjadi prioritas utama saya.



Adakah yang lebih baik dari ASI? Jawabannya TIDAK. Karena ASI adalah nutrsi terbaik untuk bayi sampai usia 2 tahun. Diselingi MPASI ketika usianya mencapai 6 bulan. Saya merasa sedih kalau ada ibu yang tidak memberikan ASI kepada bayinya dengan alasan tidak keluar ASInya atau payudaranya kecil. Buat saya that is impossible. Semua ibu yang melahirkan pasti bisa menyusui bayinya, kalaupun tidak keluar mungkin kurang rangsangannya, kondisi ibu dalam keadaan stress atau baby blues.

Hal seperti ini masih bisa ditangani. Jika tidak bisa menangani sendiri, bisa meminta bantuan solusi kepada konselor ASI. Pastinya ibu harus sabar. Saya sangat mendukung sekali ibu menyusui. Momen ini tidak akan terulang dalam hidup antara anak dan ibu di hari mendatang. 2 tahun pertama adalah golden period anak yang harus diberi stimulasi dan nutrisi yang baik. Masa menyusui saya sudah lewat dan saya terus mendukung ibu menyusui lainnya.

Selasa, 23 Agustus 2016

Indonesia is Me : Prajawangsa City Terinspirasi Dari Sejarah Prajawangsa

Masih dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 tahun, Synthesis Development menyelenggarakan rangkaian acara Indonesia is Me ke 3 di Mall @Bassura City. Acara kali ini yaitu nonton bareng film Pusaka Prajawangsa dan creative talk bersama Alexander Thian (penulis skenario Pusaka Prajawangsa). Pasti tahu dong siapa dia, penulis dari novel Somewhere Only We Know ini akan membongkar seputar kepenulisan skenario film Pusaka Prajawangsa. 

Film pendek dengan unsur sejarah

Sebelum membahas tentang filmnya, saya mau menginfokan tentang Indonesia is Me terlebih dahulu ya. Indonesia is Me adalah acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Synthesis Development, sebuah perusahaan properti di Indonesia. Indonesia Is Me mengangkat budaya Indonesia di momen kemerdekaan pada 4 lokasi proyek apartemen yang dibangun oleh Synthesis. Kalau sebelumnya rangkaian acara sudah diadakan di Synthesis Residence Kemang, Bassura City dan Synthesis Square, acara kali ini diadakan untuk Pusaka Prajawangsa.

Synthesis tidak pernah habisnya memberikan wujud kecintaannya terhadap kearifan lokal yang menjadi sumber inspirasi. Kali ini terinspirasi oleh sosok pahlwan di zaman Hindia Belanda bernama Prajawangsa yang berperang melawan penjajah. Prajawangsa adalah simbol dari dua nilai yang menjadi nadi Synthesis yaitu renjana (passion) dan kepercayaan (trust). Apabila suatu karya dibuat dengan renjana yang baik, maka akan menciptkan karya yang baik pula. Apalagi didorong dengan rasa kepercayaan dari dalam diri sendiri dan pihak lain. Prajawangsa adalah sebuah proyek kolaborasi kreatif untuk merayakan gairah mencipta dan menjaga kepercayaan di dalam diri kita. Oleh karena itu, Synthesis menghadirkan Prajawangsa City sebuah hunian superblok yang akan dibangun di daerah Cijantung.


Miniatur apartemen prajawangsa city

Prajawangsa City terletak di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Lokasi ini dipilih karena memiliki nilai sejarah sesuai dengan komitmen Synthesis yang mewujudkan kearifan lokal. Prajawangsa City apartemen yang akan memiliki mall dan hutan kota. Apartemen ini dibuat karena masyarakat urban yang butuh tempat tinggal yang strategis dan nyaman. Prajawangsa City dibangun sebagai pelengkap dari proyek Synthesis Development lainnya. Apartemen akan dibangun 4 tower dari 8 tower.


Peta lokasi strategis Prajawangsa City

Lalu apa hubungannya dengan film pendek Pusaka Prajawangsa? Tentu ada dong. Film ini dibuat karena sang penulis skenario ditantang oleh salah satu temannya untuk membuat cerita legenda Prajawangsa. Nama tersebut terdengar asing, tapi bagi Alexander Thian ini adalah suatu tantangan untuknya dalam membuat skenario. Konsepnya pun dibuat relevan dengan era sekarang. Dimana Prajawangsa adalah tokoh legenda jaman dahulu dan ceritanya digabungkan dengan masa kini. Ceritanya pun menjadi bisa diterima oleh penikmat film.

Creative Talk with Alexander Thian

Pusaka Prajawangsa menceritakan tentang kisah bagaimana seseorang bisa menuntaskan atau memenuhi janji. Dimana semua tokoh seperti Bima, Drupadi, Srikandi, Weda dan Winda memiliki tujuan hidup yang berbeda dan melibatkan 8 unsur. Ke 8 unsur tersebut adalah karya seni yang menggabungkan pusaka kerajaan Indraloka yang dimana akan menjadi nama - nama apartemen Prajawangsa City :

  1. Aksa, sebuah cincin bermata yang melambangkan kejernihan diri, jiwa dan pikiran.
  2. Bargawa, sebuah tusuk konde yang melambangkan pengetahuan.
  3. Cemeti, sebuah ikat pinggang kulit yang melambangkan pengendalian diri.
  4. Diwangkara, sebuah pisau yang melambangkan kebijaksanaan.
  5. Ekanta, sebuh mahkota yang melambangkan kekuasaan.
  6. Fulmala, sebuah perisai tangan yang melambangkan welas-asih.
  7. Ganitri, sebuah gelang tangan yang melambangkan pengabdian.
  8. Hima, sebuah kuas yang melambangkan penciptaan.


Bima sebagai tokoh utama dalam film pendek ini berperan sebagai seorang pelukis, namun bukan melukis di atas kanvas melainkan di kain lurik. Kain lurik melambangkan hubungan antara kita dan Sang Pencipta. Maka dari itu film ini juga mengajak desainer Indonesia yang konsisten mengeksplorasi kain lurik yaitu Lulu Lutfi Labibi. Desain karyanya juga dipakai oleh pemeran dalam film Pusaka Prajawangsa.


Salah satu adegan film Pusaka Prajawangsa

Menurut Alexander Thian membuat film pendek itu lebih sulit dibandingkan membuat film berdurasi panjang. Banyak brainstorming yang harus dituangkan ke dalam sebuah scene, tapi dalam film pendek mengemas brainstorming tersebut menjadi ringkas dan padat ceritanya. Kalau film berdurasi panjang bisa disisipkan ke beberapa scene. Nah, Alexander Thian memberikan beberapa steps dalam membuat skenario : 
  • Buat premisnya dahulu agar cerita menjadi satu kesatuan yang utuh,
  • Sinopsis,
  • Treatment,
  • Scene plot,
  • Break down per scene  
Ternyata engga mudah lho guys membuat skenario. Selain membuat cerita yang menarik, penulis skenario juga membuat karakter-karakter tokoh yang ditampilkan. Biasanya suatau karya itu menampilkan sedikit karakter penulisnya dalam satu tokoh. Dalam film Pusaka Prajawangsa sifat yang dimiliki Alex ada dalam tokoh Bima. Gimana masih tertarik menjadi penulis skenario film? 

Tidak hanya sebuah hunian yang nyaman dan strategis dari apartemen Prajawangsa City, tapi menunjukkan kisah legenda yang sesuai dengan komitmen Synthesis Development yang selalu menampilkan khas kebudayaan Indonesia. Prajawangsa City solusi pemukiman bagi masyarakat urban yang dinamis.


Trailer "Pusaka Prajawangsa"



Sabtu, 20 Agustus 2016

Proyek Transportasi Publik Terbaru Dari PT. Railink

Banyak cara yang sudah diwujudkan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bertransportasi. Transportasi darat, laut, udara memberikan berbagai macam tawaran yang menarik bagi penggunanya. Menjadi suatu kemudahan jika masyarakat bisa mendapatkan transportasi yang strategis dan nyaman. Tarif menjadi pilihan kedua apabila pelayanannya sudah sesuai dengan kebutuhan. 



Senin (15/8) saya dan teman-teman Tau Dari Blogger (TDB) mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Dirut PT.Railink Heru Kuswanto, Direktur Teknis dan Operasional Poerwanto Handry, Vice President Commercial Passanger Mungki Indrati Pertiwi, Manajer Marketing Komunikasi Diah Suryandri dan tim media sosial. Pertemuan diadakan di kantor pusat Jakarta Railways Center (JRC), Juanda, Jakarta Pusat. Diskusi ini membahas tentang proyek baru dari PT. Railink yang sedang berjalan yaitu Kereta Api Bandara. Pasti belum banyak yang familiar dengan PT. Railink kan, sebelumnya saya juga begitu.

Ki-ka : Pak Heru, Pak Poerwanto, bu Mungki

PT.Railink adalah operator KA Bandara pertama di Indonesia, berdiri sejak 28 September 2006 dan mulai operasional sejak 25 Juli 2015. PT. Railink merupakan anak perusahaan dari PT. KAI (60%) dan PT.Angkasa Pura II ( 40%). KA Bandara sendiri sebenarnya sudah beroperasional dari Bandara Kualanamu (Airport Railway Station) ke Deli Serdang, Sumatera Utara. Untuk proses pembangunan stasiun bandara Soetta sudah mencapai 40% dan ditargetkan akan operasioanl bulan Maret 2017. Pembebasan lahan untuk new track sepanjang 12,1 km sudah mencapai 68,1%.
Proyek Basoetta ini tidak dapat dana APBN alias modal sendiri. Sesuai Kepres no. 83 tahun 2011 adalah latar belakang membangun KA Bandara ini.


Miniatur KA Bandara Kualanamu,Medan

Rute yang akan dilalui KA Bandara ini dimulai dari stasiun Manggarai - Sudirman Baru - Duri - Batu Ceper - Bandara Soekarno Hatta. Jarak tempuh antara Manggarai ke Soetta sekitar 38,3 Km, waktu tempuh 54 menit, jumlah trip 124 KA/ hari dari jumlah 10 trainset (8 utama,2 cadangan), headway 30 menit dan kecepatan 60km/jam. Satu trainset terdiri dari 6 kereta dengan jumlah tempat duduk 272 kapasitas. Masalah tarif masih percobaan, ditaksir dengan harga antara Rp.100.000 - Rp.150.000.  PT.Railink membeli 10 trainset tipe EMU (Electrical Multiple Unit) dari konsorsium Bombardier Transportation (Swedia) dan PT.INKA. Bocoran dari pak Dirut,harga satu trainset sama dengan 16 kali harga kereta comutterline. Wah...wah...wah... mahal juga ya..

Gambaran ARS ( Airport Railway Station)

Gambaran interior ARS

KA Bandara memiliki fasilitas yang memadai, pastinya memberikan kenyamanan bagi para penumpangnya. Sebandinglah dengan harga tiket yang ditawarkan nantinya. Namun tidak menutup kemungkinan PT.Railink bekerja sama dengan maskapai mengenai hal ini. Fasilitas dalam KA Bandara ini sebagai berikut :
  • Passenger Seat
  • Window
  • Loud speaker & public address
  • LED display & 22 inch TV flat monitor
  • Lighting & emergency lighting
  • Passenger emergency communication
  • Emergency brake handle
  • CCTV & CCTV recorder
  • Internet connection
  • Luggage rack
  • Passenger room safety equipment
  • Passanger entrance door
  • Toilet & sanitation

Wah gimana fasilitasnya guys, lengkap dan sesuai kebutuhan penumpang kan? Pasti dijamin nyaman selama berada dalam kereta bandara ini. Berharap transportasi massal seperti ini bisa segera terwujudkan dan melayani masyarakat dengan baik. Suatu kebanggaan buat saya bisa mengetahui lebih dahulu tentang proyek besar ini. Kemungkinan PT. Railink mengadakan KA Bandara wisata, jadi bagi yang tidak ingin naik pesawat bisa menikmati kereta ini sambil berkeliling di bandara. Asyik kan...


Foto bersama dengan TDB dan PT.Railink


Jumat, 19 Agustus 2016

Film Pinky Promise Launching Official Trailer, Poster, Original Soundtrack

Film masih menjadi media hiburan sekaligus pembawa pesan baik bagi penontonnya. Kalau saya memilih nonton film bukan hanya untuk hiburan saja, tapi ingin mengetahui apa yang ingin disampaikan dari cerita film tersebut. Karena tiap film memiliki kesan & pesan tersendiri. Pastinya juga ingin melihat akting peran - peran dari artisnya juga.

Launching Trailer, Poster,OST Pinky Promise

Jumat (19/8) saya mengahdiri acara launching trailer, poster dan original soundtrack dari film Pinky Promise. Film karya Guntur Soeharjanto ini terinspirasi dari para survivor breast cancer (kanker payudara) dari Yayasan Love Pink. Rencana akan rilis di bioskop pada 13 Oktober berbarengan dalam rangka bulan kanker payudara. 

Pinky Promise diperankan beberapa arktor dan aktris seperti Agni Pratista (Tika), Dhea Ananda (Fina), Dhea Seto (Ken), Alexandra Gottardo (Baby), Ira Maya Sopa (Tante Anin), Maudy Koesnaedy ( Mamahnya Ken), Ringgo Agus Rahman (Farid), Gunawan (Ayahnya Ken), Derby Romero ( Rama).

Official Poster

Selama proses syuting para pemeran juga melakukan sedikit riset tentang kanker payudara, dibantu juga dari teman-teman survivor di Love Pink. Seperti Alexandra Gottardo yang mencari bahan refrensi dari menonton film tentang kanker payudara dalam dan luar negeri. Proses syuting dilakukan kurang lebih 30 hari, salah satu lokasi mengambil setting di pantai Tanjung Lesung. 

Ada salah satu adegan dimana Dhea Seto dan Agni Pratista rambutnya dibotaki. Namun bagi mereka tidak ada masalah. Bagi Dhea Seto ini adalah momen yang membuat dia excited mempelontos rambutnya karena dia juga suka bereksperimen dengan rambut. Begitu juga dengan Agni, scene membotaki rambutnya adalah adegan yang paling kuat dampak emosinya sehingga membuat penonton jadi terbawa.

Suasana perilisan 

Sebuah film terasa sepi juga kalau tidak ada lagu-lagu yang mendukung tiap adegannya. Kali ini Afgan Syahreza mengisi soundtrack dalam film Pinky Promise berjudul "Jalan Terus" dan ada Eka Deli menyanyikan lagu "Pergi Untuk Selamanya" ciptaan Tya Subiakto. Sudah kebayang deh bakal mewek-mewek gimana gitu ya...

Pinky Promise sendiri adalah film yang menceritakan tentang persahabatan, perjuangan para survivor kanker payudara dalam menghadapi hidup, memberikan pemahaman kepada orang banyak tentang penderita kanker payudara dan non penderita kanker payudara dan bagaimana masyarakat menghargai keberadaan mereka. Sebelum tayang di bioskop 13 Oktober 2016, simak aja dulu trailernya disini ya..



Rabu, 17 Agustus 2016

Indonesia is Me : Rangkaian Acara Synthesis Development Sebagai Bentuk Cinta Indonesia

Kampanye dari Synthesis Development

Ternyata sudah begitu lama Indonesia merdeka, 71 tahun lamanya. Kemerdekaan yang diperoleh dengan tumpah darah ini menjadi bukti bahwa negara bebas dari para penjajah. Merdeka adalah bebas, bebas berekspresi, bebas berpendapat, bebas dari segala tekanan luar ataupun dalam. Mewujudkan kebebasan itu bisa berbagai cara, bisa dengan wujudkan kecintaan dalam bentuk melestarikan budaya.

Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI ke 71, Sabtu (13/8) lalu saya menghadiri salah satu rangkaian acara dari Synthesis Development "Indonesia is Me" di kantor Synthesis Square di bilangan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Tema acara kali ini adalah The Art, Beauty and Health. Saya dan teman - teman dari Blogger Perempuan Networking berkesempatan mengunjungi kantornya dan berdiskusi dengan salah satu Sales & Marketing Manager PT. Synthesis Kreasi Utama, pak Andi Setiyawan. 

Andi Setiyawan 

Beliau menjelaskan bahwa selama bulan Agustus diadakan rangkaian acara bertajuk Indonesia is Me, hal ini merupakan langkah dan inisiatif Synthesis Development untuk mendukung program dan kegiatan yang berhubungan dengan Indonesia dari aspek budaya, pendidikan, kesehatan, historical, seni dan kuliner. Acara sebelumnya diadakan di Synthesis Residence Kemang bertemakan tentang Local Taste Culinary yang membahas makanan khas Indonesia dari berbagai rasa dan daerah. 

Pak Andi juga mengartikan Indonesia is Me adalah sebuah kampanye yang menjadikan Indonesia lebih baik, mulai dari langkah-langkah kecil seperti memakai produk Indonesia, saling toleransi antar sesama dan memberikan kesempatan yang bagus untuk banyak orang. Oleh karena itu, perusahaan yang memiliki beberapa bisnis properti ini mengajak para pemilik UKM untuk menampilkan hasil karya mereka untuk dijual. Waktu saya datang ada beberapa hasil karya tangan sendiri (handmade) dari orang-orang kreatif yang dipamerkan. Seperti hasil sulaman, lukisan, tas recycle dari bahan baliho dan masih banyak lagi. Indonesia is me juga merupakan wujud komitmen Synthesis Development sebagai perusahaan pengembang di Indonesia yang memiliki berbagai proyek di bidang properti, ritel, apartemen, perumahan, superblok, kantor dan hotel terus berusaha menciptakan ruang hidup yang aman dan nyaman juga memberikan karakteristik warisan budaya Indonesia pada setiap karya produk properti yang dibangun. 

Lukisan Batik

Ada performance lagu-lagu Keroncong

Cover agenda dari koran bekas yang dianyam
Kreatif ya..

Salah satu komitmen Synthesis sebagai perusahaan properti berkampanye Indonesia is Me adalah rencana pembangunan Samara Suites Gatot Subroto mengambil tema Bali, tapi tidak terlalu kental. Baru di launching penjualan bulan Juni 2016, sudah laku sekitar 63 unit dari 292 unit, padahal apartementnya akan ada tahun 2019. Sistem pembeliannya bisa cash atau menyicil sebanyak 60 kali (kurang lebih estimasi waktu 8 tahun). Pembeliannya juga bisa sharing cost dengan teman atau saudara, dalam satu unit apartement bisa dibeli 3 orang sekaligus. Enggak terlalu berat kan bayarnya.

Berkhayal tingkat tinggi

Contoh kamar dari Samara Suites
Nyaman ya...

Samara Suites memiliki 3 pilihan kamar di tiap unitnya. Ada yang 1, 2 dan 3 kamar tidur. Tergantung dengan luas unit yang diminta. Samara Suites memiliki konsep kolaborasi antara service apartement dan resident apartement, dimana pemilik apartement bisa memilih layanan apartement yang disuka, dapat disewa secara bulan karena pada umumnya sewa apartement adalah tahunan, namun di Samara dapat disewa dengan jangka waktu 2-3 bulan saja.

Samara Suites memiliki kelebihan dari apartement lainnya karena banyak hal yang ditekan untuk biaya, misalnya kitchen dan tidak adanya coffee shop. Namun Samara menggunakan rekanan yang sudah professional di bidangnya, seperti jasa kendaraan bersama supirnya, cleaning service yang dapat digunakan sesuai kebutuhan, catering yang disiapkan sesuai dengan pesanan. Tidak perlu semuanya dibayar, disesuaikan saja dengan kebutuhan. Harganya bisa mencapai 80% jika dibandingkan dengan apartement konvensional.

Kitchen set yang disediakan ditiap unit Samara Suites

Selain itu, Samara Suites memiliki fasilitas yang tak kalah lengkapnya dengan hotel. Ada active facilities dan relax facilities.

Active Facilities :
  • Business Center
  • Convinience Store
  • Co-working Space
  • Lounge
  • Meeting room
  • Hair Dresser
  • Free WIFI Connection

Relax Facilities :
  • Swimming Pool
  • Gym
  • Sauna
  • Mini Golf
  • BBQ Area
  • Reflextone Garden
  • Yoga Garden
  • Coffee Corner
  • Kids Room

Lokasinya juga strategis dari beberapa pusat lokasi. 1 km dari pintu tol Tebet 1 dan Tebet 2, 2 km dari Stasiun KA Cawang, 2 km dari area bisnis Mega Kuningan, 4 km dari area bisnis pusat Sudirman (SCBD). Wah..wah..hunian yang ideal banget untuk warga ibu kota yang mobile dan dinamis.

Foto bersama dengan pak Andi sebelum meninggalkan
Synthesis Square

Seru banget bisa berkunjung ke kantor dan melihat show room unit Samara Suites. Benar-benar hunian yang ideal bagi masyarakat ibu kota. Setelah itu kami menuju acara berikutnya masih dalam rangkaian Indonesia is Me ke Mall @Bassura yang terletak di Jl.Basuki Rahmat, Jakarta Timur untuk menyaksikan traditional dance flash mob. Dimana anak-anak bisa menampilkan segala bakat yang dimiliki sebagai wujud kecintaan pada Indonesia. Ada yang menari tradisional dari Bali dan Papua juga menyanyi.

Depan Mall @ Bassura

Penampilan tarian dari adik-adik berbakat

Mall @Bassura terhubung dengan apartemen Bassura City yang juga proyek dari Synthesis Development. Saat memasuki mallnya saya merasakan perbedaan dengan mall lainnya. Selama keliling mall lagu-lagu khas Jawa terus diputar. Saya seperti berada di daerah Yogyakarta atau melihat pentas pewayangan. Rasa nasioanlismenya sangat kental dan melekat sekali. Saya semakin bangga dengan kampanye ini.

Masih ada dua rangkaian acara yang dipersembahkan Synthesis Development bulan ini.  Sabtu 20 Agustus, Pusaka Prajawangsa mempersembahkan film yang sarat dengan latar belakang budaya Indonesia. Bintang tamunya ada Alexander Thian yang menulis skenarionya. Minggu 21 Agustus, ada Merdeka Ride, bersepeda sejauh 71 km. Sayang kalau dilewatkan acara seru ini guys. Ayo mari kita bangun Indonesia lebih baik dengan kegiatan positif dan mempertahankan budaya bangsa.



Jumat, 12 Agustus 2016

Maher Zain Menggelar Konser di Indonesia

Siapa yang tak kenal penyanyi pelantun Insha Allah dan Sepanjang Hidup yang berduet dengan Fadli (Musikimia)? Adalah Maher Mustafa Maher Zain atau lebih dikenal Maher Zain. Penyanyi pop religi keturunan Libanon - Swedia ini akan menggelar rangkaian konser di Indonesia bertajuk " Maher Zain One Indonesia Tour 2016". Bersenandung Sekaligus Beramal.

Suasana Press conference

Hampir 4 tahun Maher Zain vakum dalam pembuatan album. Tahun ini ia menelurkan album baru yang berjudul "One". Tentunya konser tur ini merupakan bagian dari promosi album terbarunya. Sebenarnya single "The Power" sudah rilis di channel youtube sejak bulan Juni. Namun albumnya rilis bersamaan dengan konser tunggalnya kali ini.

Lian Mipro dipercaya sebagai promotor konser Maher Zain kali ini. Konsernya pun digelar di 5 kota besar di Indonesia. Dimulai dari Jakarta (13/8) di Hall Basket Senayan, Balikpapan (15/8) di Dome Balikpapan, Yogyakarta (17/8) di The Alana Hotel & Convention Center, Palembang (19/8) di Grand Ballroom Aston Hotel, Makasar (21/8) di Celebes Convention Center. Khusus di Jakarta konser akan dibuka oleh D'Masiv dan di Makasar akan dibuka oleh Fadli (Musikimia).

Maher Zain and his new album "One"

Album ini diberikan judul "One" bermakna universal. Satu untuk kemanusiaan, satu untuk tujuan yang sama, satu untuk kebersamaan. Walaupun album ini berisi lagu-lagu religi (islam) tapi Maher Zain ingin semua orang di dunia ini ingin mendengarkannya bersama-sama. Satu untuk semua. 

Konser ini juga merujuk ke arah amal. Seperti tema konser bersenandung sekaligus amal bermaksud siapa saja yang membeli album terbaru Maher Zain maka sebagian hasil penjualan akan disumbangkan ke beberapa partner ticketing seperti Yayasan Syeikh Ali Jaber, ACT, PPPA Daarul Qur'an juga Rumah Zakat. Jadi, selain bisa nikmatin lagu-lagunya, dapat pahala juga kan, in sya allah..

Universal Music Indonesia selaku record label memang menunggu saat yang tepat dalam peluncuran album ke tiga Maher Zain. Bertepatan juga dengan konser yang digelar bagi para penggemar. Pasti momen ini sudah ditunggu-tunggu para pecinta Maher Zain. Album ini berisikan 13 lagu, dimana 4 lagu Maher berduet dengan beberapa penyanyi. Salah satu lagunya ada suara anak Maher Zain. Ayo tebak lagu apa...

New Album 

Harga tiket Maher Zain One Indonesia Tour 2016 terjangkau, tiap kota berbeda harga. Kisaran harga tiket dari 200 ribu sampai 1,5 juta. Selain bisa menikmati konsernya, bisa juga meet and greet dengan harga tiket khusus. Tiket bisa diperoleh di minimarket, Ibu Dibjo, rajakarcis.com atau jakcloth-online.com. 

Lagu " The Power"


Kamis, 11 Agustus 2016

Philips Launching Produk Baru Kebutuhan Ibu Indonesia

Booth New Mixer and Blender Philips

PHILIPS. Siapa yang tidak asing mendengar merek elektronik satu ini? Hampir semua barang elektronik dalam rumah tangga memakai produknya. Mulai dari lampu pijar, kulkas, mesin cuci, setrika. Begitupun di rumah saya menggunakan produk Philips yang tidak diragukan kualitasnya. Belum lama ini, Philips mengeluarkan produk baru berupa mixer dan blender. Ini nih biasanya kesukaan para ibu.

The Hall Senayan City, Jakarta (3/08/2016) menjadi saksi tempat peluncuran mixer dan blender baru dari Philips. Mengusung tema menyambut Hari Kemerdekaan RI ke 71, Philips memperkenalkan kedua produk andalan diperuntukkan untuk ibu di Indonesia. Kenapa ibu? Karena mixer dan blender adalah peralatan dapur yang bisa mengolah berbagai macam makanan favorit keluarga dan ibu adalah koki andalan.

Detik-detik peluncuran

Menghadirkan pakar kuliner Sisca Soewitomo, GM Philips Personal Health Indonesia Jasper Westerink dan Maria Simanjuntak Marketing Manager Domestik Appliances Philips Consumer Lifestyle Indonesia. Acara dipandu oleh MC cantik Lia Atmadjaja. Diawali dengan pengenalan produk baru Philips yaitu mixer dan blender. Seperti yang dikatakan ibu Maria Simanjuntak, kedua produk Philips ini memiliki keunggulan masing-masing.

Daily Collection Mixer HR1559/10/40/50
  • Bisa mengaduk adonan kue lebih baik, lebih cepat hingga 30% dibandingkan merek lain.
  • Memiliki kecepatan yang dapat diatur dan daya listrik 170 watt ( sesuai kondisi rumah tangga Indonesia).
  • Memiliki design pengaduk pas dan unik dengan mangkoknya sehingga aliran udara masuk ke adonan dengan maksimal.
  • Memiliki 5 kecepatan.
  • Desain yang baru.
  • Tombol turbo.
  • Mudah dilepaskan.

Ayo mana pilih yang mana? Favorit saya merah doong..

Blender HR2056 & 2057
  • Philips selalu menghadirkan blender dengan kekuatan penuh dan tahan lama, smoothies yang lembut, bumbu dan es batu yang tergiling sempurna.
  • Dilengkapi pelindung motor anti panas.
  • Sistem pengamanan jika tidak tertutup rapat (safety lock).
  • 1 speed + pulse
  • Kapasitas mug 1,25 L
  • Daya listrik 280 Watt.
  • Plastik bebas BPA.
  • Pisau blender bermata 4 yang dapat mencampur dengan kuat.

Saya si suka yang hijau ya..

Jasper Westrink mengatakan tujuan kedua produk Philips ini untuk mendorong peningkatan kesadaran gaya hidup sehat yang dimulai dari rumah. Philips selalu memberikan inovasi yang dibutuhkan oleh para ibu untuk mempermudah pekerjaan di dapur. Selain itu warna- warna yang dipilih adalah kesukaan para ibu. Secara psikologis warna yang cerah akan memberikan semangat dalm melakukan aktifitas. Ditengah acara bu Sisca Soewitomo mendemokan beberapa resep makanan dengan menggunakan produk mixer dan blender Philips. Ini nih bagian kesukaan saya, makan - makan..

Bu Sisca membuat cake dengan mixer Philips

Cake merah putih hasil buatan bu Sisca
Yummi...

Para undangan yang dateng juga diajak ikutan demo membuat muffin lho. Panitia sudah menyiapkan segala bahan-bahannya dan memberikan satu mixer ke tiap kelompok. Jadi, bisa ngerasain mixer terbaru Philips dengan segala keunggulannya itu. Make it easy!

Tuh liat kan, pada serius menghias muffinnya

dan hasilnya...taraaaaaa....lumayan lah ya buat dimakan sendiri..

Ceritanya muffin, hasil karya sendiri

Philips adalah salah satu produsen elektronik konsumen terbesar di dunia selama seabad lebih. Di Indonesia Philips pun sudah berkembang lebih dari 20 tahunan. Selama itu juga masyarakat masih mempercayai produk andalan dari negeri Belanda ini. Memang kualitasnya sudah tidak diragukan. Tiap produk memiliki masa garansi selama 2 tahun. Jika ada spare part yang ingin diganti bisa mengajukan ke service center Philips yang ada di tiap daerah. Harga yang ditawarkan masih terjangkau, disesuaikan dengan toko retail yang menjual. Ditaksir harga mixer sekitar Rp.400 - 700 ribuan dan blender sekitar Rp.300 - 500 ribuan. Tiap inovasinya membantu masyarakat dari segala aspek kebutuhan.

Minggu, 07 Agustus 2016

Laminine dan Omega 3+ : Rahasia Kecantikan Dari Telur Ayam

Kesehatan adalah bentuk investasi jangka panjang bagi semua orang. Banyak hal yang bisa dilakukan agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya. Apalagi jaman sekarang banyak orang yang mudah terserang penyakit mendadak seperti jantung, stroke, diabetes dan stress. Penyakit tersebut bisa dialami siapa saja, tidak mengenal usia. Begitupun dengan kecantikan, idaman para wanita tentunya. Walaupun usia sudah lanjut namun tetap ingin tampil cantik dan sehat. 

Banyak produk di pasaran yang menawarkan berbagai macam khasiat kesehatan dan kecantikan. Kadang kita kurang mengetahui ingredients dari produk tersebut. Asal beli dan konsumsi bisa-bisa jadi bermasalah dengan kesehatan kita. Oleh karena itu, konsumen juga harus teliti sebelum membeli dan mengkonsumsi. 

Ki-ka : Bpk.Budi Hartono, Mrs. Airin dan
 Dr.Edward Andujar MD

Sabtu 6 Juli 2016, saya mengahadiri Dream Big Asia Conference 2016 di Discovery Hotel Ancol, Jakarta. Acara ini memperkenalkan produk kecantikan berupa suplement makanan yang mengandung ekstrak telur ayam. Laminine dan Omega 3+. Produk keluaran dari perusahaan Lifepharm Global Network dan dipimpin langsung oleh Budy Hartono (Presiden Lifepharm Asia Pacific). Perusahaan yang berdiri dari Juni 2011 sudah memiliki 10.000 independent business owner, 16 stockist tersebar di seluruh Indonesia, dan cabang internasional di berbagai negara seperti Korea Selatan, Malaysia, Filipina, dll.

Laminine mengandung ekstrak telur ayam yang dibuahi selama 9 hari bersama dengan panduan nabati dan protein laut yang ditambahkan untuk membuatnya lengkap dengan semua asam amino esensial. Penemuan dokter berkebangsaan Kanada, dr. John R.Davidson ini menjadi kunci untuk membuka pintu menuju kesehatan yang lebih baik. Karena dari ektrak dari putih telur ayam bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti diabetes, kerontokan rambut, stroke.

Produk Laminine 

Nama Laminine berasal dari kata "Laminin" merupakan zat yang ditemukan dalam diri kita semua pada tingkat sel, secara harafiah bermakna merekatkan kita semua bersama-sama. Laminine merupakan formuala sederhana yang dapat membuat kita sehat dan sejahtera. Laminine diproduksi di Amerika Serikat, sudah mendapatkan sertifikat GRAS dan IVANKA yang menjamin kehalalannya. Laminine juga sudah mendapatkan ijin dari BPOM RI dengan nomor SI 124.303.651.

Laminine adalah nutrisi yang membantu merangsang aktivasi stem cell atau sel induk dalam meregenerasikan sel-sel tubuh yang rusak. Bisa dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, berbarengan dengan obat dokter, tidak ada efek samping, tidak perlu resep dokter, bisa dikonsumsi yang alergi dengan telur, tapi jika terindikasi alergi serius segera hentikan.

Jika mengkonsumsi Laminine secara rutin maka membantu menstimulasi proses regenerasi sel-sel yang rusak, mengurangi tanda-tanda penuaan, tidur menjadi lebih lelap, meningkatkan daya tahan fisik dan mental, membentuk kolagen untuk kulit yang lebih sehat, meringankan rasa sakit atau nyeri pada tubuh, dll.

Produk Omega 3+

Selain Laminine, Lifepharm juga meluncurkan produk unggulan kedua pada Desember 2015 lalu yaitu Omega 3+. Omega 3+ adalah suplemen makanan yang memiliki kandungan sebagai berikut

  • Omega 3,6,9 mencegah kelebihan kolesterol yang dapat memicu otak untuk mengirimkan sinyal yang salah ke sistem sirkulasi.
  • CoQ10 ER adalah antioksidan luar biasa yang membantu tubuh melawan radikal bebas pada pembuluh darah, membuatnya tetap bersih agar aliran darah tetap sempurna.
  • Vitamin K2 membantu mengarahkan kalsium ke area gigi dan tulang dimana komponen itu sangat dibituhkan dan mencegahnya menempel pada dinding oembuluh darah.
  • Fertilized Avian Egg Extract menstimulasi stem cell yang membuat kandungan lainnya dalam Omega 3+ bekerja dengan efektif.

Harga paket Laminine bisa didapatkan seharga Rp.1,82 juta untuk 4 box atau Rp.3,9 juta untuk 9 box. Harga retail Rp.600.000/box isi 30 kapsul. Kedua produk ini bisa diminum oleh siapa saja, pria atau wanita, mulai dari usia 0 sampai lanjut. Untuk bayi atau balita minum 2 x 1/2 kapsul per hari. Untuk dewasa menjaga kesehatan minum 2x2 per hari selama sebulan. Lanjut 2x1 untuk maintenance. Jika ada organ tubuh yang sakit minum 3x2.
Sakit berat minum 3x3. Kanker minum 5x2

Bisa melakukan cek kesehatan dan konsultasi gratis. Bisa kirim lewat SMS atau WA dengan format Laminine_ Nama kota kirim ke 0818911900. Bisa juga klik di www.lamiderm.mylifepharm.com

Berikut adalah testimoni-testimoni dari para pengguna Leminine :








Negeri Dongeng : Bukan Sekedar Naik Gunung, Tapi Cinta Dengan Indonesia

Sudah 5 tahun vakum dari kegiatan alam bebas. Tepatnya setelah menikah dan memiliki anak. Namun naluri untuk kembali berkegiatan di alam ti...